Berbuat Baik kepada Tetangga Dekat dan Tetangga Jauh

Kajian Tafsir Surah An-Nisaa’ ayat 36

0
46

Kajian Tafsir Surah An-Nisaa’ ayat 36. Kewajiban terhadap Allah dan terhadap sesama manusia, Setelah Allah memerintahkan memenuhi hak-Nya, yaitu dengan mentauhidkan-Nya, Dia juga memerintahkan untuk memenuhi hak hamba, dari mulai yang terdekat lebih dahulu, yaitu kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, berbuat baik kepada tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan apa yang kamu miliki. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ إِنَّ اللَّهَ لا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالا فَخُورًا

Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan apa yang kamu miliki. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri, (Q.S. An-Nisaa’ : 36)

.

Tafsir Ibnu Abbas

…. Wal jāri dzil qurbā (dan tetangga yang dekat), yakni tetangga yang mempunyai hubungan kerabat denganmu. Mereka memiliki tiga hak: hak Islam, hak ketetanggaan, dan hak kekerabatan.

Wal jāril junubi (dan tetangga yang jauh), yakni tetangga dari kaum yang lain. Mereka memiliki dua hak: hak Islam dan hak ketetanggaan. ….

.

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur’an

  1. tetangga dekat dan tetangga jauh[6], ….

[6] Dekat dan jauh di sini ada yang mengartikan dengan tempat, ada pula yang mengartikan dengan hubungan kekerabatan. Yakni tetangga dekat maksudnya tetangga yang memiliki hubungan kekerabatan. Sedangkan maksud tetangga jauh adalah tetangga yang tidak memiliki hubungan kekerabatan.

Tetangga yang memiliki hubungan kekerabatan memiliki dua hak, hak tetangga dan hak sebagai kerabat. Oleh karenanya, tetangga tersebut berhak mendapatkan haknya sebagai tetangga dan berhak diberlakukan secara ihsan yang ukurannya sesuai uruf (kebiasaan yang berlaku). Demikian juga tetangga yang jauh, yakni yang tidak memiliki hubungan kekerabatan pun berhak mendapatkan haknya sebagai tetangga, semakin dekat tempatnya (rumahnya), maka haknya pun semakin besar. Selaku tetangganya, hendaknya ia tidak lupa memberinya hadiah, sedekah, mengundang, bertutur kata yang baik serta bersikap yang baik dan tidak menyakitinya.

.

Tafsir Jalalain

  1. … (tetangga yang karib) artinya yang dekat kepadamu dalam bertetangga atau dalam pertalian darah (dan kepada tetangga yang jauh) artinya yang jauh daripadamu dalam kehidupan bertetangga atau dalam pertalian darah ….

.

Tafsir Ibnu Katsir

Firman Allah Subhaanahu wa Ta’aala :

وَالْجارِ ذِي الْقُرْبى وَالْجارِ الْجُنُبِ

Dan (berbuat baiklah kepada) tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh. (An-Nisaa’: 36)

Ali ibnu Abu Talhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas yang dimaksud dengan jari dzil qurba ialah tetangga yang antara kamu dan dia ada hubungan kerabat, sedangkan jaril junub ialah tetangga yang antara kamu dan dia tidak ada hubungan kerabat.

Hal yang sama diriwayatkan dari Ikrimah, Mujahid, Maimun ibnu Mihran, Ad-Dahhak, Zaid ibnu Aslam, Muqatil ibnu Hayyan. dan Qatadah.

Daftar Isi: Kajian Tafsir Al-Qur’an Juz Ke-5

Abu Ishaq meriwayatkan dari Nauf Al-Bakkali sehubungan dengan makna firman-Nya: dan (berbuat baiklah kepada) tetangga yang dekat. (An-Nisaa’: 36) Yakni tetangga yang muslim. dan (berbuat baiklah kepada) tetangga yang jauh. (An-Nisaa’: 36) Yakni yang beragama Yahudi dan Nasrani. Demikianlah menurut riwayat Ibnu Jarir dan Ibnu Abu Hatim.

Hadits yang Menganjurkan Berbuat Baik kepada Tetangga

Jabir Al-Ju’fi meriwayatkan dari Asy-Sya’bi, dari Ali dan Ibnu Mas’ud sehubungan dengan makna firman-Nya: dan (berbuat baiklah kepada) tetangga yang dekat. (An-Nisaa’: 36) Yakni istri.

Mujahid mengatakan pula sehubungan dengan makna firman-Nya: dan (berbuat baiklah kepada) tetangga yang jauh. (An-Nisaa’: 36) Yaitu teman seperjalanan.

Hanya Allah Yang Maha mengetahui dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

 

Berita sebelumyaHadits yang Menganjurkan Berbuat Baik kepada Tetangga
Berita berikutnyaBerbuat Baik kepada Karib-kerabat, Anak Yatim dan Orang Miskin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here