Silabus Prakarya Kelas IX K13 Revisi 2016

0
6591

Model Silabus Prakarya Kelas IX K13 Revisi 2016 ini dikutif dari Model Silabus Mata Pelajaran Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) Mata Pelajaran Prakarya yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2016.

Mata pelajaran Prakarya terdiri atas empat aspek yaitu kerajinan, rekayasa, budidaya dan pengolahan yang diarahkan pada pengembangan keterampilan dilakukan pada tingkat manipulasi (modifikasi) yang diarahkan untuk menghasilkan produk yang bersifat multi desain baik dari jenis bahan dasar maupun bentuk produknya. Pembuatan produk mengacu pada penerapan teknologi dasar, kerangka analisa sistem meliputi: input, proses, output melalui prinsip Pikir, Gambar, Buat, Uji (PGBU) untuk pemenuhan produk family/home skill dan life skill dengan berbasis pada potensi kearifan lokal.

Pembentukan nilai-nilai kewirausahaan dengan mengembangkan sikap, pengetahuan, keterampilan. Pembentukan nilai dilakukan melalui penyelarasan antara kemampuan dan minat dengan motif berwirausaha yang bertujuan melatih koordinasi otak dengan keterampilan teknis.

Untuk Mata Pelajaran Prakarya, satuan pendidikan wajib menyelenggarakan minimal 2 (dua) aspek dari 4 (empat) aspek yang disediakan. Pengorganisasian pelaksanaan pilihan dua aspek Prakarya tersebut tergantung pada aspek yang dipilih/disediakan oleh satuan pendidikan. Ada beberapa alternatif pengorganisasian pelaksanaan antara lain dengan cara setiap semester mengikuti satu aspek yang berbeda, atau mengikuti dua aspek berbeda secara bersamaan dalam satu tahun dengan cara pengaturan yang baik (misalnya aspek kerajinan dan aspek budidaya, saat menunggu tumbuhnya tanaman maka guru dapat melaksanakan pembelajaran aspek kerajinan, sehingga alokasi waktu mata pelajaran prakarya dapat termanfaatkan secara baik).

Kegiatan Pembelajaran pada silabus ini hanya merupakan model. Guru dapat memperkaya dan menyesuaikan dengan sumber daya yang ada, karakteristik dan kekhasan daerah/sekolah sesuai dengan potensi siswa serta kebutuhan daerah. Kebutuhan daerah adalah segala sesuatu yang diperlukan oleh masyarakat di suatu daerah, khususnya untuk kelangsungan hidup dan peningkatan taraf kehidupan masyarakat yang disesuaikan dengan arah perkembangan daerah serta potensi daerah.

 

SILABUS

Mata Pelajaran            : Prakarya

Kelas                           : IX (Sembilan)

Aspek                          : Kerajinan

Alokasi waktu             : 2 jam pembelajaran/minggu

Kompetensi Dasar

Materi Pokok dan Materi Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Penilaian

Siswa mampu:

3.1 memahami pengetahuan tentang jenis, sifat, karakter, dan teknik pengolahan bahan kayu, (misalnya ranting, papan dan balok), bambu, dan rotan

4.1 memilih jenis bahan dan teknik pengolahan bahan kayu (misalnya ranting, papan, dan balok), bambu, atau rotan yang sesuai dengan potensi daerah setempat

 Prinsip kerajinan bahan keras alam (kayu, bambu dan rotan)

 Jenis dan sifat kerajinan bahan keras alam (kayu, bamboo dan rotan)

 Karakteristik kerajinan bahan keras alam (kayu, bambu dan rotan)

 Teknik pengolahan kerajinan bahan keras alam (kayu, bamboo dan rotan)

 menonton video/ mengamati gambar dan membaca wacana tentang jenis, sifat, karakteristik kerajinan bahan keras alam (kayu, bambu dan rotan)

 membuat pertanyaan tentang jenis, sifat, karakter serta teknik pengolahan kerajinan bahan keras alam (kayu, bambu dan rotan) yang tidak dipahami

 memilih dan menentukan jenis bahan dan teknik pengolahan kerajinan bahan keras alam

 mengomunikasikan hasil pemilihan bahan dan teknik pengolahan kerajinan bahan keras alam (kayu, bambu dan rotan)

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

Siswa mampu:

3.2 menganalisis prinsip perancangan, pembuatan, dan penyajian produk kerajinan dari bahan kayu, bambu, dan atau rotan yang kreatif dan inovatif

4.2 merancang, membuat, dan menyajikan produk kerajinan dari bahan kayu, bambu, dan atau rotan yang kreatif dan inovatif sesuai dengan potensi daerah setempat

Prinsip perancangan karya kerajinan bahan keras alam (kayu, bambu dan rotan)

 Pemilihan bahan, alat dan teknik pembuatan karya kerajinan bahan keras alam (kayu, bambu dan rotan)

 Proses pembuatan karya kerajinan bahan keras alam (kayu, bambu dan rotan)sesuai rancangan

 Teknik penyajian dan kemasan karya kerajinan bahan keras alam (kayu, bamboo dan rotan)

 mengamati melalui berbagai sumber tentang jenis alat, teknik dan langkah pembuatan kerajinan bahan keras alam (kayu, bambu dan rotan)

 membuat pertanyaan tentang cara merancang dan pembuatan produk kerajinan bahan keras alam (kayu, bambu dan rotan)

 membuat rancangan kebutuhan alat dan bahan serta teknik pembuatan kerajinan bahan keras alam (kayu, bambu dan rotan)

 membuat produk kerajinan bahan keras alam (kayu, bambu dan rotan) serta menyajikan dan mengemas

 mengevaluasi dan melaporkan proses dan hasil pembuatan produk kerajinan kerajinan bahan keras alam (kayu, bambu dan rotan)

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

Siswa mampu:

3.3 memahami pengetahuan tentang jenis, sifat, karakter, dan teknik pengolahan bahan logam, batu, dan atau plastik

4.3 memilih jenis bahan dan teknik pengolahan bahan logam, batu, dan atau plastik yang sesuai dengan potensi daerah setempat

 Prinsip kerajinan bahan modifikasi (logam, batu dan plastik)

 Jenis dan sifat kerajinan bahan modifikasi (logam, batu dan plastik)

 Karakteristik kerajinan bahan modifikasi (logam, batu dan plastik)

 Teknik pengolahan kerajinan bahan modifikasi (logam, batu dan plastik)

 menonton video/mengamati gambar dan membaca wacana tentang jenis, sifat, karakteristik kerajinan bahan modifikasi (logam, batu dan plastik)

 membuat pertanyaan tentang jenis, sifat, karakter serta teknik pengolahan kerajinan bahan modifikasi (logam, batu dan plastik) yang tidak di pahami

 memilih dan menentukan jenis bahan dan teknik pengolahan kerajinan bahan modifikasi (logam, batu dan plastik)

 mengomunikasikan hasil pemilihan bahan dan teknik pengolahan kerajinan bahan modifikasi (logam, batu dan plastik)

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

Siswa mampu:

3.4 menganalisis prinsip perancangan, pembuatan, dan penyajian produk kerajinan dari bahan logam, batu, dan atau plastic yang kreatif dan inovatif

4.4 merancang, membuat, dan menyajikan produk kerajinan dari bahan logam, batu, dan atau plastik yang kreatif dan inovatif sesuai dengan potensi daerah setempat

Prinsip perancangan karya kerajinan bahan modifikasi (logam, batu dan plastik)

 Pemilihan bahan, alat dan teknik pembuatan karya kerajinan bahan modifikasi (logam, batu dan plastik)

 Proses pembuatan karya kerajinan bahan modifikasi (logam, batu dan plastik) sesuai rancangan

 Teknik penyajian dan kemasan karya kerajinan bahan modifikasi (logam, batu dan plastik)

 mengamati melalui berbagai sumber tentang jenis alat, teknik dan langkah pembuatan kerajinan bahan modifikasi (logam, batu dan plastik)

 membuat pertanyaan tentang cara merancang dan pembuatan produk kerajinan bahan modifikasi (logam, batu dan plastik)

 membuat rancangan kebutuhan alat dan bahan serta teknik pembuatan kerajinan bahan modifikasi (logam, batu dan plastik)

 membuat produk kerajinan bahan modifikasi (logam, batu dan plastik), serta menyajikan dan mengemas

 mengevaluasi dan melaporkan proses dan hasil pembuatan produk kerajinan bahan modifikasi (logam, batu dan plastik)

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

 

Aspek                         : Rekayasa

Alokasi waktu              : 2 jam pembelajaran/minggu

Kompetensi Dasar

Materi Pokok dan Materi Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Penilaian

Siswa mampu:

3.1 menganalisis prinsip kelistrikan dan sistem instalasi listrik rumah tangga

4.1 membuat desain konstruksi instalasi listrik rumah tangga

 Sistem transmisi energi listrik

 Prinsip kelistrikan

 Peralatan dan komponen instalasi listrik rumah tangga

 Perancangan instalasilistrik rumah tangga

 Pembuatan diagram kerja rangkaian instalasi listrik rumah tangga

 mengamati sistem transmisi energi listrik, prinsip kelistrikan, peralatan dan komponen instalasi listrik rumah tangga, dan perancangan instalasi listrik rumah tangga untuk memperoleh informasi

 membuat pertanyaan tentang materi pembelajaran yang tidak dipahami oleh siswa untuk mendapatkan informasi

 membuat diagram kerja rangkaian instalasi listrik rumah tangga berdasarkan hasil gagasan atau ide kreatif dengan prinsip Pikir, Gambar, Buat, Uji (PGBU) dengan jujur dan teliti

 membuat simpulan dan laporan hasil pembuatan diagram kerja instalasi listrik rumah tangga dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto, gambar, dan lain-lain dengan jujur dan teliti

 mempresentasikan hasil pembuatan diagram kerja rangkaian instalasi listrik rumah tangga berdasarkan hasil gagasan atau ide kreatif dengan prinsip Pikir, Gambar, Buat, Uji (PGBU) dengan jujur

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

Siswa mampu:

3.2 menganalisis instalasi listrik rumah tangga

4.2 membuat instalasi listrik rumah tangga

 Bagian-bagian komponen instalasi listrik rumah tangga

 Tata letak komponen instalasi listrik rumah tangga

 Pembuatan gambar pengawatan instalasi listrik sederhana

 Pemasangan instalasi listrik rumah tangga

 mengamati bagian-bagian komponen instalasi listrik rumah tangga, tata letak komponen instalasi listrik rumah tangga, dan gambar pengawatan instalasi listrik rumah tangga untuk memperoleh informasi

 membuat pertanyaan tentang materi pembelajaran yang tidak dipahami oleh siswa untuk mendapatkan informasi

 membuat gambar dan memasang instalasi listrik rumah tangga berdasarkan hasil gagasan atau ide kreatif dengan prinsip Pikir, Gambar, Buat, Uji (PGBU) dengan jujur dan teliti

 membuat simpulan dan laporan hasil pemasangan instalasi listrik rumah tangga dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto, gambar, dan lain-lain dengan jujur dan teliti

 mempresentasikan hasil pemasangan instalasi listrik rumah tangga berdasarkan hasil gagasan atau ide kreatif dengan prinsip Pikir, Gambar, Buat, Uji (PGBU) dengan jujur

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

Siswa mampu:

3.3 menganalisis dasardasar system elektronika analog, elektronika digital, dan system pengendali

4.3 memanipulasi sistem pengendali

 Dasar elektronika analog

 Dasar elektronika digital

 Dasar pengendali

 Analisa system pengendali

 mengamati dasar elektronika analog, dasar elektronika digital, dan dasar pengendali untuk memperoleh informasi

 membuat pertanyaan tentang materi pembelajaran yang tidak dipahami oleh siswa untuk mendapatkan informasi

 melakukan eksperimen terhadap rangkaian pengendali (kontrol) berdasarkan kerangka analisa sistem meliputi: input, proses, dan output secara jujur dan teliti

 menyimpulkan dan membuat laporan hasil eksperimen analisa sistem (input, proses, dan output) tentang rangkaian pengendali dikaitkan terhadap materi, energi, dan informasi dengan jujur dan teliti

 mempresentasikan laporan hasil eksperimen analisa sistem (input, proses, dan output) tentang rangkaian pengendali dikaitkan terhadap materi, energi, dan informasi secara singkat dan jujur dengan bahasa yang baik

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

Siswa mampu:

3.4 menganalisis penerapan sIstem pengendali elektronik

4.4 membuat alat pengendali elektronik

 Sistem pengendali sederhana

 Sistem pengendali elektronik

 Pembuatan alat pengendali elektronik

 memahami sistem kendali sederhana dan pengendali elektronik

 membuat pertanyaan tentang materi pembelajaran yang tidak dipahami oleh siswa untuk mendapatkan informasi

 membuat rancangan kebutuhan alat dan bahan pembuatan alat pengendali elektronik

 membuat alat pengendali elektronik berdasarkan hasil gagasan atau ide kreatif dengan prinsip Pikir, Gambar, Buat, Uji (PGBU) dengan jujur dan teliti.

 mengevaluasi dan membuat laporan hasil pembuatan alat pengendali elektronik dalam berbagai bentuk seperti tulisan, foto, gambar, dan lain-lain dengan jujur dan teliti

 mempresentasikan hasil pembuatan alat pengendali elektronik berdasarkan hasil gagasan atau ide kreatif dengan prinsip Pikir, Gambar, Buat, Uji (PGBU) dengan jujur

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

Aspek                         : Budidaya

Alokasi waktu              : 2 jam pembelajaran/minggu

Kompetensi Dasar

Materi Pokok dan Materi Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Penilaian

Siswa mampu:

3.1 memahami komoditas ikan konsumsi yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan wilayah setempat

4.1 menentukan komoditas ikan konsumsi yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan wilayah setempat

 Pengertian ikan konsumsi

 Komoditas atau jenis dan karakteristik ikan konsumsi

 membaca dan menyimak kajian literatur/video tentang pengetahuan komoditas ikan konsumsi

 membuat pertanyaan tentang berbagai jenis komoditas ikan konsumsi sesuai dengan wilayah setempat dan peluang yang dapat dikembangkan

 merumuskan dan menentukan komoditas ikan konsumsi yang dapat dikembangkan di wilayah setempat

 mengomunikasikan hasil penyajian laporan kegiatan diskusi kelompok jenis komoditas ikan konsumsi yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan wilayah setempat

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

Siswa mampu:

3.2 memahami sarana dan peralatan untuk budidaya ikan konsumsi

4.2 menyiapkan sarana dan peralatan untuk budidaya ikan konsumsi

 Pengertian wadah budidaya ikan

 Jenis wadah budidaya ikan konsumsi

 Sarana dan peralatan budidaya (pembesaran) ikan konsumsi

 Persiapan wadah budidaya ikan konsumsi

 membaca dan menyimak dari kajian literatur/video tentang pengetahuan kebutuhan dan karakteristik sarana dan prasarana budidaya ikan konsumsi di daerah setempat

 membuat pertanyaan tentang sarana dan peralatan yang dibutuhkan untuk budidaya ikan konsumsi

 mengidentifikasi sarana dan peralatan budidaya ikan konsumsi daerah setempat

 membuat rancangan dalam bentuk gambar/tertulis kegiatan persiapan wadah dan peralatan budidaya ikan konsumsi.

 melakukan ekperimen pembuatan wadah untuk budidaya ikan konsumsi dengan skala kecil

 mengevaluasi dan melaporkan kegiatan praktik persiapan wadah budidaya ikan konsumsi berdasarkan hasil praktik

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

Siswa mampu:

3.3 memahami tahapan budidaya (pembesaran) ikan konsumsi

4.3 mempraktikkan budidaya (pembesaran) ikan konsumsi

 Pengertian tahapan budidaya ikan konsumsi

 Pembuatan wadah budidaya ikan konsumsi

 Pemeliharaan ikan konsumsi di wilayah setempat dan lainnya

 Proses budidaya pembesaran ikan konsumsi

 membaca dan menyimak kajian literatur/video tentang tahapan budidaya ikan konsumsi

 membuat pertanyaan tentang tahapan budidaya komoditas ikan konsumsi yang ada di wilayah setempat

 melakukan budidaya ikan konsumsi sesuai dengan tahapan budidaya

 melakukan pemeliharaan ikan konsumsi untuk pembudidayaan

 mengevaluasi dan melaporkan kegiatan praktik budidaya ikan konsumsi

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

Siswa mampu:

3.4 memahami komoditas ikan hias yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan wilayah setempat

4.4 menentukan komoditas ikan hias yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan wilayah setempat

 Pengertian ikan hias

 Komoditas atau jenis dan karakteristik ikan hias

 membaca dan menyimak dari kajian literatur/video tentang pengetahuan tentang komoditas ikan hias di daerah setempat

 membuat pertanyaan tentang komoditas ikan hias

 merumuskan dan menentukan komoditas ikan hias yang dapat dikembangkan di wilayah setempat

 mengomunikasikan hasil kegiatan diskusi kelompok penentuan jenis ikan hias yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan wilayah setempat

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

Siswa mampu:

3.5 memahami sarana dan peralatan untuk budidaya ikan hias

4.5 mengembangkan sarana dan peralatan untuk budidaya ikan hias

 Pengertian wadah budidaya ikan hias

 Jenis wadah budidaya ikan hias

 Sarana dan peralatan budidaya ikan hias

 Persiapan wadah budidaya ikan hias

 membaca dan menyimak dari kajian literatur/video tentang kebutuhan dan karakteristik sarana dan prasarana budidaya ikan hias di daerah setempat

 membuat pertanyaan sarana dan peralatan yang dibutuhkan untuk budidaya ikan hias

 mengidentifikasi sarana dan peralatan budidaya ikan hias daerah setempat

 membuat rancangan dalam bentuk gambar/tertulis kegiatan persiapan sarana dan peralatan budidaya ikan hias

 melakukan ekperimen pembuatan sarana untuk budidaya ikan hias dengan skala kecil

 mengevaluasi dan melaporkan kegiatan praktik persiapan sarana pemeliharaan budidaya ikan hias

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

Siswa mampu:

3.6 memahami tahapan budidaya (pembesaran) ikan hias

4.6 mempraktikkan budidaya (pembesaran) ikan hias

 Pengertian tahapan budidaya ikan hias

 Pembuatan wadah budidaya ikan hias

 Pemeliharaan ikan hias di wilayah setempat dan lainnya

 Proses budidaya ikan hias

 membaca dan menyimak kajian literatur/video tentang tahapan budidaya ikan hias

 membuat pertanyaan tentang tahapan budidaya ikan hias yang ada di wilayah setempat

 melakukan budidaya ikan hias sesuai dengan tahapan budidaya

 mengevaluasi dan melaporkan kegiatan praktik budidaya ikan hias

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

Aspek                         : Pengolahan

Alokasi waktu              : 2 jam pembelajaran/minggu

Kompetensi Dasar

Materi Pokok dan Materi Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Penilaian

Siswa mampu:

3.1 memahami pengetahuan tentang prinsip perancangan, pembuatan, penyajian, dan pengemasan hasil peternakan (daging, telur, susu) dan perikanan (ikan,  udang, cumi, rumput laut) menjadi makanan yang ada di wilayah setempat

4.1 mengolah bahan pangan hasil peternakan (daging, telur, susu) dan perikanan (ikan, udang, cumi, rumput laut) yang ada di wilayah setempat menjadi makanan serta menyajikan atau melakukan pengemasan

 Pengertian peternakan dan perikanan

 Jenis, kandungan dan manfaat hasil peternakan dan perikanan

 Teknik pengolahan hasil peternakan dan perikanan

 Tahapan/langkah pengolahan

 Penyajian dan kemasan hasil peternakan dan perikanan

 mengamati jenis bahan dan alat pengolahan peternakan dan perikanan di wilayah setempat dari berbagai sumber

 membuat pertanyaan tentang cara mengolah dan mengemas hasil olah bahan pangan peternakan dan perikanan

 membuat rancangan kebutuhan alat dan bahan serta teknik pengolahan

 mengolah bahan pangan peternakan dan perikanan menjadi makanan dan mengemas serta menyajikan

 mengevaluasi dan  melaporkan proses dan hasil pengolahan

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

Siswa mampu:

3.2 menganalisis prinsip perancangan, pembuatan, penyajian, dan pengemasan bahan pangan hasil peternakan (daging, telur, susu) dan perikanan (ikan, udang, cumi, rumput laut) menjadi produk pangan setengah jadi yang ada di wilayah setempat

4.2 membuat bahan pangan setengah jadi dari bahan pangan hasil peternakan (daging, telur, susu) dan perikanan (ikan, udang, cumi, rumput laut) yang ada di wilayah setempat serta menyajikan atau melakukan pengemasan

 Pengertian produk pangan setengah jadi

 Jenis produk pangan peternakan dan perikanan setengah jadi

 Teknik pengolahan

 Tahapan/langkah pengolahan

 Penyajian dan kemasan produk pangan peternakan dan perikanan setengah jadi

 mengamati jenis bahan dan alat pengolahan pangan peternakan dan perikanan menjadi produk pangan setengah jadi di wilayah setempat dari berbagai sumber

 membuat pertanyaan tentang cara mengolah, dan mengemas hasil olah bahan pangan dari peternakan dan perikanan menjadi produk pangan setengah jadi

 membuat rancangan kebutuhan alat dan bahan serta teknik pengolahan

 mengolah bahan pangan peternakan dan perikanan menjadi produk pangan setengah jadi, serta menyajikan dan mengemas

 mengevaluasi dan melaporkan proses dan hasil pengolahan

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

Siswa mampu:

3.3 menganalisis prinsip perancangan, pembuatan, penyajian, dan pengemasan bahan pangan setengah jadi dari hasil peternakan (daging, telur, susu) dan perikanan (ikan, udang, cumi, rumput laut) menjadi produk pangan jadi (siap konsumsi) yang ada di wilayah setempat

4.3 membuat bahan pangan setengah jadi dari hasil peternakan (daging,telur, susu) dan perikanan (ikan, udang,cumi, rumput laut) menjadi produk pangan jadi (siap konsumsi) serta menyajikan atau melakukan pengemasan

 Pengertian produk pangan setengah jadi menjadi produk pangan jadi (siap konsumsi)

 Jenis bahan dan alat pengolahan

 Teknik pengolahan

 Tahapan/langkah pengolahan

 Penyajian dan kemasan produk pangan peternakan dan perikanan siap konsumsi

 mengamati jenis bahan dan alat pengolahan produk pangan setengah jadi menjadi makanan siap konsumsi di wilayah setempat dari berbagai sumber

 membuat pertanyaan tentang cara merancang dan mengolah bahan pangan peternakan dan perikanan setengah jadi menjadi produk pangan jadi (siap konsumsi)

 membuat rancangan kebutuhan alat dan bahan serta teknik pengolahan

 mengolah bahan pangan peternakan dan perikanan setengah jadi menjadi produk pangan siap konsumsi, serta menyajikan dan mengemas

 mengevaluasi dan  melaporkan proses dan hasil pengolahan pangan peternakan dan perikanan setengah jadi menjadi produk pangan siap konsumsi

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

Siswa mampu:

3.4 menganalisis rancangan pembuatan, penyajian, dan pengemasan bahan hasil samping dari pengolahan hasil peternakan (daging, telur, susu) dan perikanan (ikan, udang, cumi, rumput laut) menjadi produk pangan yang ada di wilayah setempat

4.4 mengolah bahan hasil samping dari pengolahan hasil peternakan (daging, telur, susu) dan perikanan (ikan, udang, cumi, rumput laut) yang ada di wilayah setempat menjadi produk pangan serta menyajikan atau melakukan pengemasan

 Pengertian hasil samping peternakan dan perikanan menjadi produk pangan

 Jenis bahan dan alat

 Teknik pengolahan hasil samping peternakan dan perikanan

 Tahapan/langkah pengolahan

 Penyajian dan kemasan hasil samping peternakan dan perikanan

 mengamati jenis bahan dan alat pengolahan hasil samping dari pengolahan hasil peternakan dan perikanan menjadi produk pangan di wilayah setempat dari berbagai sumber

 membuat pertanyaan tentang cara mengolah dan mengemas hasil samping dari pengolahan hasil peternakan dan perikanan

 membuat rancangan kebutuhan alat dan bahan serta teknik pengolahan

 mengolah bahan hasil samping pengolahan dari hasil peternakan dan perikanan menjadi produk pangan, serta mengemas dan menyajikan

 mengevaluasi dan melaporkan proses dan hasil pengolahan

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

Mengetahui,

Kepala Sekolah

 

(____________)

NIP.

Bandung,  …………

Guru Mata Pelajaran

 

(____________)

NIP.

.

Sumber:

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2017. Model Silabus Mata Pelajaran Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) Mata Pelajaran Prakarya.

 

 

Berita sebelumyaSilabus PPKn Kelas VII Kurkulum 2013 Revisi 2017
Berita berikutnyaSilabus Prakarya Kelas VIII K13 Revisi 2016