Lembar Soal PAT Teks Ekplanasi

0
167

Lembar soal PAT teks ekplanasi ini dikembangkan berdasarkan kompetensi dasar:

3.9 Mengidentifikasi informasi dari teks ekplanasi berupa paparan kejadian suatu fenomena alam yang diperdengarkan atau dibaca.

3.10 Menelaah teks ekplanasi berupa paparan kejadian suatu fenomena alam yang diperdengarkan atau dibaca.

4.9 Meringkas isi teks eksplanasi yang berupa proses terjadinya suatu fenomena dari beragam sumber yang didengar dan dibaca.

4.10 Menyajikan informasi dan data dalam bentuk teks eksplanasi proses terjadinya suatu fenomena secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, atau aspek lisan.

Untuk memperluas kompetensi berbahasa Indonesia dalam berbagai tujuan khususnya yang berkaitan dengan membaca dan menulis pada lembar soal berikut juga disisipkan soal yang yang berhubungan dengan aspek literasi.

Soal-soal berikut dapat digunakan sebagai bahan latihan untuk persiapan dalam menghadapi Penilaian Akhir Tahun bagi siswa kelas VIII SMP/MTs.

Lihat: Contoh Kisi-kisi PAT Bahasa Indonesia Kelas VIII

Pilihlah pada jawaban yang paling tepat!

  1.   Perhatikan peristiwa-peristiwa berikut!

(1) Itulah proses terjadinya gempa.

(2) Mula-mula terjadi guncangan secara tiba-tiba.

(3) Bahkan, beberapa di antaranya ada yang terjatuh.

(4) Segala perabotan di rumah kita ikut bergetar.

(5) Kalau kita keluar, mungkin pula ada rumah tetangga yang roboh.

Urutan peristiwa yang tepat pada teks tersebut adalah ….

A. (2), (3), (4), (1), (5)

B. (2), (4), (3), (5), (1)

C. (4), (2), (4), (5), (1)

D. (4), (5), (3), (2), (1)

2.   Bacalah kutipan paragraf berikut!

(1) Sejak masa dahulu, para ahli bintang (astronom) mempelajari bintang-bintang di langit malam. (2) Kemudian, mereka berhasil melihatnya melalui teleskop. (3) Sekarang kita dapat mempelajari angkasa luar dari dekat. (4) Dengan pesawat satelit dan kendaraan antariksa yang melakukan perjalanan ke planet-planet, para astronom menemukan berbagai bukti yang luar biasa dari rahasia angkasa luar.

Gagasan pokok paragraf tersebut terdapat pada nomor ….

A. (1)

B. (2)

C. (3)

D. (4)

3.   Perhatikan cuplikan teks berikut!

Akhir-akhir ini demonstrasi kerap terjadi di hampir setiap waktu dan terjadi di berbagai tempat; bahkan menjadi fenomena yang lumrah di tengah-tengah masyarakat kita. Menanggapi fenomena tersebut, seorang kepala daerah menyatakan bahwa penyebab demonstrasi dan anarkisme tidak lain adalah faktor laparnya masyarakat dan pengangguran. Lantas ia mencontohkan rakyat Malaysia dan Brunai yang adem ayem, lantaran kesejahteraan mereka terpenuhi maka demonstrasi di negara-negara itu jarang terjadi.

Bagian teks tersebut disebut sebagai pernyataan umum karena ….

A. mengandung suatu definisi yang bersifat umum

B. berupa pendapat umum penulis yang akan dijelaskan pada paparan selanjutnya

C. mengandung pengertian dan latar belakang masalah yang akan disampaikan

D. berupa penjelasan awal tentang latar belakang atas masalah yang akan disampaikan.

4.   Perhatikan cuplikan teks berikut!

Pembentukan dan pengawetan suatu fosil mensyaratkan bahwa beberapa struktur terbenam dalam keadaan yang akan dapat memperlambat pembusukan. Fosil yang ditemukan biasanya tidak selalu utuh. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti aktivitas organisme pengurai, aktivitas geologis kulit bumi, pelapukan oleh cuaca dan air, dan dimakan oleh organisme lain. Fosil yang utuh dan lengkap biasanya terawetkan dalam salju atau karena termineralisasi. Fosil yang berupa jejak dapat merupakan tapak kaki, tangan, dan daun tumbuhan.

Informasi penting yang diungkapkan pada cuplikan teks tersebut adalah ….

A. proses pembentukan dan pengawetan fosil

B. fosil yang ditemukan biasanya tidak selalu utuh

C. Fosil yang utuh biasanya terawetkan oleh aktivitas organisme pengurai

D. terawetkan dalam salju

5.   Bacalah teks berikut dengan cermat!

(1) Sebelum mencapai bentuk pemerintahan sekarang, Kabupaten Bandung mengalami perkembangan kekuasaan dari zaman ke zaman. (2) Pada masa Kerajaan Pajajaran berkuasa, sekitar akhir abad ke-15 dan awal abad ke-16, di tatar Periangan belum ada bentuk kabupaten. (3) Hanya terdiri atas beberapa keprabuan ketika itu. (4) Istilah keprabuan diambil dari kata prabu yang berarti ‘leluhur’ atau ‘raja muda.’

Kalimat yang bukan merupakan peristiwa dalam teks tersebut adalah ….

A. Kabupaten Bandung mengalami perkembangan kekuasaan dari zaman ke zaman.

B. Kerajaan Pajajaran berkuasa tatar Priangan pernah menjadi kerajaan yang jaya.

C. Sekitar akhir abad ke-15 dan awal abad ke-16, di tatar Periangan belum ada bentuk kabupaten.

D. Istilah keprabuan diambil dari kata prabu yang berarti ‘leluhur’ atau ‘raja muda.’

6.   Cermati kutipan teks berikut!

Akhirnya aku memutuskan untuk pulang sendirian. Aku harus sampai di rumah sebelum magrib. Karena itu, aku segera saja menuju eskalator dengan tergesa-gesa. Akan tetapi, bruuk! Aku terjatuh ke belakang. Belanjaanku pun berantakan. Orang-orang melihat ke arahku sambil tersenyum.

Kalimat yang menggunakan kata bermakna hubungan waktu adalah kalimat ….

A. pertama dan kedua

B. kedua dan ketiga

C. ketiga dan keempat

D. keempat dan kelima

7.   Perhatikan kutipan paragraf berikut!

(1) Kerusakan hutan yang terjadi di Indonesia, terutama di Pulau Jawa, telah mengakibatkan bencana banjir dan tanah longsor. (2) Kerusakan tersebut disebabkan oleh maraknya penebang liar yang mengakibatkan menurunnya fungsi hutan sebagai resapan air. Kerusakan hutan tersebut juga disebabkan oleh pemilik hak pengusahaan hutan (HPH) dalam melakukan reboisasi.

Kesamaan kalimat (1), (2), dan (3) pada paragraf tersebut adalah ….

A. menggunakan konjungsi kausalitas

B. menggunakan konjungsi kronologis

C. menggunakan kata-kata teknis

D. menggunakan kata benda

8.   Perhatikan cuplikan teks berikut!

Berdasarkan piagam itu, Sultan Agung diangkat Tumenggung Wiraangunangun sebagai Bupati Bandung. …, pemerintahan Kabupaten Bandung berpusat di daerah Krapyak atau Bojongasih. Tepatnya, di tepi Sungai Cikapundung, dekat muaranya yaitu Sungai Citarum.

Konjungsi kronologis yang tepat untuk melengkapi kalimat rumpang tersebut adalah ….

A. kemudian

B. setelah itu

C. ketika itu

D. pada akhirnya

9.   Perhatikan cuplikan teks berikut!

Untuk mencapai kemakmuran bangsa, sumber daya manusia menjadi faktor pendorong yang sangat penting di samping teknologi dan sumber daya alam. Bangsa kita sekarang sedang berada dalam era transisi menuju masyarakat industri sehingga diperlukan sumber daya manusia Indonesia yang bermutu. Manusia Indonesia yang bermutu adalah manusia yang dalam dunianya terkandung motivasi untuk berprestasi setinggi-tingginya dan yang memiliki kemampuan berpikir kuat serta adanya minat untuk membuat antisipasi ke depan secara kreatif. Manusia seperti itu akan bergerak cepat, luwes, namun tetap kokoh dalam prinsip. Dan, yang terpenting adalah manusia Indonesia yang selalu setia kepada Pancasila.

Teks tersebut dapat diceritakan kembali secara ringkas sebagai berikut….

A. sumber daya manusia faktor penting dalam mencapai kemakmuran

B. bangsa kita sedang dalam era transisi

C. kita harus mempunyai kemampuan atisipasi ke depan

D. manusia Indonesia harus selalu setia kepada Pancasila

Berikutnya: Lembar Soal PAT Teks Ulasan

10.  Bacalah teks berikut!

Gunung meletus adalah peristiwa keluarnya endapan magma dari perut bumi yang didorong oleh gas bertekanan tinggi yang terjadi pada gunung-gunung berapi. Hasil letusan gunung berapi antara lain lava, lahar, gas vulkanik, hujan abu, dan awan panas yang dapat mempengaruhi lingkungan di sekitarnya. Bentuk kerusakan lingkungan yang dapat diakibatkan oleh meletusnya gunung berapi adalah sebagai berikut.

Penjelasan yang tepat untuk melengkapi teks tersebut harus berupa ….

A. jenis-jenis gunung berapi

B. akibat gunung berapi

C. penyebab gunung berapi

D. proses terjadinya gunung berapi

Sumber:

Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VIII. Kementerian  Pendidikan dan Kebudayaan RI. Cetakan ke-2, 2017 (Edisi Revisi).

Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas VIII. Kementerian  Pendidikan dan Kebudayaan RI. Cetakan ke-2, 2017 (Edisi Revisi).

Paket Unit Pembelajaran Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. Kementerian  Pendidikan dan Kebudayaan RI. 2019.

Berita sebelumyaLembar Soal PAT Teks Ulasan
Berita berikutnyaLKPD Pemeranan dari Fabel yang Dibaca

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here