Apakah Khawarij adalah Dajjal?

Kajian Tafsir Surah An-Nisaa’ ayat 164

0
171

Kajian Tafsir Surah An-Nisaa’ ayat 164. Apakah Khawarij adalah Dajjal?

قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْإِمَامِ أَحْمَدَ: وَجَدْتُ فِي كِتَابِ أَبِي بِخَطِّهِ: حَدَّثَنِي عَبْدُ الْمُتَعَالِي بْنُ عَبْدِ الْوَهَّابِ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الأمَوي، حَدَّثَنَا مُجَالِد عَنْ أَبِي الوَدَّاك قَالَ: قَالَ أَبُو سَعِيدٍ: هَلْ تَقُولُ الْخَوَارِجُ بِالدَّجَّالِ؟ قَالَ: قُلْتُ: لَا. فَقَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنِّي خاتمُ ألفِ نَبِيٍّ أَوْ أكثرَ، وَمَا بُعِثَ نبيٌّ يُتَّبعُ إِلَّا وَقَدْ حَذَّرَ أُمَّتَهُ مِنْهُ، وَإِنِّي قَدْ بُيِّنَ لِي مَا لَمْ يُبَيَّن [لِأَحَدٍ] وَإِنَّهُ أَعْوَرُ، وَإِنَّ رَبَّكُمْ لَيْسَ بِأَعْوَرَ، وَعَيْنُهُ الْيُمْنَى عَوْرَاءُ جَاحِظَةٌ لَا تَخْفَى، كَأَنَّهَا نُخَامَةٌ فِي حَائِطٍ مُجَصَّص، وَعَيْنُهِ الْيُسْرَى كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّيٌّ، مَعَهُ مِنْ كُلِّ لِسَانٍ، وَمَعَهُ صُورَةُ الْجَنَّةِ خَضْرَاءُ يَجْرِي فِيهَا الْمَاءُ، وَصُورَةُ النَّارِ سَوْدَاءُ تَدْخُن

Sebelumnya: Maasya Allah: Dialog Abu Zar dengan Rasulullah ﷺ

Abdullah ibnul Imam Ahmad mengatakan bahwa ia menjumpai dalam kitab ayahnya yang ditulis oleh tangan ayahnya sendiri, telah menceritakan kepadaku Abdul Muta’ali ibnu Abdul Wahhab, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Sa’id Al-Umawi, telah menceritakan kepada kami Mujalid, dari Abul Wadak yang mengatakan bahwa Abu Sa’id pernah bertanya,

Apakah menurut pendapatmu Khawarij adalah Dajjal? Abul Wadak menjawab, Bukan. Lalu Abu Sa’id berkata bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda: Sesungguhnya aku adalah penutup seribu nabi atau lebih, dan tidak sekali-kali seorang nabi yang diutus kecuali dia pasti memperingatkan umatnya terhadap Dajjal. Dan sesungguhnya telah dijelaskan kepadaku hal-hal yang belum pernah diterangkan. Sesungguhnya Dajjal itu buta sebelah matanya, sedangkan Tuhan kalian tidaklah buta. Mata Dajjal yang sebelah kanan buta lagi menonjol tampak jelas seakan-akan seperti dahak yang ada pada tembok yang diplester, sedangkan mata kirinya seakan-akan seperti bintang yang berkilauan, pada tiap-tiap anggota tubuhnya terdapat lisan, dan ia selalu membawa gambaran surga yang hijau di dalamnya mengalir air. dan gambaran neraka yang hitam lagi berasap.

Kami meriwayatkannya pada bagian yang di dalamnya terdapat riwayat Abu Ya’la Al-Mausuli, dari Yahya ibnu Mu’in, disebutkan bahwa telah menceritakan kepada kami Marwan ibnu Mu’awiyah, telah menceritakan kepada kami Mujalid, dari Abul Wadak, dari Abu Sa’id yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

إِنِّي أَخْتِمُ ألفَ ألفَ نبيٍّ أَوْ أكثرَ، مَا بَعَثَ اللَّهُ مِنْ نَبِيٍّ إِلَى قَوْمِهِ إِلَّا حذَّرهم الدجالَ….

Sesungguhnya aku mengakhiri sejuta nabi atau lebih. Tidak sekali-kali Allah mengutus seseorang nabi kepada kaumnya, melainkan memperingatkan kepada mereda terhadap Dajjal.

Lalu ia menuturkan hadits ini hingga selesai, demikianlah menurut lafaz yang diketengahkannya, yaitu dengan tambahan lafaz alfun (hingga maknanya menjadi satu juta, bukan seribu).

Tetapi adakalanya lafaz tersebut merupakan sisipan, hanya Allah yang lebih mengetahui. Tetapi konteks riwayat Imam Ahmad lebih kuat dan lebih berhak untuk dinilai sahih, Semua perawi yang disebutkan dalam sanad hadits ini tidak ada masalah.

Hadits ini diriwayatkan pula melalui jalur Jabir ibnu Abdullah radiyallahu ‘anhu

قَالَ الْحَافِظُ أَبُو بَكْرٍ الْبَزَّارُ: حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ، حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا مُجَالد، عَنِ الشَّعبي، عَنْ جَابِرٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنِّي لخاتمُ أَلْفِ نبيٍّ أَوْ أَكْثَرَ، وَإِنَّهُ لَيْسَ مِنْهُمْ نبيٌّ إِلَّا وَقَدْ أَنْذَرَ قَوْمَهُ الدَّجالَ، وَإِنِّي قَدْ بُيِّن لِي مَا لَمْ يُبَيَّن لِأَحَدٍ مِنْهُمْ وَإِنَّهُ أَعْوَرُ، وَإِنَّ رَبَّكُمْ لَيْسَ بأعورَ

Selanjutnya: Dan Allah Telah Berbicara kepada Musa dengan Langsung 

Untuk itu Al-Hafiz Abu Bakar Al-Bazzar mengatakan, telah menceritakan kepada kami Amr ibnu Ali, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Sa’id, telah menceritakan kepada kami Mujalid, dari Asy-Sya’bi, dari Jabir yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda: Sesungguhnya aku benar-benar merupakan penutup seribu nabi atau lebih, dan sesungguhnya tidak ada seorang pun dari mereka melainkan telah memperingatkan umatnya akan Dajjal Dan sesungguhnya telah dijelaskan kepadaku apa-apa yang belum pernah dijelaskan kepada seseorang pun dari mereka (para nabi). Sesungguhnya Dajjal itu buta sebelah matanya, sedangkan sesungguhnya Tuhan kalian itu tidaklah buta.

Dikutif dari: Tafsir Ibnu Katsir

 

 

Berita sebelumyaDan Allah Telah Berbicara kepada Musa dengan Langsung
Berita berikutnyaMaasya Allah: Dialog Abu Zar dengan Rasulullah ﷺ

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here