Segala Sesuatu Adalah Mudah Bagi-Nya

Tafsir Al-Qur’an: Surah Luqman ayat 28

0
486

Kajian Tafsir Surah Luqman ayat 28. Allah Subhaanahu wa Ta’aala menyebutkan keagungan kekuasaan dan kesempurnaan-Nya, dan bahwa hal itu sulit dibayangkan oleh akal, tetapi segala sesuatu adalah mudah bagi-Nya. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

  مَا خَلْقُكُمْ وَلا بَعْثُكُمْ إِلا كَنَفْسٍ وَاحِدَةٍ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ بَصِيرٌ (٢٨)

Menciptakan dan membangkitkan kamu (bagi Allah) hanyalah seperti (menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa saja (mudah). Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha melihat. (Q.S. Luqman : 28)

.

Tafsir Ibnu Abbas

Mā khalqukum (tiadalah penciptaan kalian) bagi Allah Ta‘ala manakala Dia menciptakan kalian.

Wa lā ba‘tsukum (dan pembangkitan kalian itu) manakala Dia membangkitkan kalian.

Illā ka nafsiw wāhidatin (melainkan seperti [menciptakan dan membangkitkan] satu jiwa saja), yakni sama dengan satu jiwa.

Innallāha samī‘un (sesungguhnya Allah Maha mendengar) ucapan kalian, “Bagaimana Dia membangkitkan kita?”

Bashīr (lagi Maha melihat) apa yang diambil bumi dari kalian.


BACA JUGA Kajian Tafsir Juz Ke-21 untuk ayat lainnya

Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur’an

  1. [38]Menciptakan dan membangkitkan kamu (bagi Allah) hanyalah seperti (menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa saja (mudah)[39]. Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha melihat.

[38] Selanjutnya Allah Subhaanahu wa Ta’aala menyebutkan keagungan kekuasaan dan kesempurnaan-Nya, dan bahwa hal itu sulit dibayangkan oleh akal, tetapi segala sesuatu adalah mudah bagi-Nya.

[39] Karena cukup dengan kata, “Kun” (jadilah), maka jadilah ia. Hal ini merupakan sesuatu yang mengherankan akal, karena Dia mencipta semua makhluk meskipun banyak, dan membangkitkan setelah mati setelah terpisah-pisah dalam satu kejapan mata saja, seperti Dia menciptakan satu jiwa saja. Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk menganggap mustahil kebangkitan dan pembalasan terhadap amal, pengingkaran terhadapnya hanyalah disebabkan kebodohannya terhadap keagungan Allah Subhaanahu wa Ta’aala.

.

Tafsir Jalalain

  1. (Tidaklah Allah menciptakan dan membangkitkan kalian dari dalam kubur itu melainkan hanya seperti menciptakan dan membangkitkan satu jiwa saja) artinya sebagaimana menciptakan dan membangkitkan satu jiwa, karena kesemuanya itu akan ada hanya dengan kalimat kun fayakuun. (Sesungguhnya Allah Maha mendengar) mendengar semua apa yang dapat didengar (lagi Maha melihat) mengetahui semua apa yang dapat dilihat, dan tiada sesuatu pun yang menyibukkan-Nya dari yang lain.

.

Tafsir Ibnu Katsir

Adapun firman Allah Swt.:

Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui. (Luqman: 28)

Sebagaimana Dia Maha mendengar semua ucapan mereka, juga Maha mengetahui semua perbuatan mereka; semuanya itu bagi Allah sama saja dengan mendengar dan melihat satu jiwa. Begitu pula kekuasaan Allah atas mereka, sama halnya dengan kekuasaan Allah atas satu jiwa, yakni mudah sekali hal itu bagi-Nya. Karena itulah maka disebutkan oleh firman-Nya:

مَا خَلْقُكُمْ وَلا بَعْثُكُمْ إِلا كَنَفْسٍ وَاحِدَةٍ

Tidaklah Allah menciptakan dan membangkitkan kamu (dari dalam kubur) itu melainkan hanyalah seperti (menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa saja. (Luqman: 28), hingga akhir ayat.

Wallahu a’lam dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

 

Berita sebelumyaAllah Menundukkan Matahari dan Bulan, Keduanya Berjalan Secara Teratur
Berita berikutnyaKalimat-Nya Tidak Terhingga