Islam Mengatasi Sifat-sifat Buruk pada Manusia

Tafsir Al-Qur’an: Surah Al-Ma'arij Ayat 19-21

0
689

Kajian Tafsir:  Surah Al-Ma’arij Ayat 19-21. Tabiat manusia yang tidak dilengkapi iman dan pendidikan, dan bahwa ajaran Islam mengatasi sifat-sifat buruk pada manusia.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

إِنَّ الْإِنسَانَ خُلِقَ هَلُوعاً -١٩- إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعاً -٢٠- وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعاً -٢١

Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah; dan apabila ia mendapat kebaikan, ia amat kikir. (Q.S. Al-Ma’arij : 19-21)

.

Tafsir Ibnu Abbas

Innal iηsāna (sesungguhnya manusia) yang kafir.

Khuliqa halū‘ā (diciptakan berkeluh kesah lagi kikir), yakni gelisah, bakhil, tamak, dan pelit.

Idzā massahusy syarru (bila ditimpa kesusahan), yakni ditimpa kefakiran dan kesulitan.

Jazū‘ā (ia berkeluh kesah), yakni berputus asa dan tidak bersabar.

Wa idzā massahul khairu (dan bila mendapat kebaikan), yakni kekayaan dan kelapangan.

Manū‘ā (ia amat kikir), yakni menahan hak Allah Ta‘ala yang ada di dalam kekayaannya dan enggan bersyukur.


Di sini Link untuk Tafsir Al-Qur’an Juz Ke-29


Hidayatul Insan bi tafsiril Qur’an

  1. Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh[1].

[1] Inilah sifat yang menjadi tabiat asli manusia, yaitu haluu’ (suka mengeluh), dan diterangkan secara lebih lanjut tentang sifat haluu’ ini di ayat selanjutnya.

  1. Apabila dia ditimpa kesusahan dia berkeluh kesah[2],

[2] Ia berkeluh kesah ketika mendapatkan musibah seperti kemiskinan, sakit, hilangnya yang dicintai baik harta, istri maupun anak dan tidak menyikapinya dengan sikap sabar dan ridha kepada taqdir Allah.

  1. dan apabila mendapat kebaikan (harta) dia jadi kikir[3],

[3] Dia tidak menginfakkan harta yang Allah berikan kepadanya dan tidak bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat-Nya; dia berkeluh kesah ketika mendapatkan kesusahan dan menjadi kikir ketika mendapatkan kesenangan.

.

Tafsir Jalalain

  1. (Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh-kesah) lafal haluu`an merupakan hal atau kata keterangan keadaan dari lafal yang tidak disebutkan, dan sekaligus sebagai penafsirnya.
  2. (Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah) atau sewaktu ia ditimpa keburukan berkeluh kesah.
  3. (Dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir) sewaktu ia mendapat harta benda ia kikir, tidak mau menunaikan hak Allah yang ada pada hartanya itu.

.

Tafsir Ibnu Katsir

Allah Swt. menceritakan perihal manusia dan watak-watak buruk yang telah menjadi pembawaannya.

Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah. (Al-Ma’arij: 19)

Yang hal ini ditafsirkan oleh firman selanjutnya:

Apabila ia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah. (Al-Ma’arij: 20)

Yakni apabila tertimpa kesusahan, ia kaget dan berkeluh kesah serta hatinya seakan-akan copot karena ketakutan yang sangat, dan putus asa dari mendapat kebaikan sesudah musibah yang menimpanya.

dan apabila ia mendapat kebaikan, ia amat kikir. (Al-Ma’arij: 21)

Yaitu apabila ia mendapat nikmat dari Allah Swt., berbaliklah ia menjadi orang yang kikir terhadap orang lain, dan tidak mau menunaikan hak Allah yang ada padanya.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Abdur Rahman, telah menceritakan kepada kami Musa ibnu Ali ibnu Rabah, bahwa ia pernah mendengar ayahnya menceritakan hadis berikut dari Abdul Aziz ibnu Marwan ibnul Hakam yang mengatakan bahwa ia pernah mendengar Abu Hurairah r.a. berkata bahwa Rasulullah ﷺ telah bersabda:

شَرُّ مَا فِي رَجُلٍ شُحٌ هَالِعٌ، وَجُبْنٌ خَالِعٌ

Sifat terburuk yang ada pada diri seorang lelaki ialah kikir yang keterlaluan dan sifat pengecut yang parah.

Imam Abu Daud meriwayatkannya dari Abdullah ibnul Jarah, dari Abu Abdur Rahman Al-Muqri dengan sanad yang sama, dan ia tidak mempunyai hadis dari Abdul Aziz selain dari hadits ini.

Hanya Allah Yang Maha mengetahui dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

 

Berita sebelumyaSifat Orang-orang Mukmin dan Balasannya
Berita berikutnyaTafsir Al-Qur’an Juz ke-27

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here