Menelaah Hasil Melengkapi Cerita Fantasi

0
343

Setelah menuntaskan belajar pada unit-unit sebelumnya, pada bagian ini kita akan menelaah  struktur dan kebahasaan teks narasi (cerita fantasi) yang dibaca dan didengar. Kegiatan pertama peserta didik diberi tugas untuk melengkapi paparan yang rumpang. Setelah itu melakukan kegiatan menelaah hasil melengkapi cerita fantasi.

〈⇒Pengantar⇐〉〈⇒Menu⇐〉〈⇒LKPD 2.9⇐〉

Untuk mempelajari unit ini, kita dapat membuka buku yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013 yaitu Buku Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Edisi Revisi Jakarta : Cetakan Ke-4 2017 mulai dari halaman 67 dan halaman 71 s/d 73.

Contoh telaah cerita fantasi yang berjudul Kekuatan Ekor Biru Nagata dari segi bahasa yang digunakan.

Bahasa yang digunakan pada cerita Kekuatan Ekor Biru Nagata banyak menggunakan kata konkret untuk menggambarkan tokoh dan situasi dalam cerita. Contoh penggambaran menyeramkan dari pasukan serigala digambarkan dengan kata konkret dengan pilihan kata yang tepat dipaparkan berikut.

Pasukan siluman serigala mulai menginjak Pulau Tana Modo, susul-menyusul bagai air. Tubuh mereka besar-besar dengan sorot mata tajam. Raut wajah mereka penuh dengan angkara murka dan kesombongan, disertai lolongan panjang saling bersahutan di bawah air hujan. Cerita tersebut juga banyak menggunakan ungkapan dan majas. Ungkapan berjuang hingga titik darah penghabisan untuk membela tanah air tercinta, terukir indah di hati merupakan bukti bahwa cerita ini menggunakan ungkapan dan majas untuk menggambarkan suasana penyerangan.

Catatan: untuk melengkapi cerita fantasi, peserta didik diberikan keterbukaan seluas-luasnya untuk merangkai kalimatnya sendiri.

Demikian, semoga ada manfaatnya.

Berita sebelumyaMemfantasikan Objek
Berita berikutnyaMenentukan Cerita Fantasi dari Segi Penggunaan Bahasa