Berinfak Baik di Waktu Lapang Maupun Sempit

Kajian Tafsir Surah Ali Imran ayat 134

0
12

Kajian Tafsir Surah Ali Imran ayat 134. Menerangkan tentang sifat orang-orang yang bertakwa; yaitu orang-orang yang berinfak baik di waktu lapang maupun sempit. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ (١٣٤)

(Yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan. (Q.S. Ali Imran : 134)

.

Tafsir Ibnu Abbas

Alladzīna yuηfiqūna fis sarrā-i wadl dlarrā-i ([yaitu] orang-orang yang berinfak, baik di kala lapang maupun sempit), yakni orang-orang yang menginfakkan harta kekayaannya di Jalan Allah Ta‘ala, baik di kala kaya maupun miskin. …

.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur’an

  1. (Yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit[1], …

[1] Yakni ketika mereka lapang, mereka banyak berinfak, namun ketika susah mereka tidak meremehkan perkara ma’ruf meskipun kecil.

.

Tafsir Jalalain

  1. (Yaitu orang yang mengeluarkan nafkah) dalam menaati Allah (baik di waktu lapang maupun di waktu sempit ….
Daftar Isi: Kajian Tafsir Al-Qur’an Juz Ke-4

Tafsir Ibnu Katsir

Allah Subhaanahu wa Ta’aala menyebutkan sifat ahli surga melalui firman-Nya:

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ

(Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya) baik di waktu lapang maupun sempit. (Ali Imran: 134)

Yakni dalam keadaan susah dan dalam keadaan makmur, dalam keadaan suka dan dalam keadaan duka, dalam keadaan sehat dan juga dalam keadaan sakit. Dengan kata lain, mereka rajin berinfak dalam semua keadaan. Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat yang lain, yaitu firman-Nya:

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوالَهُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهارِ سِرًّا وَعَلانِيَةً

Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara sembunyi dan terang-terangan. (Al-Baqarah: 274)

Berikutnya: Menahan Amarah

Makna yang dimaksud ialah bahwa mereka tidak kendur dan lupa oleh suatu urusan pun dalam menjalankan ketaatan kepada Allah Subhaanahu wa Ta’aala Mereka membelanjakan harta untuk keridaan-Nya serta berbuat baik kepada sesamanya dari kalangan kaum kerabatnya dan orang-orang lain dengan berbagai macam kebajikan.

Hanya Allah Yang Maha mengetahui dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Berita sebelumyaMenahan Amarah
Berita berikutnyaBersegera Mencari Ampunan dari Tuhan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here