Allah Meliputi Segala Sesuatu

Kajian Tafsir Surah An-Nisaa’ ayat 126

0
34

Kajian Tafsir Surah An-Nisaa’ ayat 126. Milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang di bumi, dan Allah meliputi segala sesuatu. Firman-Nya:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ مُحِيطًا

Milik Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang di bumi, dan Allah meliputi segala sesuatu. (Q.S. An-Nisaa’ : 126)

.

Tafsir Ibnu Abbas

Wa lillāhi mā fis samāwāti wa mā fil ardl (Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi), yakni semua jenis makhluk dan ketakjuban yang ada di langit dan di bumi. Semuanya merupakan hamba-Nya.

Wa kānallāhu bi kulli syai-in (dan adalah Allah terhadap segala sesuatu), baik penghuni langit maupun bumi.

Muhīthā (Maha Meliputi), yakni Maha Mengetahui.

Daftar Isi: Kajian Tafsir Al-Qur’an Juz Ke-5 

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur’an

  1. Milik Allah-lah[16] apa yang ada di langit dan apa yang di bumi, dan Allah meliputi segala sesuatu[17].

[16] Yakni milik-Nya, ciptaan-Nya dan hamba-Nya.

[17] Ayat ini menerangkan bahwa Allah meliputi segala sesuatu, milik-Nya dan hamba-Nya segala yang ada di langit dan di bumi. Dia-lah yang memilikinya dan Dia sendiri yang mengatur mereka. Ilmu-Nya meliputi segala sesuatu, penglihatan-Nya meliputi segala sesuatu yang terlihat dan pendengaran-Nya meliputi segala sesuatu yang terdengar. Kehendak dan kekuasaan-Nya berlaku kepada semua yang ada di alam semesta. Rahmat-Nya yang luas mengena kepada penduduk langit dan bumi, dan dengan kemuliaan dan keperkasaan-Nya semua makhluk tunduk.

.

Tafsir Jalalain

  1. (Dan milik Allahlah apa yang terdapat di langit dan apa yang terdapat di bumi) baik sebagai kepunyaan, maupun sebagai makhluk dan sebagai hamba. (Dan Allah Maha Meliputi segala sesuatu) maksudnya ilmu dan kekuasaan-Nya yang tetap melekat dan tidak terpisah-pisah daripada-Nya.

.

Tafsir Ibnu Katsir

Firman Allah Subhaanahu wa Ta’aala :

وَلِلَّهِ مَا فِي السَّماواتِ وَما فِي الْأَرْضِ

Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan apa yang di bumi. (An-Nisaa’: 126)

Semuanya adalah milik Allah, hamba, dan makhluk-Nya. Dialah yang mengatur, tiada yang menolak terhadap apa yang diputuskan-Nya, dan tiada beban bagi apa yang telah dijatuhkan-Nya; tiada yang meminta pertanggungjawaban terhadap apa yang diperbuat-Nya karena keagungan, kekuasaan, keadilan, kebijaksanaan, lemah lembut, dan rahmat-Nya.

Firman Allah Subhaanahu wa Ta’aala :

وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ مُحِيطًا

Dan adalah (pengetahuan) Allah Maha Meliputi segala sesuatu. (An-Nisaa’: 126)

Ayat berikutnya: Fatwa Tentang Perempuan 

Artinya, ilmu (pengetahuan) Allah Subhaanahu wa Ta’aala  menembus semuanya itu, tiada sesuatu pun yang ada pada hamba-hamba-Nya tersembunyi dari-Nya, dan tiada sekecil zarrah pun di langit dan di bumi yang terhalang dari pengetahuan-Nya, tiada pula yang terhalang dari pengetahuannya hal yang lebih kecil atau lebih besar darinya. Tiada sesuatu pun yang dilihat oleh orang-orang yang melihat sangat kecil dan tersembunyi luput dari pengetahuan-Nya.

Hanya Allah Yang Maha mengetahui dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here