Panduan Penilaian Hasil Pembelajaran

0
2318

Panduan Penilaian Hasil Pembelajaran berikut digunakan sebagai pelengkap RPP sekaligus merupakan pedoman pelaksanaan penilaian Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VIII Bab 9: Menemukan Informasi dari Buku Fiksi dan Nonfiksi.

Dikutif dari Buku Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VIII  Edisi Revisi 2017 yang bersumber: Agus Trianto, 2008, Panduan Pembelajaran PASTI BISA, Bengkulu: FKIP-UNIB)

FORMAT PENILAIAN PENYAJIAN LISAN

Nama    :

Kelas    :

Tanggal :

Sebagai Pembicara

Aspek Rincian Aspek A B C D
Topik

 

Topik bervariasi
Memilih topik yang diminati kelas
Pengalaman sendiri
Topik umum
Organisasi Mengantar topik dan pernyataan dan tujuan
Memberikan informasi latar belakang
Ada pendahuluan, isi utama, dan kesimpulan dalam laporan formal
Mengembangkan rincian
Mempertahankan topik
Melengkapi topik dengan komentar reflektif atau pernyataan kesimpulan
Bahasa

 

Berbicara lancar tanpa kesalahan waktu memulai
Menggunakan kata hubung (dan, kemudian, sebab, berikutnya, dll.)
Menggunakan kata hubung yang lebih kompleks (jika, namun, ketika, jadi, mengapa, oleh karena itu)
Menggunakan kosakata khusus
Menjelaskan istilah yang kurang dikenal kepada pendengar
Kalimat runtut
Sikap/ Nonbahasa Lafal  dan intonasi digunakan secara tepat
Memperhatikan pandangan mata
Memperhatikan kecepatan berbicara
Menanggapi pendengar, misalnya menjawab pertanyaan, menjelaskan
Sesuai dengan waktu yang ditentukan
Gerak dan mimik sesuai
Menggunakan alat bantu

Skala Penilaian (Skor) :

ASPEK

A

Sangat baik (x5)

B

Baik (x4)

C

Cukup (x3)

D

Kurang (x2)

Topik

8

4

2

1

Organisasi

30

24

18

6

Bahasa

48

36

18

6

Sikap/Nonbahasa

14

7

4

2

Total

100

75

44

15

Catatan: Jika diberi bobot (x5), (x4), dan seterusnya.

Nama :

Kelas :

Tanggal :

Sebagai Pendengar

Aspek

Perilaku

Sering

Tidak pernah

Kadang-kadang

Perilaku

mendengarkan

dan sosial

Mendengar penuh perhatian
Memandang pendengar saat

berbicara

Memberi komentar yang sesuai
Mengajukan dan menjawab pertanyaan sebagai bukti telah mendengarkan
Mengajukan pertanyaan

 

Bertanya untuk meminta penjelasan
Bertanya untuk meminta konfirmasi
Bertanya untuk mengharapkan informasi lanjutan
Menggunakan bentuk pertanyaan:
Kapan
Siapa
Di mana
Apa
Mengapa
Bagaimana
Lainnya:…………

KINERJA INDIVIDU DALAM DISKUSI ATAU KERJA KELOMPOK

Nama    :

Kelas    :

Tanggal :

Guru memberi tanda √ pada kotak yang sesuai dengan perilaku siswa:

☐ mengerjakan tugas sendiri-sendiri

atau

☐ mengerjakan tugas secara kooperatif
☐ lebih banyak diam dalam setiap tahapan tugas ☐ aktif berbicara selama mengerjakan tugas
☐ interaksi terlihat dominan atau pasif

 

☐ partisipasi setara secara relatif dengan mitra dalam kelompok
☐ melontarkan instruksi atau pendapat tanpa meminta persetujuan kelompok ☐ negosiasi dengan kelompok atau mitra; mencari konsensus/kesepakatan
☐ mengabaikan kerja mitra atau berkomentar secara negatif ☐ menghargai upaya mitra; berkomentar secara positif
☐ tugas tidak direncanakan

 

☐ membuat rencana pembagian tugas; mendiskusikan gagasan dengan mitra
☐ tidak ada pemantauan akan tugas

 

☐ ada pemantauan tugas, seperti: memberi umpan balik, mengajukan tantangan, menjelaskan, terlibat dalam pemecahan masalah
☐ berbicara hanya yang terkait dengan tugas seketika ☐ memberikan komentar evaluatif atau refleksi; mengaitkan dengan pengalaman atau tugas diskusi yang pernah dilakukan

PORTOFOLIO MEMBACA

Nama:

Kelas:

Tgl.

 

Judul Buku/Artikel/ Lainnya

Sumber

 

Kesimpulan/Komentar

 

Laporan Bacaan dilaporkan tanggal:

 

 

 

 

 

KONTRAK MEMBACA

Nama ………………………………………………………… Kelas …………………………

Saya ……..(nama)…………………….. setuju membaca jenis bacaan berikut selesai pada tanggal …….. dan menyampaikan laporan bacaan ……. dari jenis bacaan ini.

DONGENG √                      BUKU FAKTUAL √         KOMIK √

C E R P E N                       MAJALAH √                    KORAN                            BIOGRAFI                          KUMPULAN PUISI           NOVEL                              DRAMA

Lainnya: …………………………………………………………………………………………………

Tanda tangan siswa ………………………………………………………………………………….

Tanda tangan guru  ………………………………………………………………………………….

Tanggal: …………………………………………………………………………………………………

 

Kriteria Penilaian Kemampuan Menulis Penskoran Analitik

ISI

Deskriptor   isi   adalah   keterpahaman   tentang   subjek,   fakta/data/rincian   pendukung,   pengembangan   gagasan/pikiran/tesis   yang   cermat,   sesuai   dengan  topik  karangan.  Kriteria  penskoran  dan  penjabaran  deskriptor  sebagai berikut.

30-27

 

Sangat Baik

 

Terpahami, banyak fakta pendukung, pengembangan tesis/pikiran/gagasan yang cermat, sesuai dengan topik karangan.

26-22

 

Baik Banyak mengetahui subjek, pengembangan memadai, pengembangan gagasan terbatas, pada umumnya sesuai dengan topik tetapi kurang rinci.

21-17

 

Sedang

 

Pengetahuan mengenai subjek terbatas, sedikit data pendukung, pengembangan topik kurang memadai.

16-13

 

Kurang

 

Tidak menunjukkan pengetahuan tentang subjek (topik), tidak ada data pendukung, tidak berkaitan, tidak cukup untuk dievaluasi.

ORGANISASI

Deskriptor organisasi adalah kelancaran pengungkapan, ide dibatasi dan didukung secara jelas, ringkas, susunannya baik, urutan logis, dan padu (kohesif). Kriteria penskoran dan penjabaran deskriptor sebagai berikut.

20-18

 

Sangat Baik

 

Pengungkapan lancar, ide dibatasi dan didukung secara jelas, ringkas, tersusun baik, urutan logis, dan padu.

17-14

 

Baik

 

Terkadang berombak, susunan longgar tetapi ide dasar tetap menonjol, pendukung terbatas, logis tetapi urutannya tidak sempurna

13-10

 

Sedang

 

Tidak lancar, gagasan membingungkan atau tidak berhubungan, kurang urutan dan pengembangan logis.

9-7

 

Kurang

 

Tidak mengkomunikasikan apa-apa, tanpa organisasi, atau tidak cukup untuk dievaluasi

KOSA KATA

Deskriptor kosa kata adalah keakuratan, pemilihan dan penggunaan kata/idiom secara efektif, penguasaan bentuk kata, laras bahasa yang sesuai. Kriteria penskoran dan penjabaran deskriptor sebagai berikut.

20-18

 

Sangat Baik

 

Akurat, penggunaan dan pemilihan kata/idiom efektif, menggunakan jenis kata yang tepat, penggunaan laras bahasa yang sesuai.

17-14

 

Baik Cukup memadai, terkadang penggunaan atau pemilihan kata bentuk kata/idiom keliru tetapi tidak mengaburkan arti.

13-10

 

Sedang

 

Penggunaan atau pemilihan bentuk kata/idiom sering keliru, artinya membingungkan atau kabur.

9-7

 

Kurang

 

Mirip terjemahan kaku, hanya sedikit sekali mengetahui kosakata/bentuk kata/idiom, tidak cukup untuk dievaluasi.

PENGGUNAAN BAHASA

Deskriptor penggunaan bahasa adalah bangun kalimat kompleks yang efektif, penggunaan unsur-unsur kalimat, jenis kalimat, kata bilangan, urutan/fungsi kata. Kriteria penskoran dan penjabaran deskriptor sebagai berikut.

25-22

 

Sangat Baik

 

Konstruksi kalimat kompleks yang efektif; sedikit kesalahan tentang unsur kalimat, jenis kalimat, kata bilangan, urutan/fungsi kata, artikel, kata ganti, kata depan.
21-18

 

Baik

 

Efektif tetapi konstruksi kalimat sederhana, sedikit masalah dalam konstruksi kompleks, beberapa kekeliruan dalam hal: unsur kalimat, jenis kalimat, kata bilangan, urutan/fungsi kata, artikel, kata ganti, kata depan tetapi arti jarang kabur
10-11

 

Sedang

 

Banyak masalah dalam konstruksi sederhana/kompleks, kerap keliru pada bentuk negatif, kesesuaian jenis kalimat, kata bilangan,urutan/ fungsi kata, dan jenis kata yang lain; makna membingungkan dan tidak jelas.
10-5

 

Kurang

 

Tidak menguasai kaidah konstruksi kalimat, kalimat banyak yang salah, tidak mengkomunikasikan apa-apa, dan tidak cukup untuk dievaluasi.

MEKANIK

Deskriptor mekanik adalah ejaan, pungtuasi, paragraf, dan tulisan tangan. Kriteria penskoran dan penjabaran deskriptor sebagai berikut:

5 Sangat Baik Menunjukkan penguasaan EBI dan paragraf
4 Baik Terkadang keliru dalam menerapkan EBI namun arti 3tidak kabur
3 Sedang Kerap keliru dalam menerapkan EBI dan paragraf, tulisan tangan jelek, arti membingungkan dan kabur
2 Kurang

 

Tidak menguasai EBI dan paragraf, tulisan tangan tidak terbaca, tidak cukup untuk dievaluasi

Pembobotan

Jacobs  dkk.  (1981)  memberikan  bobot  pada  setiap  kompetensi  dasar  sesuai  dengan  tingkat  kesukaran  masing-masing  kompetensi  dasar.  Itu  berarti nilai yang diperoleh merupakan nilai akhir atau jenjang ketuntasan (mastery level), jenjangnya adalah sebagai berikut.

%

 

Organisasi

 

Isi

Kosakata

Penggunaan Bahasa

Mekanik

 

Total

 

100

20

30

20

25

5

100

90

18

27

18

22

5

90

75

15

24

15

19

4

77

50

11

19

11

14

3

58

25

8

14

8

7

2

39

Format Kertas/lembar Tugas Menulis

Nama:                                               Kelas: Tanggal:
Letak Karangan Siswa

 

 

 

 

 

 

Tempat komentar teman (peer review)

 

Catatan Guru:

 

Contoh Catatan Portofolio Menulis

(Catatan Guru)

Nama      :     Haris Hawali Hakim

Kelas      :     8

Tanggal

Tahap Penulisan

Topik/Jenis

Komentar

3/5

 

Buram pertama

 

Ke Borobudur/ laporan Tulis peristiwa secara kronologis. Bicarakan lebih kanjut soal penggunaan kata ganti.

17/5

 

Buram pertama

 

Bermain “Gala Asin”/ petunjuk Mampu menulis instruksi dengan jelas. Perlu ditambahkan subjudul untuk setiap bagian.

 

BACA JUGA : Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 8 Semester 1

Contoh Catatan Portofolio Menulis

(Catatan Siswa)

Nama:     Haris Hawali Hakim

Judul

Bentuk

Buram

Selesai

Tanggal

Ke Borobudur Faktual/ Laporan

3/5

Mona dan Kevin Puisi

10/5

Bermain “Gala Asin” Petunjuk

17/5

Rajin Menabung Poster

7/6

 

 

Berita sebelumyaRPP B. Indonesia Kelas 7 K13 Revisi 2017 (4.D.1)
Berita berikutnyaMenceritakan Isi Buku dengan Jujur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here