Jangan Mencari-cari Alasan untuk Menyusahkannya

Kajian Tafsir Surah An-Nisaa’ ayat 34

0
22

Kajian Tafsir Surah An-Nisaa’ ayat 34. Menerangkan tentang hukum-hukum keluarga atau aturan dalam berumah tangga; apabila seorang istri menaatimu, maka jangan mencari-cari alasan untuk menyusahkannya. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ وَاللاتِي تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَاهْجُرُوهُنَّ فِي الْمَضَاجِعِ وَاضْرِبُوهُنَّ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلا إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا

Kaum laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita, karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Maka perempuan-perempuan yang saleh, adalah mereka yang taat kepada Allah dan menjaga diri ketika suaminya tidak ada, karena Allah telah menjaga (mereka). Perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan akan nusyuz, hendaklah kamu beri nasihat kepada mereka, tinggalkanlah mereka di tempat tidur (pisah ranjang), dan (kalau perlu) pukullah mereka. Tetapi, jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari alasan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (Q.S. An-Nisaa’ : 34)

.

Tafsir Ibnu Abbas

… Fa in atha‘nakum (kemudian jika mereka menaati kalian) di tempat tidur.

Fa lā tabghū ‘alaihinna sabīlā (maka janganlah kalian mencari-cari jalan) agar dicintai.

Innallāha kāna ‘aliyyan (sesungguhnya Allah Maha Tinggi), yakni paling tinggi dari segala sesuatu.

Kabīrā (lagi Maha Besar), yakni paling besar dari segala sesuatu. Dia tidak membebani mereka dengan hal seperti itu, karenanya kalian pun jangan membebani wanita dengan cinta yang tidak mereka sanggupi.

.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur’an

  1. … Tetapi, jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari alasan untuk menyusahkannya[27]. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi[28] lagi Maha Besar[29].

[27] Maksudnya untuk memberi pelajaran kepada istri yang dikhawatirkan pembangkangannya harus dimulai dengan memberi nasihat. Jika nasihat tidak bermanfaat, barulah dipisahkan dari tempat tidur mereka, jika tidak bermanfaat juga barulah dibolehkan memukul mereka dengan pukulan yang tidak meninggalkan bekas atau pukulan yang ker’alaihis salam Jika cara pertama ada manfaatnya, janganlah digunakan cara yang lain dan seterusnya. Ada pula yang menafsirkan Tetapi, jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari alasan untuk menyusahkannya yakni janganlah membahas masalah yang telah lalu, mencari-cari aib yang jika dibahas malah menimbulkan madharat dan keburukan.

[28] Yakni memiliki ketinggian secara mutlak dengan segala sisi dan i’tibarat (segi); Dia Tinggi dzat-Nya, Dia tinggi kedudukan-Nya dan tinggi pula kekuasaan-Nya.

[29] Maha besar adalah Yang tidak ada yang lebih besar dan lebih agung daripada-Nya, yang besar dzat dan sifat-Nya. Oleh karena itu, takutlah terhadap siksaan-Nya jika kamu menzalimi mereka.

.

Tafsir Jalalain

  1. … (kemudian jika mereka telah menaatimu) mengenai apa yang kamu kehendaki (maka janganlah kamu mencari gara-gara atas mereka) maksudnya mencari-cari jalan untuk memukul mereka secara aniaya. (Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar) karena itu takutlah kamu akan hukuman-Nya jika kamu menganiaya mereka.

.

Tafsir Ibnu Katsir

Firman Allah Subhaanahu wa Ta’aala :

فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلا تَبْغُوا عَلَيْهِنَّ سَبِيلًا

Kemudian jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. (An-Nisaa’: 34)

Daftar Isi: Kajian Tafsir Al-Qur’an Juz Ke-5

Artinya, apabila seorang istri taat kepada suaminya dalam semua apa yang dikehendaki suaminya pada diri si istri sebatas yang dihalalkan oleh Allah, maka tidak ada jalan bagi si suami untuk menyusahkannya, dan suami tidak boleh memukulnya, tidak boleh pula mengasingkannya.

Firman Allah Subhaanahu wa Ta’aala :

إِنَّ اللَّهَ كانَ عَلِيًّا كَبِيراً

Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (An-Nisaa’: 34)

Ayat berikutnya: Hukum-hukum Ketika Terjadi Pertengkaran Suami dan Istri

Mengandung ancaman terhadap kaum laki-laki jika mereka berlaku aniaya terhadap istri-istrinya tanpa sebab, karena sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar yang akan menolong para istri; Dialah yang akan membalas terhadap lelaki (suami) yang berani berbuat aniaya terhadap istrinya.

Hanya Allah Yang Maha mengetahui dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Berita sebelumyaHukum-hukum Ketika Terjadi Pertengkaran Suami dan Istri
Berita berikutnyaWanita-wanita yang Dikhawatirkan Nusyuznya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here