Perbedaan Teks LHO dan Teks Deskripsi

0
811

Apa yang sudah kita pahami tentang teks laporan hasil observasi (LHO)?  Dapatkah kita menjelaskan perbedaan teks LHO dan teks deskripsi?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut marilah terlebih dahulu perhatikan dan lakukan kegiatan pada link LKPD 4.6.

Untuk mempelajari unit ini, kita dapat membuka buku yang dipersiapkan Pemerintah dalam rangka implementasi Kurikulum 2013 yaitu Buku Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Edisi Revisi Jakarta : Cetakan Ke-4 2017 halaman 142-145.

〈⇒Pengantar⇐〉〈⇒Menu⇐〉〈⇒LKPD 4.6⇐〉

Pada buku tersebut gurumu akan memandu untuk membandingkan teks laporan hasil observasi dan teks deskripsi.

Namun tidak ada salahnya pula untuk sekedar mengingatkan, mari kita perhatikan kembali ciri umum teks laporan hasil observasi dan ciri umum teks deskripsi.

Ciri umum teks LHO (laporan hasil observasi)

  • Isi yang dibahas adalah ilmu tentang suatu objek/ konsep.
  • objek yang dibahas bersifat umum sehingga menjelaskan ciri umum semua yang termasuk kategori/ kelompok itu (judul bersifat umum: Pantai, Museum, Demokrasi).
  • Bertujuan menjelaskan dari sudut pandang ilmu.
  • Objek atau hal dibahas secara sistematis, dirinci bagian-bagiannya, dan objektif.
  • Memerinci objek atau hal secara sistematis dari sudut ilmu (definisi, klasifikasi, jabaran ciri objek).

Ciri teks deskripsi dari segi tujuan dan objek yang dideskripsikan

Ciri Tujuan

  • Tujuan teks deskripsi menggambarkan objek dengan cara memerinci objek secara subjektif atau melukiskan kondisi objek dari sudut pandang penulis Teks deskripsi bertujuan menggambarkan/ melukiskan secara rinci dan penggambaran secara konkret mungkin suatu objek/ suasana/ perasaan sehingga pembaca seakan-akan melihat, mendengar, mengalami apa yang dideskripsikan.

Ciri Objek yang dideskripsikan

  • Objek yang dibicarakan pada teks deskripsi bersifat khusus (objek tertentu yang kemungkinan berbeda dengan objek lain). Objek yang dideskripsikan bersifat pendapat personal. Ciri ini tergambar pada judul berisi objek pada konteks tertentu (Si Bagas Kucingku, Ibuku Kebanggaanku). Hal yang dibicarakan khusus kucing bernama Bagas yang kemungkinan memiliki sifat berbeda dengan kucing-kucing yang lain. Demikian juga Ibu yang dideskripsikan memiliki tanggapan khusus sesuai dengan pendapat penulis tentang ibu yang bisa jadi berbeda dengan ibu pada umumnya)

Ciri Isi

  • Isi teks deskripsi diperinci menjadi perincian bagian-bagian objek
  • Isi teks deskripsi menggambarkan secara konkret (menggambarkan wisata yang indah akan dikonkretkan indahnya seperti apa, menggambarkan ibu yang baik akan dikonkretkan baiknya seperti apa). Dengan demikian, teks deskripsi banyak menggunakan kata khusus (warna dikhususkan pada kata hijau, biru toska, oranye)
  • Isi teks deskripsi bersifat personal dengan kandungan emosi sehingga menggunakan kata-kata dengan emosi kuat (ombak menggempur, kemolekan pantai, ibuku yang tangguh)

Apabila kita bandingkan antara teks yang berjudul Kucing (teks 1) dengan Si Piko, Kucingku (teks 2) kedua teks tersebut memiliki persamaan tetapi juga memiliki perbedaan.

Objek yang dibahas pada teks 1 dan teks 2 sama-sama kucing. Namun teks 1 lebih kepada kucing secara umum sedangkan pada teks 2 yang dibahas kucing khusus yang bernama Piko.

Pada teks 1 banyak penggunaan istilah seperti: popular, mamalia, karnivora, Kucing Felis catus, kucing kampung, galur murni, keturunan campuran, misai, mangsa, predator, mendeteksi, ossicles, mutualistik. Sedangkan pada teks 2 tidak banyak menggunakan istilah.

Pada teks 1 (Kucing) tidak ditemukan penggunaan kata ganti orang, sedangkan pada teks 2 (Si Piko, Kucingku) banyak terdapat penggunaan kata ganti orang seperti –ku dan kami.

Pada teks laporan hasil observasi sebagai bagian dari pemaparan ilmu pengetahuan, laporan hasil observasi menggunakan istilah-istilah bidang ilmu tertentu. Kalimat yang dipaparkan terdiri dari kalimat definisi dan kalimat klasifikasi.

Sedangkan penggunaan bahasa pada teks deskripsi menggunakan kata-kata khusus untuk mengonkretkan, menggunakan kalimat rincian, menggunakan kata sinonim dengan emosi kuat,  menggunakan majas, menggunakan kalimat rincian, menggunakan bahasa sehingga pembaca seolah-olah melihat, mendengar, dan merasakan apa yang dideskripsikan, dan memunculkan kata ganti orang.

Pola penyajian teks laporan hasil observasi dibangun dengan struktur pernyataan umum/klasifikasi umum/definisi umum, deskripsi bagian dan simpulan.

Pola penyajian teks deskripsi sekurang-kurangnya, setiap model teks dibentuk oleh tiga bagian, yaitu: identifikasi, deskripsi bagian, dan simpulan/ kesan.

Demikan, semoga ada manfaatnya.

Berita sebelumyaPrinsip Penggunaan Bahasa pada Teks LHO
Berita berikutnyaHasil Telaah Terhadap Struktur Teks LHO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here