Allah Maha Kuasa Atas Segala Sesuatu

Kajian Tafsir Surah Ali Imran ayat 29

0
258

Kajian Tafsir Surah Ali Imran ayat 29. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ إِنْ تُخْفُوا مَا فِي صُدُورِكُمْ أَوْ تُبْدُوهُ يَعْلَمْهُ اللَّهُ وَيَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Katakanlah: Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu atau kamu nyatakan, Allah pasti mengetahuinya. Dia mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Q.S. Ali Imran : 29)

.

Tafsir Ibnu Abbas

Qul (katakanlah), hai Muhammad!

Iη tukhfū (Jika kalian menyembunyikan), yakni merahasiakan.

Mā fī shudūrikum (apa yang ada dalam dada kalian), yakni kebencian dan permusuhan yang ada di dalam hati kalian terhadap Muhammad ﷺ.

Au tubdūhu (atau kalian melahirkannya), yakni atau kalian memperlihatkannya dengan cara bersikap sombong, melukai, dan memerangi beliau.

Ya‘lamhullāh (niscaya Allah Mengetahuinya), yakni pasti Allah Ta‘ala akan menjaga beliau serta membalas perbuatan kalian.

Wa ya‘lamu mā fis samāwāti wa mā fil ardl (dan Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi), yakni mengetahui semua yang baik, yang buruk, yang tersembunyi, dan yang nampak jelas.

Wallāhu ‘alā kulli syai-ing qadīr (Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu), baik memberi karunia, pahala, maupun siksa kepada penghuni langit dan bumi. Ayat ini berhubungan dengan orang-orang munafik dan orang-orang Yahudi.

.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur’an

  1. Katakanlah: Jika kamu menyembunyikan apa yang ada dalam hatimu[5] atau kamu nyatakan, Allah pasti mengetahuinya. Dia mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu[6].

[5] Seperti berwala’ kepada mereka.

[6] Termasuk di antaranya berkuasa menyiksa orang-orang yang berwala’ kepada orang-orang kafir.

Dalam ayat ini terdapat petunjuk untuk membersihkan hati dan menghadirkan pengetahuan Allah di setiap waktu, sehingga seorang hamba malu kepada Tuhannya jika sampai hatinya dipenuhi pikiran rusak, bahkan seharusnya ia menyibukkan pikirannya untuk hal-hal yang mendekatkan diri kepada Allah seperti mentadabburi ayat-ayat-Nya, mentadabburi hadits Rasulullah ﷺ, mengkaji suatu ilmu yang bermanfaat, memikirkan makhluk ciptaan Allah atau menasehati hamba-hamba Allah.

.

Tafsir Jalalain

  1. (Katakanlah) kepada mereka! Jika kamu menyembunyikan apa yang ada di dalam dadamu) di dalam hatimu berupa hubungan yang erat dengan mereka (atau kamu nyatakan) secara lahir (pastilah akan diketahui oleh Allah, dan) Dia (mengetahui apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi dan Allah Maha kuasa atas segala sesuatu.) di antaranya ialah menyiksa orang-orang yang mengambil orang-orang kafir sebagai pemimpin.
Daftar isi: Kajian Tafsir Al-Qur’an Juz Ke-3

Tafsir Ibnu Katsir

Katakanlah, Jika kalian menyembunyikan apa yang ada dalam hati kalian atau kalian melahirkannya, pasti Allah mengetahui. Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Pada hari ketika tiap-tiap diri mendapati segala kebajikan yang dilakukan(nya) dihadapkan (ke hadapannya), begitu (juga) kejahatan yang telah dikerjakannya; ia ingin kalau kiranya antara ia dengan hari itu ada masa yang jauh; dan Allah memperingatkan kalian terhadap diri (siksa)-Nya. Dan Allah sangat Penyayang kepada hamba-hamba-Nya.

Allah Subhaanahu wa Ta’aala memberitahukan kepada hamba-hamba-Nya bahwa Dia mengetahui semua yang tersembunyi dan semua yang tampak, dan bahwa tiada yang samar bagi Allah suatu hal pun dari mereka, melainkan Dia mengetahuinya dan meliputi mereka dalam semua keadaan, zaman, hari-hari, jam dan detik-detik mereka, serta mengetahui semua yang ada di bumi dan di langit. Tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi bagi-Nya walau seberat zarrah, dan bahkan yang lebih kecil lagi dari itu di semua kawasan bumi, laut, dan bukit-bukit.

وَاللَّهُ عَلى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Ali Imran: 29)

Ayat berikutnya: Ketika Setiap Diri Mendapatkan Semua Kebajikan

Yakni kekuasaan-Nya langsung dan benar-benar nyata atas semuanya. Di balik kalimat ini terkandung makna yang memperingatkan kepada hamba-hamba-Nya agar takut kepada-Nya dan selalu khawatir akan siksaan-Nya, supaya mereka tidak berani mengerjakan apa-apa yang dilarang dan tidak disukai oleh-Nya. Karena sesungguhnya Allah mengetahui semua perkara mereka, dan Dia Maha Kuasa untuk menyegerakan siksaan-Nya terhadap mereka. Jika Dia memberikan masa tangguh kepada seseorang di antara mereka, maka sesungguhnya Dia sengaja menangguhkan siksaan-Nya, kemudian pada saatnya Dia akan menimpakan siksaan kepadanya dengan siksaan dari Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa.

Hanya Allah Yang Maha mengetahui dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Berita sebelumyaKetika Setiap Diri Mendapatkan Semua Kebajikan
Berita berikutnyaRPP Menelaah Beragam Pola Pengembangan Pantun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here