LKPD Menelaah Bahasa Surat Pribadi dalam Berbagai Tujuan

0
365

Lembar kegiatan peserta didik atau LKPD Menelaah Bahasa Surat Pribadi dalam Berbagai Tujuan pada judul unit ini diharapkan dapat membantu peserta didik kelas VII SMP dalam melaksanakan pembelajaran Bahasa Indonesia untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

Lembar Kegiatan ini dikembangkan berdasarkan:

Kompetensi Dasar

3.14 Menelaah unsur-unsur dan kebahasaan dari surat pribadi dan surat dinas yang dibaca dan didengar.

Indikator

  • Mencirikan kebahasaan dari surat pribadi yang dibaca.
  • Menyimpulkan prinsif penggunaan kata/kalimat/paragraf pada surat pribadi.
  • Menelaah kebahasaan dari surat pribadi yang dibaca.

Aktivitas pembelajaran ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta didik dalam menelaah bahasa surat pribadi dalam berbagai tujuan. Aktivitas ini menggunakan model latihan soal dengan contoh-contoh seperti yang terdapat dalam LKPD di bawah.

Selamat berlatih untuk menjadi generasi hebat di masa depan! Cintai dan syukuri Bahasa Indonesia sebagai sarana merajut Indonesia! Bahasa Indonesia anugerah Tuhan yang patut kita syukuri bersama.

Petunjuk Kegiatan:

  • Peserta didik membuka buku yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013 yaitu Buku Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Edisi Revisi Jakarta : Cetakan Ke-4 2017.
  • Peserta didik membaca dan menyimak buku pada halaman 258 s.d 262 atau yang dikutif pada bahan bacaan pada link yang tersedia.
  • Tetap disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan.
  • Melaporkan hasil pada buku tugas atau lembaran portofolio. Bentuk laporan cukup jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang disediakan.
  • Tulis Laporan LKPD 7.8, Nama, NIS/NISN dan kelas ananda pada LKPD.
LIHAT MATERI : Bahasa Indonesia Kelas 7 SMP Semester Genap

Laporan LKPD 7.8

Nama               :  …….

NIS/NISN         :  ……

Kelas               :  ……

A.  Baca dan perhatikan dengan saksama teks surat berikut!

Jakarta, 1 Desember 2015

Apa kabar, Naila!

       Saya dengar dari Andri kamu akan tes sekolah di Ujung Pandang dan sedang sibuk mencari tempat kos. Kalau sempat, singgahlah ke rumah. Sebelum kamu dapat kos yang cocok, kamu bisa tinggal di rumah. Saya sudah bicara dengan Bapak dan Ibu di rumah, beliau oke-oke saja. Bagaimana? kita bisa main lagi ke Selekta lagi bersama-sama.

       Sekian dulu, pikirkan ya, tawaran saya ini. Saya tunggu jawabanmu secepatnya.

Sahabatmu,

Furi

B.  Telaah bahasa surat pribadi tersebut dengan memilih pada jawaban yang tepat!

  1.  Surat undangan tersebut ditulis ditujukan kepada seorang teman agar ….

A. mau mencari tempat kos

B. mau tinggal sementara dengannya

C. dapat bermain lagi bersama-sama

D. dapat menjawab tawaran secepatnya

  1.  Ungkapan yang menunjukkan bahwa surat tersebut bertujuan untuk mengundang adalah ….

A. … kamu akan tes sekolah ….

B. … saya sudah bicara dengan ….

C. … kamu bisa tinggal di rumah ….

D. … kita bisa main lagi ke Selekta ….

  1.  Ungkapan mengundang yang sama maknanya dengan “Bagaimana kalau kamu tinggal di rumah saya?” adalah ….

A. Saya pikir lebih baik jika kamu tinggal di rumah saya!

B. Saya sudah bicara dengan Bapak dan Ibu di rumah.

C. Saya lebih baik baik tinggal di rumah sendiri.

D. Saya sendirian tinggal di rumah.

  1.  Di antara ungkapan mengundang yang ada dalam surat tersebut adalah ….

A. Saya dengar dari Andri kamu akan tes sekolah.

B. Kamu sedang sibuk mencari tempat kos.

C. Bapak dan Ibu di rumah oke-oke saja.

D. Kalau sempat, singgahlah ke rumah!

  1.  Ungkapan yang lebih baik, jika kita menulis surat dengan tujuan mengundang kepada orang yang usianya lebih tua atau orang yang belum kita kenal adalah ….

A. Kami sangat mengharapkan kedatangan Bapak/Ibu/Om/Tante ke rumah kami.

B. Bapak/Ibu/Om/Tante boleh juga datang ke rumah saya.

C. Saya sangat berharap kamu bisa datang ke rumah.

D. Silahkan saja datang ke rumah bila mau!

C.  Menelaah Bahasa dalam Surat Pribadi

Surat pribadi memiliki ciri kebahasaan yang khas untuk mengungkapkan maksud penulis. Kerjakanlah latihan-latihan berikut untuk memahami ciri kebahasaan surat tersebut!

Latihan 1

Daftarlah kata-kata yang mungkin digunakan untuk mengungkapkan salam dalam surat pribadi!

Salam

Penerima salam

Salam semangat pelajar Teman sebaya
Salam sayang untuk bunda Orangtua
Adik atau teman yang lebih muda
Kakak
Orang yang lebih tua (nenek atau kakek)
Guru

Simpulkan bagaimana prinsip penggunaan salam pada surat pribadi!

Latihan 2

Daftarlah kata-kata yang mungkin digunakan untuk kalimat pembuka paragraf pertama dalam surat pribadi!

Kalimat pembuka paragraf pertama

Penerima

Apa kabarmu, Ozi? Teman sebaya
Bund, Gia merindukan Bunda. Orangtua
Adik atau teman yang lebih muda
Kakak
Orang yang lebih tua (nenek atau kakek)
Guru

Simpulkan bagaimana prinsip penggunaan pembuka pada surat pribadi!

Latihan 3

Daftarlah kata-kata yang mungkin digunakan untuk menutup surat yang sesuai dengan penerima surat!

Penutup surat

Penerima Surat

Sekian dulu, kutunggu balasanmu. Teman sebaya
Terima kasih sudah mengizinkan Gia mengikuti pelatihan ini. Gia akan segera pulang. Orangtua
Adik atau teman yang lebih muda
Kakak
Orang yang lebih tua (nenek atau kakek)
Guru

Simpulkan bagaimana prinsip penggunaan penutup surat pada surat pribadi!

Latihan 4

Daftarlah kata-kata yang digunakan untuk salam akhir sesuai dengan penerima surat!

Salam Akhir

Penerima Surat

Sepupu dan sahabatmu, Teman sebaya
Buah hati Bunda, Orangtua
Adik atau teman yang lebih muda
Kakak
Orang yang lebih tua (nenek atau kakek)
Guru

Simpulkan bagaimana prinsip penggunaan salam akhir pada surat pribadi!

Orang Tua/Wali

……………………….

Guru MP

……………..

Nilai

…………

Demikian, semoga ada manfaatnya.

LIHAT : Menelaah Bahasa Surat Pribadi dalam Berbagai Tujuan

Sumber:

Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas VII. Kementerian  Pendidikan dan Kebudayaan RI. Cetakan ke-4, 2017 (Edisi Revisi)

Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas VII. Kementerian  Pendidikan dan Kebudayaan RI. Cetakan ke-4, 2017 (Edisi Revisi)

Paket Unit Pembelajaran Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan. Kementerian  Pendidikan dan Kebudayaan RI. 2019.

 

 

Berita sebelumyaLKPD Membandingkan Unsur Surat Pribadi dan Surat Dinas
Berita berikutnyaLKPD Menelaah Bahasa dalam Surat Dinas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here