Membedakan Imbuhan dan Kata Depan

0
1483

Salam buat ananda generasi gemilang dan sahabat yang baik. Soal-soal berikut hanya sebagai arsip pribadi saja dalam memahami perbedaan penggunaan imbuhan di- dan kata depan di. Tetapi tidak ada ruginya pula andai kita mencoba untuk berlatih.

Pilihlah pada jawaban yang paling tepat!

1. Hidup adalah Kesusahan yang harus diatasi. (2) Rahasia yang harus di gali. (3) Tragedi yang harus di alami. (4) Kegembiraan yang harus di bagikan. (5) Cinta yang harus dinikmati, dan (6) Tugas yang harus di laksanakan.

Penulisan imbuhan di yang benar adalah  terdapat dalam kalimat nomor ….

a. 1 dan 3

b. 2 dan 4

c. 1 dan 5

d. 2 dan 6

2. Inilah hidup sebagai romantika yang harus dirangkul. (2) Resiko yang harus di ambil. (3) Lagu yang harus dinyanyikan. (4) Anugerah yang harus di pergunakan. (5) Berkah yang harus dicapai. dan (6) Mimpi yang harus diwujudkan

Penulisan imbuhan di yang salah terdapat dalam kalimat nomor ….

a. 1 dan 3

b. 2 dan 4

c. 1 dan 5

d. 2 dan 6

3. Kalimat yang menggunakan imbuhan di-, adalah ….

a. Lebih baik tenggelam di danau prasejarah daripada jadi penjahat seumur hidup.

b. Jika aku tidak menginginkannya di dalam, lantas apa daya tariknya di sini?

c. Aku tersesat di jalan yang bernama kehidupan.

d. Lebih baik digigit oleh seorang sahabat daripada dicium oleh seorang musuh.

4. Imbuhan di- berfungsi sebagai ….

a. pembentuk keadaan

b. pembentuk laku

c. pembentuk jumlah

d. pembentuk beda

5. Suatu saat nanti kita juga harus menjadi orang yang dipercayakan, bukan lagi orang yang mempercayakan.

Pembentukan kata dipercayakan yang benar adalah ….

a. di + per + caya + kan

b. di + per + cayakan

c. di + percaya + kan

d. di + percayakan

6. Kata yang berfungsi menerangkan kata-kata atau bagian kalimat, disebut ….

a. kata depan

b. kata kerja

c. kata benda

d. kata sifat

7. Kalimat yang menggunakan kata depan di-, adalah ….

a. Berjalanlah dengan sebuah “harapan” di hati anda, maka anda tidak akan pernah berjalan sendirian.

b. Hidup adalah suatu tantangan yang harus dihadapi dan perjuangan yang harus dimenangkan.

c. Dalam kehidupan tiada yang abadi, karena untuk setiap ‘Selamat Datang’ akan selalu diakhiri dengan ‘Selamnat Tinggal’

d. Jangan berubah hanya karena ingin dicintai seseorang. Jadilah dirimu sendiri dan seseorang akan mencintai kamu apa adanya.

8. Jika di tempat itu ada detektif, kejahatan yang sempurna tak mungkin bisa dilakukan.

Kata depan di pada kalimat di atas, berfungsi menyatakan  ….

a. benda

b. kerja

c. bilangan

d. tempat

9. Kalimat yang tidak memiliki kata depan adalah ….

a. Jalan hidup seorang murid adalah warisan dan estimasi dari sang guru

b. Untuk mencapai tujuan akhirmu, kamu harus bersabar.

c. Dunia memang kejam bagi mereka yang tidak punya kumis.

d. Seharusnya kamu belajar berjalan dulu, nak! Barulah kamu bisa berlari. Semua masalah dapat diselesaikan dengan kerja keras

10. Kemuliaan dapat terjadi di bawah batu.

Kata depan di- pada kalimat di atas, diikuti oleh ….

a. nama orang

b. kata benda

c. situasi atau keadaan

d. nama arah tempat

BACA JUGA : Materi Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 1
Kunci Jawaban
  1. (1) Hidup adalah Kesusahan yang harus diatasi. (2) Rahasia yang harus di gali. (3) Tragedi yang harus di alami. (4) Kegembiraan yang harus di bagikan. (5) Cinta yang harus dinikmati, dan (6) Tugas yang harus di laksanakan.

Penulisan imbuhan di yang benar adalah  terdapat dalam kalimat nomor ….

Jawab:  1 dan 5

2. (1) Inilah hidup sebagai romantika yang harus dirangkul. (2) Resiko yang harus di ambil. (3) Lagu yang harus dinyanyikan. (4) Anugerah yang harus di pergunakan. (5) Berkah yang harus dicapai. dan (6) Mimpi yang harus diwujudkan

Penulisan imbuhan di yang salah terdapat dalam kalimat nomor ….

Jawab:  2 dan 4

  1. Kalimat yang menggunakan imbuhan di-, adalah ….

Jawab: Lebih baik digigit oleh seorang sahabat daripada dicium oleh seorang musuh.

  1. Imbuhan di- berfungsi sebagai ….

Jawab:  pembentuk laku

  1. Suatu saat nanti kita juga harus menjadi orang yang dipercayakan, bukan lagi orang yang mempercayakan.

Pembentukan kata dipercayakan yang benar adalah ….

Jawab:  di + percaya + kan

  1. kata yang berfungsi menerangkan kata-kata atau bagian kalimat, disebut ….

Jawab:  kata depan

  1. Kalimat yang menggunakan kata depan di-, adalah ….

Jawab:  Berjalanlah dengan sebuah “harapan” di hati anda, maka anda tidak akan pernah berjalan sendirian.

  1. Jika di tempat itu ada detektif, kejahatan yang sempurna tak mungkin bisa dilakukan.

Kata depan di pada kalimat di atas, berfungsi menyatakan  ….

Jawab:  tempat

  1. Kalimat yang tidak memiliki kata depan adalah ….

Jawab:  Seharusnya kamu belajar berjalan dulu, nak! Barulah kamu bisa berlari.

  1. Semua masalah dapat diselesaikan dengan kerja keras. Kemuliaan dapat terjadi di bawah batu.

Kata depan di- pada kalimat di atas, diikuti oleh ….

Jawab:  nama arah tempat

.

Pembahasan:

Pedoman Umum EYD (Ejaan yang Disempurnakan), menjelaskan bahwa:

Butir-butir soal yang diharapkan dapat mengukur pemahaman dalam membedakan imbuhan dan kata depan di bawah ini, dilengkapi dengan kata-kata bijak yang memberikan inspirasi.

Imbuhan :

Imbuhan (awalan, sisipan, akhiran) ditulis serangkai dengan bentuk dasarnya.
Misalnya: dibaca, dilihat, kesenangan, kemenangan
Awalan di– berfungsi sebagai sebagai pembentuk laku yang berarti untuk menyetakan pasif.
Contoh: Gong itu telah  dipukul, sebagai tanda diresmikannya gedung baru.
Awalan ke– berfungsi sebagai pembentuk bilangan/ tugas.
Awalan ke- memiliki arti tingkat/ urutan.
Misalnya Tantowi Liliana berada pada peringkat keempat cabang ganda campuran.
Awalan ke- juga memiliki arti jumlah/ kumpulan/ terdiri dari.
Misalnya: Ketujuh anak itu mendapatkan prestasi luar biasa pada cabang senam.
.
Kata Depan:
a. Kata depan berfungsi merangkaikan kata-kata atau bagian kalimat. Dinamakan kata depan karena ditempatkan di depan kata yang diterangkannya. Jadi berpola M – D.
b. Yang termasuk kata depan misalnya: di, ke, dari, daripada, kepada, yaitu, oleh, untuk, bagi, tentang, perihal, mengenai, demi, hingga, menjelang, menurut, mendapatkan, dengan.
c. di, ke, dari berfungsi menyatakan tempat, arah tempat, dan asal tempat
Misalnya: di Bandung, ke Jakarta, dari Surabaya.
d. Pemakaian kata depan di, ke, jika menghadapi nama orang atau kata gantinya, maka kata depan tersebut haruslah diganti dengan pada atau kepada.
di waktu dulu diganti dengan pada waktu dulu.
di esok hari diganti dengan pada esok hari.
e. Kata depan oleh ditempatkan di depan pelaku dalam pola kalimat pasif berpelaku orang ketiga tunggal atau orang kesatu dan kedua, apabila kata kerja pasifnya berfrefiks ter dan berarti dapat di …, tidak sengaja ….
Misalnya:
Buku itu dibawa oleh Acum.
Buku itu terbawa oleh saya.
f. Kata depan dengan digunakan untuk menyatakan alat, penyerta, perbandingan, dan kata keterangan.
Misalnya:
  • Ayah menebang bohon dengan golok. (alat)
  • Saya berangkat dengan dia (penyerta)
  • Dia sama besar dengan adiknya (perbandingan)
  • Ia tidur dengan nyenyak (kata keterangan)
g. Kata depan di, ke, dan dari ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya, kecuali di dalam gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu kata, seperti kepada dan daripada.
Misalnya:
Dia ikut terjun ke tengah kancah perjuangan.
Mari kita berangkat ke kantor.
Ia datang dari Surabaya kemarin.
Catatan:
Kata-kata yang dicetak miring di dalam kalimat seperti di bawah ini ditulis serangkai.
Misalnya:
Kami percaya sepenuhnya kepadanya.
Dia lebih tua daripada saya.
Dia masuk, lalu keluar lagi.
Bawa kemari gambar itu.
Kesampingkan saja persoalan yang tidak penting itu.

(Sumber: Kata-kata bijak Mario Teguh, film Sponge Bob, film Naruto, dan Pedoman Umum EYD)

Artikulli paraprakKeutamaan Beribadah Haji dan Umrah
Artikulli tjetërImbuhan Me-N dalam Kata-kata Bijak

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini