Ikutilah Agama Ibrahim yang Lurus

Kajian Tafsir Surah Ali Imran ayat 95

0
37

Kajian Tafsir Surah Ali Imran ayat 95. Menerangkan tentang Nabi Ibrahim ‘alaihis salam; ikutilah agama Ibrahim yang lurus. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ صَدَقَ اللَّهُ فَاتَّبِعُوا مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Katakanlah (Muhammad), Benarlah (segala yang difirmankan) Allah. Maka ikutilah agama Ibrahim yang lurus, dan dia tidaklah termasuk orang yang musyrik. (Q.S. Ali Imran : 95)

.

Tafsir Ibnu Abbas

Qul (katakanlah), hai Muhammad!

Shadaqallāh (benarlah Allah) tentang apa yang Dia Firmankan, Ibrahim bukanlah seorang Yahudi dan bukan pula seorang Nasrani …. (Q.S. 3 Āli ‘Imrān: 67). Menurut satu pendapat, katakanlah hai Muhammad, Maha Benar Allah berkenaan dengan pengharaman dan penghalalan yang Dia firmankan.

Fat tabi‘ū millata ibrāhīma hanīfā (karenanya hendaklah kalian mengikuti agama Ibrahim yang lurus), yakni yang berserah diri (Islam).

Wa mā kāna minal musyrikīn (dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik), yakni Ibrahim a.s bukan penganut agama mereka.

.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur’an

  1. Katakanlah (Muhammad), Benarlah (segala yang difirmankan) Allah. Maka ikutilah agama Ibrahim yang lurus[11], dan dia tidaklah termasuk orang yang musyrik.

[11] Di mana Beliau (Nabi Muhammad ﷺ) berada di atasnya. ‘Yang lurus’ di sini maksudnya menyelisihi semua agama selain Islam. Agama Nabi Ibrahim adalah Islam, karena Beliau di atas tauhid dan tidak berada di atas syirk.

.

Tafsir Jalalain

  1. (Katakanlah, Benarlah Allah.) dalam soal ini sebagaimana juga dalam segala soal yang diberikan-Nya (maka ikutilah olehmu agama Ibrahim) yang saya anut (yang lurus) yang meninggalkan semua agama untuk memeluk agama Islam (dan tidaklah dia termasuk golongan musyrik). Ketika mereka mengatakan bahwa kiblat mereka lebih awal dari kiblat kaum Muslimin turun pula ayat:
Daftar Isi: Kajian Tafsir Al-Qur’an Juz Ke-4

Tafsir Ibnu Katsir

Firman Allah:

قُلْ صَدَقَ اللَّهُ

Katakanlah, Benarlah Allah. (Ali Imran: 95)

Yaitu katakanlah, Muhammad, bahwa Allah benar dalam apa yang difirmankan-Nya dan dalam semua apa yang disyariatkan-Nya di dalam Al-Qur’an.

فَاتَّبِعُوا مِلَّةَ إِبْراهِيمَ حَنِيفاً وَما كانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Maka ikutilah agama Ibrahim yang lurus, dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang musyrik. (Ali Imran: 95)

Maksudnya, ikutilah agama Ibrahim yang telah disyariatkan oleh Allah di dalam Al-Qur’an melalui lisan Nabi Muhammad ﷺ Karena sesungguhnya agama Nabi Muhammad itu adalah agama yang hak, yang tidak diragukan lagi dan tidak ada kebimbangan padanya. la merupakan jalan yang belum pernah didatangkan oleh seorang nabi pun dalam bentuk yang lebih sempurna, lebih jelas, lebih gamblang, dan lebih lengkap daripadanya. Sebagaimana yang telah disebutkan oleh Allah Subhaanahu wa Ta’aala dalam firman-Nya:

قُلْ إِنَّنِي هَدانِي رَبِّي إِلى صِراطٍ مُسْتَقِيمٍ دِيناً قِيَماً مِلَّةَ إِبْراهِيمَ حَنِيفاً وَما كانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Katakanlah, Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhanku kepada jalan yang lurus, (yaitu) agama yang benar, agama Ibrahim yang lurus, dan Ibrahim itu bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik. (Al-An’am: 161)

Ayat berikutnya: Rumah Ibadah Pertama yang Dibangun untuk Manusia

ثُمَّ أَوْحَيْنا إِلَيْكَ أَنِ اتَّبِعْ مِلَّةَ إِبْراهِيمَ حَنِيفاً وَما كانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad), Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif. Dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan. (An-Nahl: 123)

Hanya Allah Yang Maha mengetahui dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Berita sebelumyaRumah Ibadah Pertama yang Dibangun untuk Manusia
Berita berikutnyaSiapa Mengadakan Kedustaan terhadap Allah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here