Bertahap dalam Penetapan Syariat Haramnya Riba

Kajian Tafsir Surah Ali Imran ayat 130

0
14

Kajian Tafsir Surah Ali Imran ayat 130. Bertahap dalam penetapan syariat haramnya riba, ajakan Allah Subhaanahu wa Ta’aala kepada hamba-hamba-Nya untuk bertobat serta bertakwa. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَأْكُلُوا الرِّبَا أَضْعَافًا مُضَاعَفَةً وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung. (Q.S. Ali Imran : 130)

.

Tafsir Ibnu Abbas

Yā ayyuhal ladzīna āmanū (wahai orang-orang yang beriman), yakni kabilah Tsaqif.

Lā ta’kulur ribā adl‘āfam mudlā‘afatan (janganlah kalian memakan riba dengan berlipat ganda), yakni riba atas dirham yang berlipat ganda setelah jatuh tempo.

Wat taqullāha (dan bertakwalah kalian kepada Allah), yakni hendaklah kalian takut kepada Allah Ta‘ala jangan sampai memakan riba.

La‘allakum tuflihūn (supaya kalian mendapat keberuntungan), yakni supaya kalian selamat dari murka dan azab.

.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur’an

130.[24] Wahai orang-orang yang beriman![25] Janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda[26] dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung.

[24] Menurut Syaikh As Sa’diy, bahwa hikhmah –dan Allah yang lebih mengetahui- dimasukkan ayat ini di sela-sela kisah perang Uhud adalah karena sebelumnya Allah telah menjanjikan, jika mereka bersabar dan bertakwa, maka Dia akan memenangkan mereka dan mengalahkan musuh mereka, dan nampaknya jiwa menjadi rindu untuk mengetahui lebih dalam tentang perkara-perkara takwa yang menjadi sebab kemenangan, keberuntungan dan kebahagiaan, maka disebutkanlah lafaz takwa tiga kali, yaitu di ayat 130, 131dan 133.

[25] Ditujukan kepada orang-orang yang beriman, karena hanya orang-orang yang beriman yang dapat melakukan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, di mana iman itu adalah pembenaran yang sempurna terhadap sesuatu yang wajib dibenarkan dan menghendaki adanya amal dari anggota badan. Hal ini menunjukkan bahwa iman, tidak hanya ucapan saja, bahkan disertai amal. Oleh karena itu, para ulama mengatakan bahwa Al Iman qaul wa ‘amal (Iman adalah ucapan yang didukung oleh hati dan adanya amal).

[26] Menurut sebagian besar ulama adalah bahwa riba itu selamanya haram, walaupun tidak berlipat ganda. Riba yang dimaksud dalam ayat ini adalah Riba nasiah yang umum terjadi dalam masyarakat Arab zaman jahiliyah, yaitu ketika orang yang berhutang sudah jatuh tempo harus membayar, namun ia belum mampu, orang yang memberi pinjaman berkata, Kamu mau membayar hutangmu atau saya tambah lagi waktunya namun hutangmu juga bertambah.

.

Tafsir Jalalain

  1. (Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda) bacaannya ada yang memakai alif dan ada pula yang tidak, maksudnya ialah memberikan tambahan pada harta yang diutang yang ditangguhkan pembayarannya dari tempo yang telah ditetapkan (dan bertakwalah kamu kepada Allah) dengan menghindarinya (supaya kamu beroleh keberuntungan) atau hasil yang gemilang.
Daftar Isi: Kajian Tafsir Al-Qur’an Juz Ke-4

Tafsir Ibnu Katsir

Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman, melarang hamba-hamba-Nya yang mukmin memberlakukan riba dan memakan riba yang berlipat ganda, seperti yang dahulu biasa mereka lakukan bila telah tiba masa pelunasan utang; maka jalan keluar adakalanya si pengutang melunasi utangnya atau membayar bunga ribanya. Jika ia membayar, maka tidak ada masalah; tetapi jika ia tidak dapat membayar utangnya, dia harus menambah bayarannya sebagai ganti dari penangguhan masa pelunasannya. Demikianlah seterusnya sepanjang tahun, adakalanya utang sedikit menjadi bertambah banyak dan berlipat-lipat dari utang yang sebenarnya.

Ayat berikutnya: Peliharalah Dirimu dari Api Neraka

Hanya Allah Yang Maha mengetahui dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Berita sebelumyaPeliharalah Dirimu dari Api Neraka
Berita berikutnyaDia Mengampuni Siapa yang Dia Kehendaki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here