Yang Hidup Kekal Yang Terus Menerus Mengurus Makhluk-Nya

Kajian Tafsir Surah Ali Imran

0
121

Kajian Tafsir Surah Ali Imran (Keluarga Imran. Surah ke-3. Terdiri dari 200 ayat. Madaniyyah. Turun sesudah surat Al-Anfal. Ayat 1-2: Menetapkan keesaan dan kekuasaan Allah Subhaanahu wa Ta’aala. Yang hidup kekal Yang terus menerus mengurus makhluk-Nya. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

الم (١) اللَّهُ لا إِلَهَ إِلا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ (٢)

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Alif laam miim. Allah, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Yang hidup kekal Yang terus menerus mengurus makhluk-Nya. (Q.S. Ali Imran : 1-2)

.

Tafsir Ibnu Abbas

Alif Lām Mīm adalah singkatan dari ana allāhu a‘lam, maksudnya Akulah Allah Yang Mengetahui berita tentang utusan Bani Najran. Pendapat lain mengatakan, alif lām mīm merupakan sumpah yang menegaskan bahwa Allah Itu Maha Esa, tidak beranak dan tidak pula bersekutu.

Allāhu lā ilāha illā huwal hayyu (Allah, tidak ada tuhan selain Dia, yang hidup kekal), yakni yang tidak mati dan tidak binasa.

Al-qayyūm (lagi terus-menerus mengurus makhluk-Nya), yakni yang menjaga dan tidak berpermulaan.

.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur’an

  1. [1] Alif laam miim[2].

[1] Surat ini turun setelah surat Al Anfal. Ayat pertama sampai 80-an ayat turun untuk membantah orang-orang Nasrani, membantah keyakinan mereka dan mengajak mereka ke dalam agama yang benar, yaitu Islam, sebagaimana awal-awal surat Al Baqarah turun untuk membantah orang-orang Yahudi.

[2] Sudah dibahas di surat Al Baqarah, lihatlah.

  1. Allah, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Yang hidup kekal[3], Yang terus menerus mengurus makhluk-Nya[4].

[3] Sifat ini menghendaki semua sifat-sifat lain yang menyempurnakannya, seperti sifat mendengar, melihat, berkuasa, kuat, agung, kekal, perkasa dsb.

[4] Maksudnya: Allah berdiri sendiri tanpa memerlukan bantuan makhluk-Nya, Dia mengatur dan mengurus makhluk-Nya sehingga semua makhluk membutuhkannya. Temasuk mengurus makhluk-Nya juga adalah menurunkan kitab agar menjadi pedoman bagi manusia dalam meniti hidup ini.

.

Tafsir Jalalain

  1. (Alif laam miim), Allah yang lebih tahu akan maksudnya.
  2. (Allah, tiada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Hidup lagi berdiri sendiri.)
Daftar isi: Kajian Tafsir Al-Qur’an Juz Ke-3

Tafsir Ibnu Katsir

Permulaan surat ini sampai dengan ayat yang kedelapan puluh tiga diturunkan berkenaan dengan delegasi dari Najran, kedatangan mereka pada tahun sembilan Hijriah; seperti yang akan diterangkan nanti dalam tafsir ayat Mubahalah, merupakan bagian darinya. Kami mengetengahkan semua hadits dan asar yang menyangkut keutamaan surat ini bersama surat Al-Baqarah, yaitu dalam permulaan surat Al-Baqarah.

Alif Lam Mim. Allah, tida kada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi senantiasa berdiri sendiri. Dia menurunkan Al-Kitab (Al-Qur’an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat serta Injil sebelum (Al-Qur’an), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al-Furqan. Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat; dan Allah Maha Perkasa lagi mempunyai balasan (siksa).

Kami menyebutkan sebuah hadits yang menerangkan bahwa asma Allah yang teragung ada di dalam kedua ayat berikut, yaitu firman-Nya: Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). (Al-Baqarah: 255), Dan firman-Nya: Alif Lam Mim. Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi senantiasa berdiri sendiri. (Ali Imran: 1-2) Yaitu dalam tafsir ayat Kursi.

Ayat berikutnya: Menetapkan Kebenaran Al-Qur’an

Dalam pembahasan yang lalu yaitu dalam permulaan surat Al-Baqarah telah disebutkan tafsir Alif Lam Mim. Jadi, hal ini tidak perlu diulangi. Dalam tafsir ayat Kursi telah kami sebutkan pula pembahasan mengenai firman-Nya: Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). (Al-Baqarah: 255)

Hanya Allah Yang Maha mengetahui dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Berita sebelumyaMenetapkan Kebenaran Al-Qur’an
Berita berikutnyaLKPD Unsur Kebahasaan Teks Cerpen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here