Balasan untuk Orang-orang yang Durhaka Lagi Sombong

Kajian Tafsir Surah An-Nisaa’ ayat 173

0
154

Kajian Tafsir Surah An-Nisaa’ ayat 173. Ajakan kepada manusia agar masuk ke dalam Islam serta penjelasan tentang pahala yang akan diperoleh kaum mukmin, dan balasan untuk orang-orang yang durhaka lagi sombong. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَيُوَفِّيهِمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدُهُمْ مِنْ فَضْلِهِ وَأَمَّا الَّذِينَ اسْتَنْكَفُوا وَاسْتَكْبَرُوا فَيُعَذِّبُهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا وَلا يَجِدُونَ لَهُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلِيًّا وَلا نَصِيرًا

Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Allah akan menyempurnakan pahala bagi mereka dan menambah sebagian dari karunia-Nya. Sedangkan orang-orang yang enggan dan menyombongkan diri, maka Allah akan menyiksa mereka dengan siksaan yang pedih. Dan mereka tidak akan mendapatkan pelindung dan penolong selain Allah. (Q.S. An-Nisaa’ : 173)

.

Tafsir Ibnu Abbas

Fa ammal ladzīna āmanū (adapun orang-orang yang beriman) kepada Nabi Muhammad ﷺ dan Al-Qur’an.

Wa ‘amilush shālihāti (dan melakukan amal-amal saleh), yakni ketaatan-ketaatan berhubungan dengan Rabb-nya.

Fa yuwaffīhim (maka Allah akan menyempurnakan), yakni Allah akan memberi balasan secara berlimpah.

Ujūrahum (pahala mereka), yakni pahala mereka di dalam surga.

Wa yazīduhum miη fadl-lihī (dan menambah untuk mereka sebagian dari Karunia-Nya), yakni Kemuliaan-Nya.

Wa ammal ladzīnastangkafū (adapun orang-orang yang merasa enggan), yakni yang menganggap rendah.

Wastakbarū (dan menyombongkan diri) untuk beriman kepada Nabi Muhammad ﷺ dan Al-Qur’an.

Fa yu‘adz-dzibuhum ‘adzāban alīman (maka Allah akan mengazab mereka dengan azab yang pedih), yakni azab yang teramat menyakitkan.

Wa lā yajidūna lahum miη dūnillāhi (dan mereka tidak akan mendapatkan bagi diri mereka, selain dari Allah), yakni dari azab Allah Ta‘ala.

Waliyyan (pelindung), yakni teman akrab yang berguna bagi mereka.

Wa lā nashīrā (dan penolong), yakni pembela yang dapat menghalangi mereka dari azab Allah Ta‘ala.

Daftar Isi: Kajian Tafsir Al-Qur’an Juz Ke-6 

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur’an

  1. Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan[13], Allah akan menyempurnakan pahala bagi mereka dan menambah sebagian dari karunia-Nya[14]. Sedangkan orang-orang yang enggan dan menyombongkan diri, maka Allah akan menyiksa mereka dengan siksaan yang pedih. Dan mereka tidak akan mendapatkan pelindung dan penolong selain Allah.

[13] Yakni mereka yang menggabung antara iman yang diperintahkan dan amal salih, baik berupa amal wajib maupun sunat, dan baik terkait dengan hak Allah maupun terkait dengan hak hamba Allah.

[14] Termasuk di dalamnya kenikmatan apa saja yang ada di dalam surga, seperti makanan, minuman, pasangan, pemandangan, kegembiraan, kenikmatan hati maupun ruh dan kenikmatan badan, serta kenikmatan melihat wajah Allah. Bahkan termasuk pula semua kebaikan dalam beragama Islam dan kebaikan di dunia yang muncul dari iman dan amal salih.

.

Tafsir Jalalain

  1. (Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh maka Allah akan menyempurnakan ganjaran mereka) artinya pahala dari amal perbuatan mereka itu (dan menambah untuk mereka dari karunia-Nya) yakni yang belum pernah dilihat oleh mata, tidak didengar telinga dan tidak pula terdetik dalam hati manusia. (Adapun orang-orang yang malu dan menyombongkan diri) dari mengabdikan diri kepada-Nya (maka akan disiksa-Nya mereka dengan siksaan yang pedih) atau menyakitkan yaitu siksa neraka (dan mereka tidak akan memperoleh bagian bagi diri mereka selain daripada Allah, pelindung) yang akan melindungi diri mereka (dan tidak pula pembela) yang akan menolong mereka.

.

Tafsir Ibnu Katsir

Firman Allah Subhaanahu wa Ta’aala:

فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَيُوَفِّيهِمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدُهُمْ مِنْ فَضْلِهِ

Adapun orang-orang yang beriman dan berbuat amal saleh, maka Allah akan menyempurnakan pahala mereka dan menambah untuk mereka sebagian dari karunia-Nya. (An-Nisaa’: 173)

Artinya, Allah akan memberi mereka pahala yang sesuai dengan amal salehnya, dan memberikan tambahan kepada mereka atas hal tersebut dari karunia, kebaikan, anugerah, rahmat, dan keluasan-Nya.

وَقَدْ رَوَى ابْنُ مَرْدُوَيه مِنْ طَرِيقِ بَقِيَّة، عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْكِنْدِيِّ، عَنِ الْأَعْمَشِ، عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيُوَفِّيهِمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدُهُمْ مِنْ فَضْلِهِ قال: أُجُورُهُمْ: أَدْخَلَهُمُ الْجَنَّةَ. وَيَزِيدُهُمْ مِنْ فَضْلِهِ قَالَ: الشَّفَاعَةُ فِيمَنْ وَجَبَتْ لَهُ النَّارُ مِمَّنْ صَنَعَ إِلَيْهِمُ الْمَعْرُوفَ فِي دُنْيَاهُمْ

Ibnu Murdawaih meriwayatkan dari jalur Baqiyyah, dari Ismail ibnu Abdullah Al-Kindi, dari Al-A’masy, dari Sufyan, dari Abdullah secara marfu’, bahwa Rasulullah ﷺ membaca firman-Nya: maka Allah akan menyempurnakan pahala mereka dan menambah untuk mereka sebagian dari karunia-Nya. (An-Nisaa’: 173) Yakni pahala mereka sepenuhnya. Lalu Rasulullah ﷺ bersabda menafsirkannya: Allah memasukkan mereka ke dalam surga. Adapun untuk firman Allah Subhaanahu wa Ta’aala berikut ini: dan menambah untuk mereka sebagian dari karunia-Nya. (An-Nisaa’: 173) Nabi ﷺ bersabda menafsirkan pengertian tambahan itu, yaitu:  (Diizinkan oleh Allah memberi) syafaat terhadap orang yang telah dipastikan baginya masuk neraka, dari kalangan orang-orang yang pernah berbuat kebaikan kepada mereka ketika di dunianya.

Akan tetapi, sanad hadits ini tidak kuat; dan apabila memang benar diriwayatkan dari Abdullah ibnu Mas’ud secara mauquf, maka predikatnya jayyid (baik).

وَأَمَّا الَّذِينَ اسْتَنْكَفُوا وَاسْتَكْبَرُوا

Adapun orang-orang yang enggan dan menyombongkan diri. (An-Nisaa’: 173)

Yakni tidak mau taat kepada Allah dan tidak mau menyembah-Nya serta menyombongkan dirinya dari hal itu. Maka dalam firman selanjutnya disebutkan balasan mereka, yaitu:

فَيُعَذِّبُهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا وَلا يَجِدُونَ لَهُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلِيًّا وَلا نَصِيرًا

Maka Allah akan menyiksa mereka dengan siksaan yang pedih, dan mereka tidak akan memperoleh bagi diri mereka pelindung dan penolong selain dari Allah. (An-Nisaa’: 173)

Ayat berikunya: Ajakan kepada Manusia Agar Masuk ke Dalam Islam 

Ayat ini semakna dengan ayat lainnya, yaitu firman-Nya:

إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina. (Al-Mu-min: 60)

Yakni dalam keadaan hina dina dan tertunduk, sebagaimana mereka congkak dan sombong ketika di dunianya.

Hanya Allah Yang Maha mengetahui dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

 

 

Berita sebelumyaAjakan kepada Manusia Agar Masuk ke Dalam Islam
Berita berikutnyaAllah akan Mengumpulkan Mereka Semua

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here