Pemeliharaan, Perlindungan dan Pertolongan-Nya Selalu Menyertai

Kajian Tafsir Surah Al-Maa'idah ayat 12

0
140

Kajian Tafsir Surah Al-Maa’idah ayat 12. Pemeliharaan, perlindungan dan pertolongan-Nya selalu menyertai. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

وَلَقَدْ أَخَذَ اللَّهُ مِيثَاقَ بَنِي إِسْرَائِيلَ وَبَعَثْنَا مِنْهُمُ اثْنَيْ عَشَرَ نَقِيبًا وَقَالَ اللَّهُ إِنِّي مَعَكُمْ لَئِنْ أَقَمْتُمُ الصَّلاةَ وَآتَيْتُمُ الزَّكَاةَ وَآمَنْتُمْ بِرُسُلِي وَعَزَّرْتُمُوهُمْ وَأَقْرَضْتُمُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا لأكَفِّرَنَّ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَلأدْخِلَنَّكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ فَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ مِنْكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَاءَ السَّبِيلِ

Dan sesungguhnya Allah telah mengambil perjanjian dari Bani Israil dan Kami telah mengangkat dua belas orang pemimpin di antara mereka. Dan Allah berfirman, Aku bersamamu. Sesungguhnya jika kamu melaksanakan shalat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, pasti akan Aku hapus kesalahan-kesalahanmu, dan pasti akan Aku masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Tetapi, barang siapa kafir di antaramu setelah itu, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus. (Q.S. Al-Maa’idah : 12)

.

Tafsir Ibnu Abbas

… Wa qālallāhu (Allah berfirman) kepada raja-raja tersebut.

Innī ma‘akum (Sesungguhnya Aku bersama kalian), yakni yang akan membantu kalian.

La in aqamtumush shalāta (sungguh jika kalian mendirikan shalat), yakni jika kalian menyempurnakan shalat yang telah Aku wajibkan kepada kalian.

Wa ātaitumuz zakāta (dan menunaikan zakat), yakni kalian mengeluarkan zakat harta kalian.

Wa āmaηtum (serta kalian beriman), yakni kalian mengakui dan membenarkan.

Bi rusulī (kepada Rasul-rasul-Ku) yang datang kepada kalian.

Wa ‘azzartumūhum (serta kalian membantu mereka), yakni kalian membantu dan menolong mereka dengan pedang dalam menghadapi musuh-musuh.

Wa aqradl-tumullāha qardlan hasanan (dan kalian meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik), yakni pinjaman yang benar-benar dari hati kalian.

La ukaffiranna ‘angkum sayyi-ātikum (niscaya Aku akan menghapuskan dosa-dosa kalian), yakni niscaya Aku akan membersihkan dosa-dosa kalian yang tidak termasuk dosa besar.

Wa la ud-khilannakum jannātin (dan memasukkan kalian ke dalam surga), yakni taman-taman.

Tajrī miη tahtiha (yang mengalir di bawahnya), yakni yang mengalir di bawah pepohonan dan tempat-tempat tinggalnya.

Al-anhāru (sungai-sungai), yakni sungai susu, sungai madu, sungai air, dan sungai khamar.

Fa mang kafara ba‘da dzālika (namun, barangsiapa yang kafir sesudah itu), yakni sesudah mengambil perjanjian dan mengukuhkannya.

Mingkum fa qad dlalla ā-as sabīl (di antara kalian, berarti ia telah tersesat dari jalan yang lurus), yakni berarti ia telah meninggalkan upaya menggapai jalan petunjuk. Alhasil, mereka semua kafir kecuali lima orang di antara mereka.

Sebelumnya: Menunaikan Janji Allah yang Telah Diambil-Nya 

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur’an

  1. … Dan Allah berfirman[19], Aku bersamamu[20]. Sesungguhnya jika kamu melaksanakan shalat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik[21], pasti akan Aku hapus kesalahan-kesalahanmu, dan pasti akan Aku masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Tetapi, barang siapa kafir di antaramu setelah itu, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus.

[19] Kepada para pemimpin itu sekaligus sebagai penanggung jawab.

[20] Dengan memberikan bantuan dan pertolongan.

[21] Maksudnya berinfak di jalan-Nya dengan hati yang ikhlas.

.

Tafsir Jalalain

  1. … (Allah berfirman, Sesungguhnya Aku beserta kamu) siap dengan pertolongan dan bantuan. (Demi jika) lam menunjukkan sumpah (kamu mendirikan shalat, menunaikan zakat, beriman kepada rasul-rasul-Ku dan memberikan bantuan kepada mereka serta kamu berikan kepada Allah suatu pinjaman yang baik) dengan mengeluarkan nafkah di jalan-Nya (maka akan Kututupi kesalahan-kesalahan kamu dan akan Kumasukkan kamu ke dalam surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Maka siapa yang kafir sesudah itu) maksudnya sesudah perjanjian (di antara kamu, sesungguhnya ia telah sesat dari jalan yang lurus.) dari jalan yang benar. ﷺaa` pada asalnya ialah yang pertengahan. Maka mereka langgar perjanjian itu hingga Allah pun berfirman: ….

.

Tafsir Ibnu Katsir

Firman Allah Subhaanahu wa Ta’aala:

Dan Allah berfirman, Sesungguhnya Aku beserta kalian. (Al-Maa’idah: 12)

Yakni pemeliharaan-Ku, perlindungan-Ku, dan pertolongan-Ku selalu menyertai kalian.

لَئِنْ أَقَمْتُمُ الصَّلاةَ وَآتَيْتُمُ الزَّكَاةَ وَآمَنْتُمْ بِرُسُلِي

Sungguhnya jika kalian mendirikan shalat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku. (Al-Maa’idah: 12)

Yaitu kalian percaya kepada mereka dalam semua wahyu yang disampaikan oleh mereka kepada kalian.

Dan kalian bantu mereka. (Al-Maa’idah: 12)

Maksudnya, kalian tolong dan kalian dukung mereka dalam membela perkara yang hak.

Dan kalian pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik. (Al-Maa’idah: 12)

Makna yang dimaksud ialah menginfakkan harta di jalan Allah dan jalan yang diridai-Nya.

Sesungguhnya Aku akan menutupi dosa-dosa kalian. (Al-Maa’idah: 12)

Yaitu dosa-dosa kalian Kuhapuskan dan Kututupi, Aku tidak akan menghukum kalian karenanya.

Dan sesungguhnya kalian akan Kumasukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. (Al-Maa’idah: 12)

Artinya, Aku akan menolak dari kalian larangan dan menuntun kalian untuk mencapai apa yang kalian maksudkan.

Ayat berikutnya: Menerangkan Tentang Pengingkaran Janji 

Firman Allah Subhaanahu wa Ta’aala:

Maka barang siapa yang kafir di antara kalian sesudah itu, sesungguhnya ia telah tersesat dari jalan yang lurus. (Al-Maa’idah: 12)

Yakni barang siapa yang melanggar perjanjian ini sesudah dijadikan dan dikukuhkan, lalu ia menyimpang dan mengingkarinya, memperlakukannya seperti perlakuan orang yang tidak mengetahuinya, berarti dia telah keliru dari jalan yang jelas, menyimpang dari hidayah menuju ke arah kesesatan.

Hanya Allah Yang Maha mengetahui dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

 

 

Berita sebelumyaMenerangkan Tentang Pengingkaran Janji
Berita berikutnyaMenunaikan Janji Allah yang Telah Diambil-Nya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here