Memperbaiki Kesalahan Penggunaan Kata

0
328

Pada unit sebelumnya kita telah mempelajari beberapa kaidah kebahasaan teks deskripsi. Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) selanjutnya yang harus dicapai adalah menelaah dan memperbaiki kesalahan penggunaan kata, kalimat, ejaan dan tanda baca dari teks deskripsi tentang objek (sekolah, tempat wisata, tempat bersejarah, dan atau suasana pentas seni daerah) yang didengar dan dibaca.

〈⇒Pengantar⇐〉〈⇒Menu⇐〉〈⇒LKPD 1.10⇐〉

Untuk mempelajari unit ini, kita dapat membuka buku yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013 yaitu Buku Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Edisi Revisi Jakarta : Cetakan Ke-4 2017 mulai dari halaman 30 s.d 35.

Pada halaman tersebut disajikan beberapa kegiatan latihan seperti:

Latihan Melengkapi dan Menelaah Teks Deskripsi

Kegiatan latihan melengkapi sudah dilakukan pada Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD 1.9). Tugas itu disusul pada unit ini agar kita membuat dua paragraf hasil telaah terhadap hasil melengkapi teks deskripsi tersebut.

Perhatikan contoh paragraf hasil telaah berikut!

Ditinjau dari struktur dan isinya, teks deskripsi rumah makan Nyampleng tersebut sudah memiliki struktur dan isi yang tlengkap. Pada bagian awal terdapat gambaran umum rumah makan. Berikutnya diikuti deskripsi bagian pada depan, tengah, dan bagian belakang rumah makan tersebut. Ditinjau dari isinya, teks menggambarkan kondisi fisik dan suasana rumah makan secara cukup rinci. Dengan membaca teks tersebut pembaca sudah mendapatkan gambaran tentang kondisi rumah makan Nyampleng.

Ditinjau dari penggunaan bahasanya, teks deskripsi tersebut menggunakan pilihan kata dan kalimat secara bervariasi. Penggunaan majas untuk menggambarkan kondisi kolam ikan sangat tepat. Pilihan kata khusus untuk menggambarkan suasana dan aroma makanan sangat tepat. Teks menggunakan tanda baca dan ejaan yang sedikit kurang cermat. Hal ini ditemukan pada beberapa penggunaan kata depan yang dirangkai dengan kata yang mengikutinya.

Latihan Mencermati Kaidah Penggunaan Kata/Kalimat/dan Tanda Baca/Ejaan

Sebagai wujud cinta terhadap bahasa Indonesia kamu akan berlatih menelaah dan menggunakan kaidah penulisan kata, kalimat, dan tanda baca serta ejaan. Kecermatan menggunakan kaidah sebagai cermin kecintaan kita terhadap bahasa Indonesia dan latihan berdisiplin menggunakan kaidah. Sebagai bekal menelaah, bacalah paparan berikut!

Penggunaan Huruf Kapital, Tanda Koma, Tanda Titik pada Teks

  • Tanda koma (,) dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu peperincian atau pembilangan.
  • Contoh Pantai Senggigi berada di Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
  • Tanda koma dipakai di belakang kata penghubung antarkalimat yang terdapat pada awal kalimat (jadi, dengan demikian)
  • Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama diri atau nama diri geografi jika kata yang mendahuluinya menggambarkan kekhasan budaya ukiran Jepara, sarung Makasar
  • Huruf pertama unsur-unsur nama geografi yang diikuti nama diri geografi (Selat Lombok, Teluk Benggala, Jalan Gajah Mada)

Latihan Mengomentari Penggunaan Tanda Koma

Latihan mengomentari ini meliputi latihan mengomentari penggunaan tanda koma dan mengomentari kesalahan penggunaan bahasa/tanda baca/ejaan yang lainnya.

Contoh:

Kalimat:  Pantai Senggigi berada di Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Komentar: Penggunaan tanda koma benar karena memerinci kecamatan, kabupaten, dan provinsi. Penggunaan huruf kapital tepat karena digunakan pada huruf awal kalimat dan nama geografi. Penggunaan titik tepat karena digunakan di akhir kalimat. Penulisan kata depan dibenar karena dipisah.

Demikian, semoga ada manfaatnya dan terima kasih.

Berita sebelumyaMenyajikan Lisan dan Menulis Teks Deskripsi
Berita berikutnyaMenentukan Kebahasaan Teks Deskripsi