Dua Orang Laki-laki yang Takut Kepada Allah

Kajian Tafsir Surah Al-Maa'idah ayat 23

0
159

Kajian Tafsir Surah Al-Maa’idah ayat 23. Kisah Bani Israil bersama Nabi Musa ‘alaihis salam, keengganan Bani Israil menaati perintah Nabi Musa ‘alaihis salam memasuki Palestina dan akibatnya, yaitu tersesatnya Bani Israil di gurun selama empat puluh tahun; Berkatalah dua orang laki-laki yang takut kepada Allah. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قَالَ رَجُلانِ مِنَ الَّذِينَ يَخَافُونَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمَا ادْخُلُوا عَلَيْهِمُ الْبَابَ فَإِذَا دَخَلْتُمُوهُ فَإِنَّكُمْ غَالِبُونَ وَعَلَى اللَّهِ فَتَوَكَّلُوا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

Berkatalah dua orang laki-laki di antara mereka yang takut (kepada Allah), yang telah diberi nikmat oleh Allah, Serbulah mereka melalui pintu gerbang (negeri) itu. Jika kamu memasukinya niscaya kamu akan menang, dan bertawakkallah kamu hanya kepada Allah, jika kamu orang-orang yang beriman. (Q.S. Al-Maa’idah : 23)

.

Tafsir Ibnu Abbas

Qāla rajulāni minal ladzīna yakhāfūna (berkatalah dua orang di antara orang-orang yang takut), yakni di antara dua belas orang yang takut kepada orang-orang yang zalim itu.

An‘āmallāhu ‘alaihimā (yang telah Allah berikan nikmat kepada keduanya) berupa keyakinan untuk melangkah. Kedua orang itu adalah Yusya‘ bin Nun dan Kalab bin Bukia.

Udkhulū ‘alaihimul bāba fa idzā dakhaltumūhu fa innakum ghālibūna (Serbulah mereka melalui pintu gerbang itu. Maka bila kalian memasukinya, niscaya kalian akan menang) melawan mereka.

Wa ‘alallāhi fal yatawakkalū (dan hanya kepada Allah-lah hendaknya kalian bertawakal) dalam meraih kemenangan.

Ing kuηtum (jika kalian adalah), yakni karena kalian adalah ….

Mu’minīn (orang-orang yang beriman). Menurut satu pendapat, berkatalah dua orang di antara orang-orang yang takut kepada Musa ‘alaihis salam. Kedua orang itu berasal dari kelompok orang-orang yang suka bertindak zalim yang kini telah dikaruniai tauhid oleh Allah Ta‘ala.

Daftar Isi: Kajian Tafsir Al-Qur’an Juz Ke-6 

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur’an

  1. Berkatalah dua orang laki-laki di antara mereka yang takut (kepada Allah)[26], yang telah diberi nikmat oleh Allah, Serbulah mereka melalui pintu gerbang (negeri) itu. Jika kamu memasukinya niscaya kamu akan menang[27], dan bertawakkallah kamu hanya kepada Allah, jika kamu orang-orang yang beriman[28].

[26] Ada yang mengatakan bahwa dua orang itu adalah Yusya’ dan Kalib yang tergolong pimpinan kaumnya, di mana Nabi Musa ‘alaihis salam mengutus keduanya untuk memeriksa kaum yang kuat dan kejam itu. Keduanya menyembunyikan keadaan kaum tersebut selain kepada Nabi Musa ‘alaihis salam, berbeda dengan para pemimpin yang lain, mereka memberitahukan keadaan itu kepada orang-orang yang berada di bawahnya sehingga mereka ketakutan.

[27] Keduanya mengatakan seperti itu karena yakin dengan pertolongan Allah dan bahwa Dia akan memenuhi janji-Nya.

[28] Tawakkal kepada Allah merupakan persiapan yang paling kuat, memudahkan urusan dan memenangkan mereka ketika melawan musuh.

.

Tafsir Jalalain

  1. (Berkatalah) kepada mereka (dua orang laki-laki di antara orang-orang yang takut) menyalahi perintah-perintah Allah bernama Yusya dan Kalib, yakni dua orang di antara para pemimpin yang dikirim Musa untuk menyelidiki orang-orang aniaya itu (dan Allah telah memberi kedua mereka itu nikmat) berupa tindakan bijaksana hingga mereka tak hendak menyingkapkan keadaan sebenarnya dari orang-orang aniaya itu selain kepada Musa berbeda halnya dengan anggota-anggota lainnya yang menyiarkan berita itu hingga kaum Musa pun menjadi takut karenanya. (Serbulah mereka dengan melalui pintu gerbang) maksudnya pintu gerbang kota dan janganlah takut kepada mereka karena mereka itu tinggal tubuh tanpa hati atau keberanian. (Apabila kamu memasukinya niscaya kamu akan beroleh kemenangan) hal itu mereka ucapkan karena yakin akan beroleh pertolongan Allah dan bahwa Allah pasti menepati janji-Nya. (Dan kepada Allahlah hendaknya kamu bertawakal jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman.)

.

Tafsir Ibnu Katsir

Firman Allah Subhaanahu wa Ta’aala:

Berkatalah dua orang di antara orang-orang yang takut (kepada Allah) yang Allah telah memberi nikmat atas keduanya. (Al-Maa’idah: 23)

Ketika kaum Bani Israil menolak untuk taat kepada Allah dan menolak mengikuti rasul-Nya yaitu Nabi Musa ‘alaihis salam, mereka digerakkan oleh dua orang lelaki yang telah mendapat nikmat yang besar dari Allah; keduanya termasuk orang-orang yang taat kepada perintah Allah dan takut terhadap siksaan-Nya.

Sebagian mufassirin ada yang membaca ayat ini dengan bacaan seperti berikut:

Berkatalah dua orang di antara orang-orang yang berpengaruh (di kalangan mereka). (Al-Maa’idah: 23)

dengan dibaca mabni majhul, yakni sebagian dari orang-orang yang mempunyai pengaruh yang besar dan kedudukan di kalangan mereka (Bani Israil). Kedua orang tersebut menurut suatu pendapat bernama Yusya’ ibnu Nun dan Kalib ibnu Yufana. Demikian menurut Ibnu Abbas, Mujahid, Ikrimah, Atiyyah, As-Saddi, dan Ar-Rabi’ ibnu Anas serta lain-lainnya yang bukan hanya seorang dari kalangan ulama Salaf dan Khalaf.

Kedua orang itu berkata, seperti yang disebutkan oleh firman-Nya:

Serbulah mereka melalui pintu gerbang (kota) itu, maka bila kalian memasukinya, niscaya kalian akan menang. Dan hanya kepada Allah hendaknya kalian bertawakal, jika kalian benar-benar orang yang beriman. (Al-Maa’idah: 23)

Ayat berikutnya: Keengganan Menaati Perintah Nabi Musa ‘Alaihis Salam 

Yakni jika kalian bertawakal kepada Allah dan mengikuti perintah-Nya serta mendukung rasul-Nya, niscaya Allah akan menolong kalian terhadap musuh-musuh kalian, Dia akan mendukung kalian serta memenangkan kalian atas musuh-musuh kalian, dan kalian pasti akan memasuki negeri yang telah ditetapkan oleh Allah buat kalian.

Akan tetapi, hal tersebut tidak memberi pengaruh sedikit pun pada mereka, sebagaimana disebutkan oleh firman selanjutnya:

Hanya Allah Yang Maha mengetahui dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Berita sebelumyaKeengganan Menaati Perintah Nabi Musa ‘Alaihis Salam
Berita berikutnyaMemasuki Palestina dan Akibatnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here