Apakah Kamu Merasa Aman?

Tafsir Al-Qur’an: Surah Al-Israa’ ayat 68-69

0
31

Tafsir Al-Qur’an: Surah Al-Israa’ ayat 68-69. Apakah kamu merasa aman? Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

أَفَأَمِنتُمْ أَن يَخْسِفَ بِكُمْ جَانِبَ الْبَرِّ أَوْ يُرْسِلَ عَلَيْكُمْ حَاصِباً ثُمَّ لاَ تَجِدُواْ لَكُمْ وَكِيلاً -٦٨- أَمْ أَمِنتُمْ أَن يُعِيدَكُمْ فِيهِ تَارَةً أُخْرَى فَيُرْسِلَ عَلَيْكُمْ قَاصِفا مِّنَ الرِّيحِ فَيُغْرِقَكُم بِمَا كَفَرْتُمْ ثُمَّ لاَ تَجِدُواْ لَكُمْ عَلَيْنَا بِهِ تَبِيعاً -٦٩

Maka apakah kamu merasa aman bahwa Dia tidak akan membenamkan sebagian daratan bersama kamu atau Dia meniupkan (angin keras yang membawa) batu-batu kecil? Dan kamu tidak akan mendapat seorang pelindung pun, Ataukah kamu merasa aman bahwa Dia tidak akan mengembalikan kamu ke laut sekali lagi, lalu Dia tiupkan angin topan kepada kamu dan ditenggelamkan-Nya kamu disebabkan kekafiranmu? Kemudian kamu tidak akan mendapatkan seorang penolong pun dalam menghadapi (siksaan) kami. (Q.S. Al-Israa’ : 68-69)

.

Tafsir Ibnu Abbas

Am amiηtum (atau apakah kalian merasa aman), hai penduduk Mekah.

Ay yu‘īdakum fīhi (bahwa Dia tidak akan mengembalikan kalian padanya), yakni ke lautan.

Tāratan ukhrā (sekali lagi), yakni sekali lagi Dia membawa kalian ke laut.

Fa yursila ‘alaikum qāshifam minar rīhi (lalu Dia meniupkan angin topan kepada kalian), yakni angin yang sangat kencang.

Fa yughriqakum (seraya menenggelamkan kalian) di lautan.

Bimā kafartum (disebabkan oleh kekafiran kalian) kepada Allah Ta‘ala dan nikmat-nikmat-Nya.

Tsumma lā tajidū lakum ‘alainā bihī tabī‘ā (kemudian kalian tidak mendapatkan seorang penolong pun dalam hal ini terhadap Kami), yakni kalian tidak memperoleh seorang penuntut balas atau orang yang mencari kalian setelah penenggelaman itu.

.

Tafsir Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur’an

  1. Maka apakah kamu merasa aman bahwa Dia tidak akan membenamkan sebagian daratan bersama kamu[32] atau Dia meniupkan (angin keras yang membawa) batu-batu kecil?[33] Dan kamu tidak akan mendapat seorang pelindung pun[34],

[32] Seperti halnya yang menimpa Qarun.

[33] Seperti yang menimpa kaum Luth.

[34] Oleh karena itu, janganlah kamu mengira bahwa azab Allah hanya terjadi di lautan saja. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman, “Katakanlah: ” Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebagian kamu keganasan sebagian yang lain…dst”. (Terj. Al An’aam: 65)

  1. Ataukah kamu merasa aman bahwa Dia tidak akan mengembalikan kamu ke laut sekali lagi[35], lalu Dia tiupkan angin topan kepada kamu dan ditenggelamkan-Nya kamu disebabkan kekafiranmu? Kemudian kamu tidak akan mendapatkan seorang penolong pun dalam menghadapi (siksaan) kami.

[35] Dengan berlayar di lautan. Bahkan hal itu mungkin.

.

Tafsir Jalalain

  1. (Apakah kalian merasa aman manakala Dia meruntuhkan sebagian daratan bersama kalian) artinya bumi itu menelan kalian sebagaimana yang terjadi atas diri Qarun (atau Dia mengirimkan kepada kalian batu-batu kerikil) yakni Allah melempar kalian dengan batu-batu kerikil sebagaimana yang terjadi atas kaum Nabi Luth (kemudian kalian tidak akan mendapat seorang pelindung pun bagi diri kalian) yang dapat memelihara diri kalian daripada hukuman-Nya.
  2. (Atau apakah kalian merasa aman dari dikembalikan-Nya kalian ke dalamnya) yakni ke lautan (sekali) satu kali (lagi, lalu Dia meniupkan atas kalian angin topan) artinya angin yang sangat keras, jika melanggar sesuatu pasti jebol kemudian memporak-porandakannya sehingga hancurlah bahtera-bahtera kalian (dan ditenggelamkan-Nya kalian disebabkan kekafiran kalian) karena kekafiran kalian. (Kemudian kalian tidak akan mendapat seorang penolong pun, dalam hal ini dari siksaan Kami) yaitu seorang penolong dan pengikut yang menuntut kepada Kami apa yang telah Kami timpakan terhadap diri kalian.

.

Tafsir Ibnu Katsir

Allah Swt. berfirman bahwa apakah kalian menduga dengan selamatnya kalian dari lautan, kalian selamat dari pembalasan dan azab-Nya yang akan menjungkirbalikkan sebagian daratan bersama kalian atau mengirimkan kepada kalian hujan batu kerikil? Demikianlah menunit tafsir yang dikemukakan oleh Mujahid dan lain-lainnya yang bukan hanya seorang. Dalam ayat lain disebutkan melalui firman-Nya yang menggambarkan salah satu jenis dari azab-Nya:

إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ حَاصِبًا إِلا آلَ لُوطٍ نَجَّيْنَاهُمْ بِسَحَرٍ

Sesungguhnya Kami telah mengembuskan kepada mereka angin yang membawa batu-batu (yang menimpa mereka), kecuali keluarga Lut. Mereka Kami selamatkan di waktu sebelum fajar menyingsing, sebagai nikmat dari Kami. (Al-Qamar: 34-35)

Dalam ayat yang lainnya lagi disebutkan oleh firman-Nya:

وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ

Dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras. (Al-Hijr: 74)

أَأَمِنْتُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ أَنْ يَخْسِفَ بِكُمُ الأرْضَ فَإِذَا هِيَ تَمُورُ * أَمْ أَمِنْتُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ أَنْ يُرْسِلَ عَلَيْكُمْ حَاصِبًا فَسَتَعْلَمُونَ كَيْفَ نَذِيرِ

Apakah kalian merasa aman terhadap Allah yang (berkuasa) di langit bahwa Dia akan menjungkir balikan bumi bersama kalian, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu berguncang? Atau apakah kalian merasa aman terhadap Allah yang (berkuasa) di langit bahwa Dia akan mengirimkan badai yang berbatu? Maka kelak kalian akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku. (Al-Mulk: 16-17)

Firman Allah Swt.:

Dan kalian tidak akan mendapat seorang pelindung pun bagi kalian. (Al-Isra: 68)

Yakni penolong yang dapat menolak bahaya itu dan menyelamatkan kalian darinya.

Allah Swt. berfirman, “Apakah kalian merasa aman dari Kami, hai orang-orang yang berpaling, sesudah kalian mengakui Keesaan Kami di lautan dan diselamatkan darinya kedaratan. Apakah kalian merasa aman bila Aku mengembalikan kalian ke lautan untuk kedua kalinya, lalu Aku kirimkan kepada kalian angin topan yang dapat membalikkan perahu kalian dan menenggelamkan semua isinya termasuk kalian?”

Ibnu Abbas dan lain-lainnya mengatakan bahwa al-qasif artinya badai laut yang dapat mematahkan perahu (kapal), lalu menenggelamkannya.

Firman Allah Swt:

Dan ditenggelamkan-Nya kalian disebabkan kekafiran kalian. (Al-Isra: 69)

Maksudnya, disebabkan kekafiran dan berpalingnya kalian dari Allah Swt.

Firman Allah Swt.:

Dan kalian tidak akan mendapat seorang penolong pun dalam hal ini terhadap (siksaan) Kami. (Al-Isra: 69)

Ibnu Abbas mengatakan, yang dimaksud dengan tabi’an ialah penolong. Menurut Mujahid, yang dimaksud ialah penolong yang membalas, yakni dapat membalaskan dendam kalian sesudah kalian ada. Qatadah mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah Kami tidak merasa takut terhadap pembalasan seorang pun yang membela kalian sesudah Kami timpakan siksaan kepada kalian.

Hanya Allah Yang Maha mengetahui dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

.

«««« juz 14 «««««« juz 15 «««««« juz 16 ««««