Menelaah Teks Deskripsi “Rumah Makan Nyampleng”

5
23334

Sahabat belajar, pada bagian ini kita akan mencoba belajar menelaah teks deskripsi “Rumah Makan Nyampleng”

Andai kita telah menyelesaikan tugas dengan melengkapi bagian yang rumpang pada bagian-bagian kalimatnya dan sudah menjadi teks deskripsi yang padu, maka teks tersebut:

  • Apabila ditinjau dari struktur dan isinya, teks deskripsi rumah makan Nyampleng tersebut sudah memiliki struktur dan isi yang lengkap. Pada bagian awal terdapat gambaran umum rumah makan. Berikutnya diikuti deskripsi bagian pada depan, tengah, dan bagian belakang rumah makan tersebut.
  • Ditinjau dari isinya, teks menggambarkan kondisi fisik dan suasana rumah makan secara cukup rinci. Dengan membaca teks tersebut pembaca sudah mendapatkan gambaran tentang kondisi rumah makan Nyampleng.
  • Apabila ditinjau dari penggunaan bahasanya, teks deskripsi tersebut menggunakan pilihan kata dan kalimat secara bervariasi.
  • Penggunaan majas untuk menggambarkan kondisi kolam ikan sangat tepat.
  • Pilihan kata khusus untuk menggambarkan suasana dan aroma makanan sangat tepat.
  • Teks menggunakan tanda baca dan ejaan yang sedikit kurang cermat. Hal ini ditemukan pada beberapa penggunaan kata depan yang dirangkai dengan kata yang mengikutinya.

〈⇒Pengantar⇐〉〈⇒Menu⇐〉〈⇒LKPD 1.9⇐〉

Mari kita telaah kalimat-kalimat berikut! Lengkapilah bagian yang rumpang dengan memilih kata-kata yang paling tepat!

Klik submit untuk mengetahui jawaban yang dijawab dengan benar!

Welcome to your Rumah Makan Nyampleng

Rumah makan “Nyampleng” …. di sebelah selatan alun-alun Kota Malang.

Rumah makan ini ….. dengan masakan tradisionalnya.

Nama rumah makan ini …. dari bahasa Jawa yaitu nyamleng yang berarti enak sekali. Sesuai dengan namanya rumah makan ini menyediakan masakan Jawa dengan cita rasa tinggi.

Bangunan rumah makan ini beraksitektur Jawa. …. semua peralatan dan ornamen di rumah makan ini …. dengan nuansa Jawa.

Memasuki rumah makan ini, kita disambut gapura bernuansa Jawa yang berdiri kokoh di pintu masuk. Di bagian …. rumah makan ini terpasang gapura yang indah bertuliskan huruf Jawa dengan warna alami.

Begitu memasuki pintu utama kita akan disambut ruangan yang sejuk dengan estetika tinggi. Lantai rumah makan ini terbuat dari kayu berwarna coklat tua. Dinding berwarna putih bersih. Hiasan etnik Jawa ditata melengkung …. di …. dinding ruangan.

Warna keemasan dipilih untuk menunjukkan kebesaran tempat ini. Hiasan batik sogan yang …. pada bagian ….. dinding menambah kekentalan suasana tradisi Jawa.

Di …. rumah makan ini diletakkan gamelan Jawa yang tertata rapi lengkap dengan niyaganya.

Warna gamelan keemasan dengan bingkai kayu warna coklat gelap sangat …. dan ....

Di samping gamelan di tata meja kursi antik dengan warna legam. Di …. ruangan diletakkan lampu hias coklat dengan ornamen kuning keemasan.

Di bagian …. terdapat kolam ikan nila.

Warna merah yang mendominasi kolam nampak seperti kain indah yang sedang dimainkan seorang penari. Kolam itu tidak terlalu luas, tetapi …. Di pinggir kolam dihias beragam bunga.

Warna warni bunga dengan …. wanginya menambah keasrian rumah makan ini.

Aroma gorengan tempe merambah semua ruangan. Gurihnya aroma tempe tergambar dari bau yang ditimbulkannya. …. sambal terasinya juga merangsang orang segera mencicipinya.

Alunan lagu Jawa yang syahdu menambah …. penyet tempe yang telah dihidangkan di atas meja.

Kunci Jawaban
  1. Rumah makan “ Nyampleng” …. di sebelah selatan alun-alun Kota Malang.

Jawab:  berada

  1. Rumah makan ini ….. dengan masakan tradisionalnya.

Jawab:  terkenal

  1. Nama rumah makan ini …. dari bahasa Jawa yaitu nyamleng yang berarti enak sekali. Sesuai dengan namanya rumah makan ini menyediakan masakan Jawa dengan cita rasa tinggi.

Jawab:  diambil

  1. Bangunan rumah makan ini beraksitektur Jawa. …. semua peralatan dan ornamen di rumah makan ini …. dengan nuansa Jawa.

Jawab:  terlihat, ditata

  1. Memasuki rumah makan ini, kita disambut gapura bernuansa Jawa yang berdiri kokoh di pintu masuk. Di bagian …. rumah makan ini terpasang gapura yang indah bertuliskan huruf Jawa dengan warna alami.

Jawab:  depan

  1. Begitu memasuki pintu utama kita akan disambut ruangan yang sejuk dengan estetika tinggi. Lantai rumah makan ini terbuat dari kayu berwarna coklat tua. Dinding berwarna putih bersih. Hiasan etnik Jawa ditata melengkung …. di ….. dinding ruangan.

Jawab:  indah, bagian

  1. Warna keemasan dipilih untuk menunjukkan kebesaran tempat ini. Hiasan batik sogan yang …. pada bagian ….. dinding menambah kekentalan suasana tradisi Jawa.

Jawab:  terpampang, depan

  1. Di …. rumah makan ini diletakkan gamelan Jawa yang tertata rapi lengkap dengan niyaganya.

Jawab:  teras

  1. Warna gamelan keemasan dengan bingkai kayu warna coklat gelap sangat …. dan ….

Jawab:  serasi, indah

  1. Di samping gamelan di tata meja kursi antik dengan warna legam. Di …. ruangan diletakkan lampu hias coklat dengan ornamen kuning keemasan.

Jawab:  pojok

  1. Di bagian …. terdapat kolam ikan nila.

Jawab:  belakang

  1. Warna merah yang mendominasi kolam nampak seperti kain indah yang sedang dimainkan seorang penari. Kolam itu tidak terlalu luas, tetapi …. Di pinggir kolam dihias beragam bunga.

Jawab:  sangat asri

  1. Warna warni bunga dengan …. wanginya menambah keasrian rumah makan ini.

semerbak keharuman

  1. Aroma gorengan tempe merambah semua ruangan. Gurihnya aroma tempe tergambar dari bau yang ditimbulkannya. …. sambal terasinya juga merangsang orang segera mencicipinya.

Jawab:  dan

  1. Alunan lagu Jawa yang syahdu menambah …. penyet tempe yang telah dihidangkan di atas meja.

Jawab:  nikmatnya

.

Berikut ini teks yang lengkap.

Rumah Makan Nyampleng

            Rumah makan “Nyampleng” berada di sebelah selatan alun-alun Kota Malang. Rumah makan ini terkenal dengan masakan tradisionalnya. Nama rumah makan ini diambil dari bahasa Jawa yaitu nyamleng yang berarti enak sekali. Sesuai dengan namanya rumah makan ini menyediakan masakan Jawa dengan cita rasa tinggi. Bangunan rumah makan ini beraksitektur Jawa. Terlihat semua peralatan dan ornamen di rumah makan ini ditata dengan nuansa Jawa.

            Memasuki rumah makan ini, kita disambut gapura bernuansa Jawa yang berdiri kokoh di pintu masuk. Di bagian depan rumah makan ini terpasang gapura yang indah bertuliskan huruf Jawa dengan warna alami. Begitu memasuki pintu utama kita akan disambut ruangan yang sejuk dengan estetika tinggi. Lantai rumah makan ini terbuat dari kayu berwarna coklat tua. Dinding berwarna putih bersih. Hiasan etnik Jawa ditata melengkung indah/ rapi  di balik/bagian dinding ruangan. Warna keemasan dipilih untuk menunjukkan kebesaran tempat ini. Hiasan batik sogan yang terpampang/ada/melekat/terdapat  pada bagian depan dinding menambah kekentalan suasana tradisi Jawa.

            Di teras rumah makan ini diletakkan gamelan Jawa yang tertata rapi lengkap dengan niyaganya. Warna gamelan keemasan dengan bingkai kayu warna coklat gelap sangat serasi dan indah. Di samping gamelan ditata meja kursi antik dengan warna legam. Di pojok ruangan diletakkan lampu hias coklat dengan ornamen kuning keemasan.

            Di bagian belakang terdapat kolam ikan nila. Warna merah yang mendominasi kolam nampak seperti kain indah yang sedang dimainkan seorang penari. Kolam itu tidak terlalu luas, tetapi asri/nyaman/bagus. Di pinggir kolam dihias beragam bunga. Warna warni bunga dengan keharuman/aroma wanginya menambah keasrian rumah makan ini.

            Aroma gorengan tempe merambah semua ruangan. Gurihnya aroma tempe tergambar dari bau yang ditimbulkannya. Dan sambal terasinya juga merangsang orang segera mencicipinya. Alunan lagu Jawa yang syahdu menambah nikmatnya penyet tempe yang telah dihidangkan di atas meja.

Catatan: Kunci jawaban ini tidak mutlak. Makna suatu kata tentunya dapat memiliki sinonim yang bervariasi. Misalnya pada kalimat Rumah makan “Nyampleng” berada di sebelah selatan alun-alun Kota Malang. Dapat juga kita ganti dengan kalimat Rumah makan “Nyampleng” terletak di sebelah selatan alun-alun Kota Malang.

Demikianlah, semoga ada manfaatnya. Terima kasih.


Buku Sumber:

Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII, Edisi Revisi 2016

 

 

Berita sebelumyaMewarisi Nilai Luhur dan Mengkreasikan Puisi Rakyat
Berita berikutnyaRPP Sesuai Permendikbud No. 103 Tahun 2014

5 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here