Mengidentifikasi Informasi dari Laporan

0
446

Setelah mempelajari unit ini, kita diharapkan mampu mengidentifikasi informasi dari laporan percobaan yang dibaca.

Materi ini dikembangkan berdasarkan kompetensi dasar 3.1 Mengidentifikasi informasi dari laporan percobaan yang dibaca dan didengar (percobaan sederhana untuk mendeteksi zat berbahaya pada makanan, adanya vitamin pada makanan, dll).

Untuk mempelajari unit ini, kita dapat membuka buku yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013 yaitu Buku Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas IX. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta : Cetakan Ke-2.2018 (Edisi Revisi) halaman 12-13 dan sumber lainnya.

Teks laporan hasil percobaan bersifat umum atau universal. Teks laporan percobaan merupakan teks yang berisi paparan tentang tujuan, proses, dan hasil percobaan yang menceritakan tentang percobaan yang dilakukan oleh peneliti. Dalam kehidupan sehari-hari kita sering melakukan berbagai percobaan untuk memperoleh pengetahuan baru. Percobaan yang telah kita kerjakan biasanya ditulis dengan menggunakan ragam ilmiah yang tepat.

Tujuan teks laporan hasil percobaan untuk memberikan informasi kepada pembaca tentang hasil percobaan yang telah dibuat. Sebagai pembaca kita memerlukan catatan informasi. Catatan tersebut diantaranya dapat digunakan untuk menjawab informasi yang diperoleh.

Perhatikan kembali model laporan berikut.

Kelelawar merupakan mamalia. Mereka satu-satunya mamalia yang dapat terbang. Ada lebih dari seribu jenis kelelawar seperti kelelawar vampir, kelelawar telinga-panjang, kelelawar ekor-tiga, dan kelelawar buah. Kelelawar tampangnya mirip tikus. Saat terbang bersama mereka seperti tikus terbang. Beberapa kelelawar makan darah, buah, ikan, dan kaktus. Kelelawar dapat mendengar dari jarak satu kilometer. Kelelawar termasuk jenis nokturnal. Kelelawar melihat dengan pupil. Oleh sebab itu, mereka membuka matanya lebar-lebar untuk melihat. Kelelawar memiliki bayi. Kelelawar menyusui anaknya. Selama setahun kelelawar memiliki tiga bayi.

Teks tersebut merupakan laporan tentang kelalawar. Informasi yang disampaikan dalam laporan tersebut di antaranya: species kelalawar, jenis-jenis kelalawar, kemiripan kelalawar dengan tikus, makanan kelalawar, indra kelalawar, dan perkembangbiakan kelalawar.

Perhatikan kembali teks berikut.

Semua kehidupan di Antartika adalah di dalam laut. Di kedalaman laut biru ada jaringan makanan. Pertama, ada kehidupan plankton, phyto plankton, (dua bentuk kehidupan yang sangat kecil, mikroskopik), dan diatom di dasar rantai makanan. Bentuk kehidupan kecil tersebut merupakan bagian dari kelas Produsen Primer. Mereka dimakan oleh konsumen primer yang lebih besar seperti Krill, rebon (udang kecil), dan ikan-ikan kecil. Krill adalah makhluk mirip ikan dengan sepuluh kaki. Rebon mirip udang. Makhluk-makhluk ini memakan makhluk konsumen primer lebih kecil dan dimakan konsumen sekunder. Konsumen sekunder terdiri atas paus (khususnya paus biru) anjing laut, ikan-ikan lebih besar, dan penguin. Paus biru dapat mencapai berat seratus tujuh puluh empat ton dan merupakan paus terbesar yang pernah ada. Semua konsumen sekunder cukup tinggi dalam rantai makanan, tetapi tidak cukup tinggi (bukan predator). Predator puncak di Antartika hanya memiliki satu anggota paus pembunuh, karnivora mesin pembunuh sepanjang 27 kaki. Dengan gigi luar biasa, mereka adalah puncak dari jaring makanan.

〈⇒menu⇐〉〈⇒LKPD⇐

Teks tersebut merupakan laporan tentang rantai makanan di Antartika. Rantai makanan di Antartika adalah produsen primer dimakan oleh konsumen primer, konsumen primer dimakan konsumen sekunder, konsumen primer dan konsumen sekunder dimakan Predator puncak. Betulkah?

Dapatkah kamu menyebutkan contoh-contohnya? Bagaimana kejelasan informasi yang disampaikan kedua teks di atas?

Selamat mengerjakan soal pada LKPD 1.3!

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here