Taatilah Allah dan Rasul

Kajian Tafsir Surah Ali Imran ayat 32

0
79

Kajian Tafsir Surah Ali Imran ayat 32. Bukti cinta kepada Allah Subhaanahu wa Ta’aala dan bahwa kecintaan Allah akan diperoleh dengan mengikuti Rasul-Nya; Taatilah Allah dan Rasul. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ الْكَافِرِينَ

Katakanlah (Muhammad), Taatilah Allah dan Rasul. Jika kamu berpaling, ketahuilah bahwa Allah tidak menyukai orang-orang kafir. (Q.S. Ali Imran : 32)

.

Tafsir Ibnu Abbas

Qul athī‘ullāha (katakanlah, taatilah Allah) dengan cara mengerjakan segala kewajiban.

War rasūla (dan Rasul-Nya) dengan cara meneladani segala sunnahnya.

Fa iη tawallau (jika kalian berpaling), yakni jika kalian menolak untuk taat kepada Allah Ta‘ala dan Rasul-Nya.

Fa innallāha lā yuhibbul kāfirīn (maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir), yakni orang-orang Yahudi dan orang-orang munafik. Oleh karena itu, setelah ayat ini turun, orang-orang Yahudi berkata, Kami memeluk agama Adam dan termasuk orang-orang yang berserah diri. Maka Allah Ta‘ala Berfirman:

.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur’an

  1. Katakanlah (Muhammad), Taatilah Allah dan Rasul[14]. Jika kamu berpaling[15], ketahuilah bahwa Allah tidak menyukai orang-orang kafir[16].

[14] Seperti melaksanakan perintahnya, yaitu mentauhidkan Allah.

[15] Jika mereka berpaling, maka tidak ada yang mereka ikuti selain kekufuran dan mentaati setan. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

Telah ditetapkan terhadap setan itu, bahwa barang siapa yang berkawan dengannya, tentu dia akan menyesatkannya, dan membawanya ke azab neraka. (Terj. Al Hajj: 4)

[16] Oleh karena Dia tidak mencintai mereka, maka Dia akan menghukum mereka.

.

Tafsir Jalalain

  1. (Katakanlah) kepada mereka! (Taatilah olehmu Allah dan Rasul-Nya) mengenai ketauhidan yang diperintahkan-Nya. (Jika mereka berpaling) atau menyimpang dari ketaatan (maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang kafir.) Di sini terdapat penempatan zhahir di tempat mudhmar karena semestinya laa yuhibbuhum hingga kalimat itu berarti bahwa Dia akan menyiksa mereka.
Daftar isi: Kajian Tafsir Al-Qur’an Juz Ke-3

Tafsir Ibnu Katsir

Allah memerintahkan setiap orang, baik dari kalangan khusus ataupun dari kalangan awam melalui firman-Nya:

قُلْ أَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَإِنْ تَوَلَّوْا

Katakanlah, Taatilah Allah dan Rasul-Nya, jika kalian berpaling (Ali Imran: 32)

Yaitu menentang perintah-Nya.

فَإِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْكافِرِينَ

Maka sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang kafir? (Ali Imran: 32)

Ayat ini memberikan pengertian bahwa menyimpang dari jalan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya merupakan perbuatan yang kufur; dan Allah tidak menyukai orang yang mempunyai sifat demikian, sekalipun ia mengakui bahwa dirinya cinta kepada Allah dan selalu mendekatkan diri kepada-Nya, sebelum ia mengikuti Rasul yang ummi penutup para rasul yang diutus untuk seluruh makhluk jin dan manusia. Karena seandainya para nabi dan bahkan para rasul atau mereka yang dari kalangan ulul azmi berada di zaman Nabi Muhammad ﷺ, maka tiada jalan Lain bagi mereka kecuali mengikuti Nabi Muhammad ﷺ, taat kepadanya, serta mengikuti syariatnya. Seperti yang akan diterangkan nanti dalam tafsir firman-Nya:

Ayat berikutnya: Memilih Adam, Nuh, Keluarga Ibrahim dan keluarga Imran

وَإِذْ أَخَذَ اللَّهُ مِيثاقَ النَّبِيِّينَ

Dan (ingatlah) ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi. (Ali Imran: 81), hingga akhir ayat.

Hanya Allah Yang Maha mengetahui dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Berita sebelumyaRPP 1 Lembar Berunjuk Karya dengan Puisi Rakyat
Berita berikutnyaKecintaan Allah Akan Diperoleh dengan Mengikuti Rasul-Nya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here