Penulisan dan Ragam Bentuk Ulang

0
878

Salam buat ananda generasi gemilang dan sahabat yang baik. Saya berharap, semoga Anda sukses selalu, diberi kesehatan, kelancaran dalam semua urusan, dan semoga pula salam saya melalui postingan ini, dapat membantu kita dalam  memahami penulisan dan ragam bentuk ulang sebagai bahan agar kita memiliki kompetensi berbahasa Indonesia untuk berbagai keperluan dalam kegiatan sosial yang sesungguhnya.

Dan sebelum kepada uraian tentang penulisan dan ragam bentuk ulang, di bawah ini terdapat soal-soal yang dapat dijadikan sebagai bahan latihan.

Pilihlah pada jawaban yang paling tepat!

Klik submit untuk mengetahui jumlah jawaban yang dijawab dengan benar!

Welcome to your Bentuk Ulang

Di saat namamu tidak lagi disebutkan, di saat doa-doa dan harapan bukan lagi untukmu. Dan engkau terlupakan. Itulah sebuah akhir, tetapi tidak apa-apa. Bukankah Allah pernah memberimu waktu untuk mencoba dan berusaha bersamanya.


Kata atau morfem yang penyebutannya dua kali atau disebut bentuk ulang dari kalimat tersebut adalah ….

Mencintai dengan sungguh sungguh memberikan kebahagiaan di hati kita. Namun mencintai karena Allah, kita mendapat nilai ibadah dan kebahagiaan yang lebih.


Perbaikan penulisan sungguh sungguh pada kalimat tersebut adalah ….

Kesulitan bukanlah sesuatu yang harus diratapi terus-menerus. Tetapi kesulitan adalah sesuatu yang akan membuatmu semakin gigih dan kuat.


Bentuk dasar kata terus-menerus adalah ….

Rasa sakit, rasa kecewa, penyesalan dan air mata semuanya pasti akan terasa berat saat-saat ini. Tetapi tidak apa-apa, tidak ada yang sia-sia karena ada pelajaran berharga di situ untuk masa depan. Maka relakanlah untuk bagian-bagian yang telah berlalu. Semua tidak akan kembali karena langkah ini akan berjalan entah kita menangis atau tertawa.


Kata yang diucapkan dua kali, tetapi perulangan tersebut tidak menunjukkan intensitas, baik kualitas maupun kuantitas/ bentuk semu ulang adalah ….

Hargai dia yang membencimu, karena dia adalah penggemar yang telah menghabiskan waktunya hanya untuk melihat setiap kesalahan-kesalahanmu.


Kata kesalahan-kesalahanmu pada kalimat tersebut merupakan bentuk ulang yang ….

Bentuk pengulangan yang mengubah salah satu bentuk dasar dan jika dikembalikan pada bentuk dasarnya, salah satu bentuk dasarnya bersifat unik dan tidak mengandung arti. Bentuk pengulangan tersebut terdapat dalam kalimat ….

Seharusnya keberadaanmu di sampingku adalah untuk membuatku bahagia. Kalau tidak bisa, maka cukup buatlah aku selalu ceria. Dan kalaupun tetap tidak bisa, maka setidak-tidaknya jangan buat aku menangis.


Makna perulangan kata setidak-tidaknya adalah ….

Tidak terbayangkan oleh laki-laki bagai mana caranya seorang ibu bisa melakukan pekerjaan untuk keluarganya. Mulai dari mengurus anak-anak, memasak, menyapu halaman, dan masih banyak lagi. Tidak semua wanita juga bisa melakukan itu. Hanya mereka- mereka yang tangguh yang bisa melakukannya.


Makna perulangan kata anak-anak adalah ….

Selalu ada pertanyaan tentang bagaimana nanti, bagaimana masa depan dan bagaimana akhirnya? Sadarlah kalau semua pertanyaan itu terhubung dengan takdir! Tidak ada yang bisa mengatur takdir. Jadi, nikmatilah setiap detik yang kau punya untuk harga-menghargai bersamanya.


Makna perulangan kata harga-menghargai adalah ….

Aku bukan seseorang yang bisa kamu pamerkan di semua sosmedmu. Aku bukan seseorang yang bisa kamu banggakan di depan para teman-temanmu.


Perbaikan kalimat tersebut agar menjadi kalimat efektif adalah ….


 

[showhide type=”post” more_text=”Kunci Jawaban: disini.” less_text=”Show less…”]

  1. Di saat namamu tidak lagi disebutkan, di saat doa-doa dan harapan bukan lagi untukmu. Dan engkau terlupakan. Itulah sebuah akhir, tetapi tidak apa-apa. Bukankah Allah pernah memberimu waktu untuk mencoba dan berusaha bersamanya.

Kata atau morfem yang penyebutannya dua kali atau disebut bentuk ulang dari kalimat tersebut adalah ….

Jawab:  doa-doa

  1. Mencintai dengan sungguh sungguh memberikan kebahagiaan di hati kita. Namun mencintai karena Allah, kita mendapat nilai ibadah dan kebahagiaan yang lebih.

Perbaikan penulisan sungguh sungguh pada kalimat tersebut adalah ….

Jawab:  sungguh-sungguh

  1. Kesulitan bukanlah sesuatu yang harus diratapi terus-menerus. Tetapi kesulitan adalah sesuatu yang akan membuatmu semakin gigih dan kuat.

Bentuk dasar kata terus-menerus adalah ….

Jawab:  terus

  1. Rasa sakit, rasa kecewa, penyesalan dan air mata semuanya pasti akan terasa berat saat-saat Tetapi tidak apa-apa, tidak ada yang sia-sia karena ada pelajaran berharga di situ untuk masa depan. Maka relakanlah untuk bagian-bagian yang telah berlalu. Semua tidak akan kembali karena langkah ini akan berjalan entah kita menangis atau tertawa.

Kata yang diucapkan dua kali, tetapi perulangan tersebut tidak menunjukkan intensitas, baik kualitas maupun kuantitas/ bentuk semu ulang adalah ….

Jawab:  sia-sia

  1. Hargai dia yang membencimu, karena dia adalah penggemar yang telah menghabiskan waktunya hanya untuk melihat setiap kesalahan-kesalahanmu.

Kata kesalahan-kesalahanmu pada kalimat tersebut merupakan bentuk ulang yang ….

Jawab:  mendapatkan imbuhan

  1. Bentuk pengulangan yang mengubah salah satu bentuk dasar dan jika dikembalikan pada bentuk dasarnya, salah satu bentuk dasarnya bersifat unik dan tidak mengandung arti. Bentuk pengulangan tersebut terdapat dalam kalimat ….

Jawab:  Suara jangkrik yang hiruk-pikuk dengan hembusan angin di luar sana menjadikan malam ini begitu indah dan meyejukkan.

  1. Seharusnya keberadaanmu di sampingku adalah untuk membuatku bahagia. Kalau tidak bisa, maka cukup buatlah aku selalu ceria. Dan kalaupun tetap tidak bisa, maka setidak-tidaknya jangan buat aku menangis.

Makna perulangan kata setidak-tidaknya adalah ….

Jawab:  paling

  1. Tidak terbayangkan oleh laki-laki bagai mana caranya seorang ibu bisa melakukan pekerjaan untuk keluarganya. Mulai dari mengurus anak-anak, memasak, menyapu halaman, dan masih banyak lagi. Tidak semua wanita juga bisa melakukan itu. Hanya mereka- mereka yang tangguh yang bisa melakukannya.

Makna perulangan kata anak-anak adalah ….

Jawab:  banyak

  1. Selalu ada pertanyaan tentang bagaimana nanti, bagaimana masa depan dan bagaimana akhirnya? Sadarlah kalau semua pertanyaan itu terhubung dengan takdir! Tidak ada yang bisa mengatur takdir. Jadi, nikmatilah setiap detik yang kau punya untuk harga-menghargai

Makna perulangan kata harga-menghargai adalah ….

Jawab:  perbuatan

  1. Aku bukan seseorang yang bisa kamu pamerkan di semua sosmedmu. Aku bukan seseorang yang bisa kamu banggakan di depan para teman-temanmu.

Perbaikan kalimat tersebut agar menjadi kalimat efektif adalah ….

Jawab:  para teman-temanmu seharusnya teman-temanmu   x

[/showhide]

.

Pembahasan

Dalam  Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 50 Tahun 2015 tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia dijelaskan bahwa:

  1.  Bentuk ulang ditulis dengan menggunakan tanda hubung (-) di antara unsur-unsurnya.
    Misalnya:
  • anak-anak
  • biri-biri
  • lauk-pauk
  • berjalan-jalan
  • buku-buku
  • cumi-cumi
  • mondar-mandir
  • mencari-cari
  • hati-hati
  • kupu-kupu
  • ramah-tamah
  • terus-menerus
  • kuda-kuda
  • kura-kura
  • sayur-mayur
  • porak-poranda
  • mata-mata
  • ubun-ubun
  • serba-serbi
  • tunggang-langgang

2.  Bentuk ulang gabungan kata ditulis dengan mengulang unsur pertama.
Misalnya:

  • surat kabar:  surat-surat kabar
  • kapal barang:  kapal-kapal barang
  • rak buku: rak-rak buku
  • kereta api cepat:  kereta-kereta api cepat

Macam-macam Bentuk Ulang

Apabila contoh-contoh kata tersebut dikelompokkan berdasarkan kesamaan pola, maka didapat empat pola berikut.

Pola 1

Pola 2

·      anak-anak

·      biri-biri

·      buku-buku

·      lauk-pauk

·      mondar-mandir

·      ramah-tamah

·      sayur-mayur

·      porak-poranda

·      serba-serbi

·      tunggang-langgang

Pola 3

Pola 4

·      berjalan-jalan

·      mencari-cari

·      terus-menerus

·      cumi-cumi

·      hati-hati

·      kupu-kupu

·      kuda-kuda

·      kura-kura

·      mata-mata

·      ubun-ubun

Pola 1, seluruh bentuk dasarnya diulang. Maka disebut bentuk ulang sempurna atau dwilingga.

Pola 2, bentuk ulang mengalami perubahan bunyi atau memiliki variasi fonem. Maka disebut bentuk ulang berubah bunyi.

Pola 3, bentuk ulang mendapatkan imbuhan. Maka disebut bentuk ulang berimbuhan.

Pola 4, terdapat bentuk bebas/ semu yang hadir dalam bentuk ulang. Maka disebut bentuk semu ulang. Apabila dilihat dari bentuknya, bentuk semu ulang itu memang diucapkan dua kali, tetapi perulangan tersebut tidak menunjukkan intensitas, baik kualitas maupun kuantitas. Jika dinyatakan dalam jumlah tertentu, maka penunjuk jumlahnya dinyatakan tersendiri, misalnya banyak kunang-kunang.

Selain itu ada pengulangan bagian suku depan.

Misalnya:

pohon        pohon-pohon         pepohon

sama          sama-sama             sesama

berapa        berapa-berapa        beberapa

Jadi dapat disimpulkan bahwa bentuk ulang adalah kata atau morfem yang penyebutannya dua kali.

Tetapi kalau ada orang yang berteriak, “maling, maling.” tidak disebut bentuk ulang. Tetapi lebih tepat disebut ulangan kata.

Catatan

a.  Pengulangan pada prinsipnya tidak mengubah bentuk dasar. Jika bentuk ulang dikembalikan pada bentuk dasarnya, maka kedua bentuk tersebut, baik bentuk, bunyi, maupun artinya sama.

b.  Apabila bentuk ulang itu berjenis kata benda misalnya, maka bentuk dasarnya pun kata benda pula. Dengan demikian dihasilkan pola-pola bentuk ulang:

KB-KB           :  rumah-rumah

KK-KK           :  makan-makan

KS-KS           :  cantik-cantik

c.  Pengulangan mengubah salah satu bentuk dasar. Bentuk ini, jika dikembalikan pada bentuk dasarnya, salah satu bentuk dasarnya bersifat unik, tidak mengandung arti.

Misalnya:

beras-beras      beras-petas

sayur-sayur      sayur-mayur

lauk-lauk           lauk-pauk

d.  Satu hal lagi yang tidak terdapat dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia di atas, untuk bentuk ulang yang berasal dari bentuk senyawa, maka diulang seluruhnya.

Misalnya: matahari-matahari, orangtua-orangtua.

BACA JUGA : Materi Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 1

Arti Perulangan

banyak dan tidak tentu kursi-kursi

sekolah-sekolah

bermacam-macam/ banyak macam sayur-mayur

padi-padian

benda menyerupai aslinya mobil-mobilan

anak-anakan

perbuatan menyerupai tugas/ jabatan aslinya/ perbuatan menirukan Kucing-kucingan

Dokter-dokteran

mengandung sifat/ serba Putih-putih

Kehijau-hijauan

kumpulan, terdiri dari ilmu-ilmu

satu-satu

sangat/ intensitas kualitas/ sangat …./ …sekali/ serba banyak-banyak

besar-besar

hanya/ intensitas tingkat paling satu-satunya

sekuat-kuatnya

perbuatan berbalasan/ saling sikut-menyikut

berpukul-pukulan

perbuatan tak tentu duduk-duduk

makan-makan

paling/ sangat sebesar-besarnya

seputih-putihnya

Demikian, semoga bermanfaat.

 

 

Berita sebelumyaKata Majemuk atau Gabungan Kata
Berita berikutnyaShalat Itu Mencegah dari Keji dan Munkar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here