Bagi Orang-orang yang Bertakwa

Kajian Tafsir Surah Ali Imran ayat 15

0
224

Kajian Tafsir Surah Ali Imran ayat 15. Menerangkan pendidkan yang ditanamkan Al-Qur’an kepada jiwa manusia; Bagi orang-orang yang bertakwa (tersedia) di sisi Tuhan mereka surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ أَؤُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرٍ مِنْ ذَلِكُمْ لِلَّذِينَ اتَّقَوْا عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَأَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ وَرِضْوَانٌ مِنَ اللَّهِ وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِ

Katakanlah: Maukah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu? Bagi orang-orang yang bertakwa (tersedia) di sisi Tuhan mereka surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai, mereka kekal didalamnya. dan (mereka dikaruniai) istri-istri yang suci serta keridhaan Allah. Allah Maha melihat hamba-hamba-Nya. (Q.S. Ali Imran : 15)

.

Tafsir Ibnu Abbas

Qul (katakanlah), hai Muhammad kepada orang-orang kafir.

A unabbi-ukum (Maukah aku beritahukan kepada kalian), yakni aku kabarkan kepada kalian.

Bi khairim miη dzālikum (yang lebih baik dari yang demikian itu?), yakni yang lebih baik daripada perhiasan dunia yang telah diterangkan kepada kalian.

Lil ladzīnattaqau (untuk orang-orang yang bertakwa), yakni orang-orang yang menjauhi kekufuran, kemusyrikan, dan berbagai kekejian. Mereka adalah Abu Bakr dan teman-temannya.

‘Iηda rabbihim jannātuη tajrī miη tahtiha (di sisi Rabb mereka ada surga-surga yang mengalir di bawahnya), yakni di bawah pepohonan dan tempat-tempat tinggal yang ada di surga.

Al-anhāru (sungai-sungai), yakni sungai khamar, sungai madu, sungai susu, dan sungai air.

Khālidīna fīhā (mereka kekal di dalamnya), yakni mereka tinggal di dalam surga, tidak akan pernah mati dan tidak akan pernah dikeluarkan darinya.

Wa azwājum muthahharatun (dan [mereka dikaruniai] istri-istri yang disucikan), yakni mereka akan memperoleh istri-istri yang disucikan dari haid dan segala kotoran.

Wa ridlwānum minallāh (serta keridaan Allah), yakni keridaan Rabb mereka jauh lebih besar ketimbang segala kenikmatan yang mereka rasakan.

Wallāhu bashīrum bil ‘ibād (dan Allah Maha melihat hamba-hamba-Nya), yakni orang-orang mukmin dan kedudukan mereka di dalam surga serta amal-amal mereka di dunia. Kemudian Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman seraya memaparkan sifat-sifat kaum mukminin.

.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur’an

  1. Katakanlah: Maukah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?. Bagi orang-orang yang bertakwa (tersedia) di sisi Tuhan mereka surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai, mereka kekal didalamnya. dan (mereka dikaruniai) istri-istri yang suci[12] serta keridhaan Allah. Allah Maha melihat hamba-hamba-Nya[13].

[12] Baik dari haidh, nifas dan akhlak yang buruk.

[13] Sehingga Dia akan memberikan balasan terhadap amal mereka.

.

Tafsir Jalalain

  1. (Katakanlah) hai Muhammad kepada kaummu! (Maukah saya sampaikan kepadamu) saya beritahukan (apa yang lebih baik dari yang demikian?) yakni yang disebutkan dari berbagai syahwat tadi; adapun pertanyaan di sini berarti pengukuhan. (Bagi orang-orang yang bertakwa) yang menjaga diri mereka dari kemusyrikan (di sisi Tuhan mereka) menjadi khabar sedangkan mubtadanya: (surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, kekal mereka) artinya ditakdirkan kekal (di dalamnya) jika mereka memasukinya (dan istri-istri yang disucikan) dari haid dan lainnya yang dianggap kotor (serta keridaan) ada yang membaca ridhwaan dan ada pula rudhwaan; artinya keridaan yang banyak (dari Allah dan Allah Maha Melihat) maksudnya Maha Mengetahui (akan hamba-hamba-Nya) mereka akan dibalas menurut amalnya masing-masing.
Daftar isi: Kajian Tafsir Al-Qur’an Juz Ke-3

Tafsir Ibnu Katsir

Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

قُلْ أَأُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرٍ مِنْ ذلِكُمْ

Katakanlah, Inginkah aku kabarkan kepada kalian apa yang lebih baik daripada yang demikian itu? (Ali Imran: 15)

Yakni katakanlah, hai Muhammad, kepada orang-orang, Aku akan memberitahukan kepada kalian hal yang lebih baik daripada apa yang dihiaskan kepada manusia dalam kehidupan di dunia ini berupa kesenangan dan kegemerlapannya yang semuanya itu pasti akan lenyap. Sesudah itu Allah Subhaanahu wa Ta’aala mengabarkan melalui firman-Nya:

لِلَّذِينَ اتَّقَوْا عِنْدَ رَبِّهِمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهارُ

Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. (Ali Imran: 15)

Yaitu yang menembus di antara sisi-sisinya dan bagian-bagiannya sungai-sungai dari berbagai macam rasa, ada sungai madu, sungai khamr, sungai susu, dan lain sebagainya yang belum pernah dilihat oleh mata manusia, belum pernah didengar oleh telinganya, dan belum pernah terdetik di dalam hatinya.

خالِدِينَ فِيها

Mereka kekal di dalamnya. (Ali Imran: 15)

Yakni tinggal di dalamnya untuk selama-lamanya, dan mereka tidak mau pindah darinya.

وَأَزْواجٌ مُطَهَّرَةٌ

Dan istri-istri yang disucikan. (Ali Imran: 15)

Maksudnya, disucikan dari kotoran, najis, penyakit, haid, nifas, dan lain sebagainya yang biasa dialami oleh kaum wanita di dunia.

وَرِضْوانٌ مِنَ اللَّهِ

Serta keridaan Allah. (Ali Imran: 15)

Yakni mereka dinaungi oleh rida Allah, maka Allah tidak akan murka lagi terhadap mereka sesudahnya untuk selama-lamanya. Karena itulah Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman di dalam surat At-Taubah:

وَرِضْوانٌ مِنَ اللَّهِ أَكْبَرُ

Dan keridaan Allah adalah lebih besar. (At-Taubah: 72)

Artinya, lebih besar daripada semua nikmat kekal yang diberikan kepada mereka di dalam surga.

Ayat berikutnya: Doa Orang yang Akan Mendapatkan Surga

Kemudian Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

وَاللَّهُ بَصِيرٌ بِالْعِبادِ

Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (Ali Imran: 15)

Yakni Dia pasti memberikan anugerah sesuai dengan apa yang berhak diterima oleh masing-masing hamba.

Hanya Allah Yang Maha mengetahui dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Berita sebelumyaLKPD Menelaah Ciri Kebahasaan Pidato Persuasif
Berita berikutnyaKuda Pilihan, Binatang-binatang Ternak dan Sawah Ladang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here