Sabtu, Oktober 19, 2019

Kata Ganti Penanya

0
45

Salam buat ananda generasi gemilang. Tulisan ini merupakan lanjutan dari materi tentang kata ganti. Dan jenis kata ganti dalam bahasan ini, yaitu tentang kata ganti penanya.

Langsung saja ke pembahasan, dan mari kita perhatikan beberapa contoh kalimat berikut!

(1) Apakah Anda pernah mengeluh?

(2) Kapankah itu terjadi?

(3) Mengapa Anda sampai mengeluh?

(4) Siapakah yang membuat Anda sampai-sampai Anda berkeluh kesah?

(5) Bagaimanakah dengan mengeluh itu dapat memperbaiki keadaan?

Kalimat-kalimat tersebut diawali dengan kata tanya: apa, kapan, mengapa, siapa, dan bagaimana. Dan kalimat-kalimat tersebut bertujuan untuk menggali informasi dari seseorang dengan mengajukan pertanyaan. Kalimat tersebut diakhiri pula dengan tanda tanya (?).

Bandingkanlah kalimat-kalimat tersebut dengan kalimat-kalimat berikut!

(6) Siapa pun dia, yang namanya manusia itu tidak akan mampu menangani segala hal yang ada di muka bumi ini.

(7) Banyaknya kekayaan, tingginya jabatan, kuatnya fisik, hebatnya kecerdasan atau apa pun itu, masing-masing memiliki kekuatan yang terbatas.

(8) Dan lihatlah Fira’un, bagaimana pun hebatnya dia, tak bisa berjaya sampai hari ini.

Kalimat (6), (7), dan (8) hampir mirip dengan kalimat (1), (2), (3), (4) dan (5) yaitu terdapatnya kata: siapa, apa, dan bagaimana. Namun tidaklah bertujuan untuk memperoleh informasi. Kata: siapa, apa, dan bagaimana pada kalimat (6), (7), dan (8) tersebut hanya berfungsi sebagai pengganti kata benda dengan kata pengganti berbentuk kata tanya.

Jadi, kata: apa, siapa, mengapa, kapan, (di, ke, dari) mana, berapa, dan bagaimana tidaklah mutlak disebut kata tanya. Tetapi selain merupakan bagian dari kata tanya, kata-kata tersebut termasuk juga ke dalam jenis kata ganti. Kata ganti tersebut disebut kata ganti penanya.

Beberapa kata yang termasuk jenis kata ganti penanya adalah:

a. Kata “siapa, apa, dan yang mana” digunakan untuk mengganti orang atau benda.

b. Kata “kapan” digunakan untuk mengganti waktu.

c. Kata “di mana, ke mana, dan dari mana” digunakan untuk mengganti suatu letak atau tempat.

d. Kata “bagaimana, berapa, kenapa, dan mengapa” digunakan untuk mengganti keadaan, nomina, cara, dan sebab.

Untuk lebih memahami jenis kata ganti penanya ini, ada baiknya kita pahami soal-soal berikut:

Pilihlah pada jawaban yang paling tepat!

Klik submit untuk mengetahui jumlah jawaban yang dijawab dengan benar!

Welcome to your K. Ganti Penanya

Simaklah teks berikut dengan baik!


(1) Setiap manusia pasti memiliki sebuah keinginan. (2) Dan ia harus berusaha agar apa yang diinginkannya itu dapat segera diraihnya. (3) Karena jika diam saja, akan seperti sebuah perahu dayung yang berada di tengah lautan. (4) Jika tidak segera didayung untuk dijalankan, tentu perahu itu akan diam di tempat dan terombang-ambing ombak lautan.


Kalimat yang mengandung kata ganti penanya terdapat pada kalimat nomor ….

Kata “siapa, apa, dan yang mana” merupakan jenis kata ganti yang digunakan untuk mengganti ….

Bacalah paragraf berikut dengan cermat!


(1) Bagaimana pun, memang Allah telah meniupkan kekuatan melalui ujian-ujian-Nya. (2) Allah telah menangguhkan sesuatu untuk mendidik kita agar bersabar. (3) Allah telah mengambil sesuatu untuk mendidik kita agar ridha. (4) Sampai suatu saat kita bagitu bersyukur dengan apa yang Allah aturkan. (5) Tenanglah, sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.


Kalimat yang mengandung kata ganti penanya terdapat pada kalimat nomor ….

Kata “bagaimana” pada kalimat, “bagaimana pun, memang Allah telah meniupkan kekuatan melalui ujian-ujian-Nya.” merupakan jenis kata ganti ….

Cermatilah kalimat-kalimat berikut!


(1) Apakah Anda pernah membaca kisah orang-orang yang sukses?


(2) Bagaimanakah perjuangan mereka sehingga mereka dikatakan sukses?


(3) Mengapa mereka dikatakan menjadi orang yang sukses?


(4) Apakah kamu benar-benar tahu makna dari kata tersebut?


(5) Tidak apa-apa, satu hal yang ingin saya katakan bahwa jalan menuju kesuksesan itu memang tidak mudah, membutuhkan pengorbanan, perjuangan, membutuhkan fisik yang kuat, mental yang kokoh, dan jiwa yang tegar. Jikalau jalan menuju kesuksesan itu mudah, pastilah sekarang banyak orang yang sukses.


Kalimat yang tidak bertujuan untuk menggali informasi pada teks tersebut ditandai oleh nomor ….

Bacalah teks berikut dengan cermat!


(1) Memilih teman merupakan suatu hal yang penting. (2) Karena seringkali kita tidak sadar bahwa kita perlahan-lahan berubah menyerupai siapa yang kita temani. (3) Maka carilah teman yang akan membimbing kita kepada kebaikan.


Kata “siapa” selain merupakan bagian dari kata tanya, kata “siapa” seperti yang terdapat pada kalimat (2) termasuk juga ke dalam jenis ….

Bacalah teks berikut dengan cermat!


Saat kita bersama seseorang dalam kehidupan lalu menganggap bahwa kita telah bertemu dengan orang yang salah yang membuat hidup menjadi tidak nyaman karena menganggap bahwa ini adalah sebuah kesalahan. Sungguh, kapan pun kita tidak akan pernah bersama dengan orang yang salah. Karena ini adalah kuasa-Nya yang telah menakdirkan segala sesuatu dan itu merupakan sesuatu yang terbaik untuk kita.


Kata “kapan” pada teks tersebut merupakan jenis kata ganti ….

Bacalah teks berikut dengan cermat!


Untuk Ananda yang telah melakukan hal yang terbaik. Mungkin suatu waktu akan ada orang yang tidak menghargaimu. Dari mana pun asalnya. Camkanlah Anakku, itu masalah mereka, sama sekali bukan masalahmu. Ingat bahwa manusia hebat adalah manusia yang bisa mengendalikan diri saat dikuasai amarah, tenang saat dipermalukan, tersenyum saat diremehkan, dan selalu bersabar saat menemui cobaan.


Kata “dari mana” pada teks tersebut merupakan jenis kata ganti ….

Bacalah teks berikut dengan cermat!


(1) Apakah Anda pernah minum obat? (2) Bagaimana Rasanya? (2) Pahit, tidak? (3) Iya, tentu pahit. (4) Hal yang sama berlaku bagi orang yang pernah disakiti. (5) Pahit yang timbul akibat disakiti bisa menjadi obat yang membuat kita tahan dalam menghadapi segala macam cobaan. (6) Hati yang terlatih untuk selalu bersabar akan membuatnya kuat dan kokoh dalam menghadapi berbagai masalah sehari-hari.


Kalimat yang mengandung kata tanya pada teks tersebut terdapat pada kalimat nomor ….

Cermati pernyataan-pernyataan berikut!


(1) Kata tanya merupakan kata yang berfungsi untuk memberi pertanyaan yang bertujuan untuk menggali informasi.


(2) Kata ganti penanya merupakan kata yang berfungsi mengganti kata benda nama atau lainnya dengan beberapa kata tanya.


(3) Kata: “apa, siapa, mengapa, kapan, (di, ke, dari) mana, berapa, dan bagaimana” tidaklah mutlak kata tanya yang bertujuan untuk memperoleh informasi.


(4) Seluruh kalimat yang menggunakan kata: “apa, siapa, mengapa, kapan, (di, ke, dari) mana, berapa, dan bagaimana,” maka kalimat tersebut akan menggunakan tanda tanya (?) di bagian belakangnya.


Pernyataan yang salah pada kalimat tersebut adalah kalimat nomor ….


.

Demikian, semoga ada manfaatnya dan dapat menunjang kesuksesan Ananda dalam menempuh Ujian Nasional atau pun ulangan lainnya.

.

Artikel terkait jenis kata: Klik topik di bawah!

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/kecilnya/public_html/wp-includes/functions.php on line 3774