Sabtu, Oktober 19, 2019
Beranda Bahasa Indonesia Kebahasaan Kata Ganti Penunjuk

Kata Ganti Penunjuk

0
47

Salam buat ananda generasi gemilang dan sahabat yang baik. Semoga salam saya ini menjadi jalan menuju keberkahan dan semoga pula postingan ini dapat membantu kita lebih memahami penggunaan kata ganti penunjuk sebagai bahan agar kita memiliki kompetensi berbahasa Indonesia untuk berbagai keperluan dalam kegiatan sosial yang sesungguhnya.

Baiklah, mari kita perhatikan beberapa contoh kalimat berikut!

(1) Bijak itu sikap yang teramat baik. Tetapi kita tidak bisa menjadi orang yang bijak, jika tidak mampu bersabar dalam menghadapi permasalahan.

(2) Waspadai langkah-langkah putus asa. Jika mengalami hari tergelap, hiduplah sampai besok dan hari gelap itu akan berlalu.

(3) Tetaplah tegar meski yang lain berguguran. Tetaplah tersenyum meskipun perjuangan ini terasa pahit dan berliku.

(4) Untukku yang sedang berduka. Di sini aku melihat mereka masih tersenyum ketika sedang sedih dan memaafkan ketika dikecewakan. Aku sadar, memang Allah menyukai orang yang mampu bersabar ketika menghadapi cobaan.

(5) Bersabarlah ketika suatu hal yang sangat kita sayangi hilang. Mungkin di sana Allah sedang menguji kita dan percayalah bahwa Allah sedang menyiapkan sesuatu hal yang lebih indah dari sebelumnya.

(6) Laki-laki dan perempuan adalah seperti dua sayap dari seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu ke puncak yang setinggi-tingginya. Jika patah salah satu dari dua sayap itu, maka jangankan terbang ke sana, untuk berdiri pun terlihat kesakitan.

(7) Beginilah yang namanya  kehidupan. Kadang bahagia, sering pula kita harus mampu melewati sebuah rintangan yang sangat panjang supaya kita lebih tegar dan dewasa.

(8) Orang yang memiliki keikhlasan akan menjadi pribadi yang lebih berani, sabar, tegar dan tabah dalam menghadapi segala ujian. Dengan begitu dalam menjalani kehidupannya, ia akan senantiasa berbuat baik kepada orang lain tanpa berharap bahwa orang lain akan melakukan hal yang sama padanya.

Kata-kata yang bercetak miring pada kalimat-kalimat tersebut berfungsi untuk menggantikan posisi kata yang ditunjuk dalam kalimat. Pada kalimat (1), (2), dan (3) ada kata ganti penunjuk ini dan itu. Kata ganti penunjuk ini dan itu digunakan untuk menyatakan:

a) Penunjuk benda/hal yang sudah umum dikenal

  • Sapi itu termasuk binatang mamalia.

b) Penunjuk benda/ hal terbatas/ membatasi benda

  • Ayam kurik itu milik Pak Arman.
  • Kapur ini memang putih.

c) Pengganti dan penunjuk benda/ hal

  • Yang jauh dari pembicara        : Itu perpustakaan sekolah.
  • Yang dekat kepada pembicara : Ini sepeda milikku.

d) Kata ganti penunjuk ini dan itu dalam kalimat digunakan sebagai:

  • Pembatas S :  –  Kuda yang tangkas ini mahal.

                          –  Karyawan yang bandel itu dipecat.

  • Pembatas O :  –  Saya membawa buku ini ke sekolah.

–  Amin membawa apel yang manis itu.

  • Berfungsi O :  –  Ini pensilku.

                          –  Itu sekolahnya.

  • Berfungsi O :  –  Tati menyukai ini.

–  Ruslan menyukai itu.

Selanjutnya pada kalimat (4), (5), dan (6) terdapat kata ganti di sini, di sana, dan ke sana. Kata ganti seperti ini biasanya digunakan untuk menunjukan suatu letak benda, hal, atau tempat.

Dan pada kalimat (6), (7) hadir penggunaan kata beginilah dan dengan begitu. Kata ganti penunjuk ini biasanya digunakan untuk menunjukan cara atau kesimpulan dalam sebuah kalimat. Kata ganti tersebut disebut kata ganti penunjuk ikhwal yang dalam konteks kalimat menggunakan kata begini dan begitu.

Berdasarkan contoh-contoh tersebut dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan kata ganti penunjuk adalah kata yang digunakan untuk menggantikan posisi kata benda/ hal yang ditunjuk dalam kalimat.

Demikian yang dapat saya sampaikan. Dan sebagai bahan latihan, di bawah ini terdapat soal-soal yang berhubungan dengan kata ganti tak tentu tersebut.

Pilihlah pada jawaban yang paling tepat!

Klik submit untuk mengetahui jumlah jawaban yang dijawab dengan benar!

Welcome to your Kata Ganti Penunjuk

Kalimat yang mengandung kata ganti penunjuk umum adalah ….

Kalimat yang mengandung kata ganti penunjuk tempat adalah ….

Kalimat yang mengandung kata ganti penunjuk ikhwal adalah ….

Ini bukan tentang menunggu, tetapi tentang pemahaman bahwa perjuangan memerlukan waktu untuk menemui kemenangan.


Kata yang merupakan kata ganti penunjuk umum pada kalimat tersebut adalah ….

Aku yakin di balik semua kesedihan yang kurasakan ini pasti ada kebahagiaan yang telah menungguku di sana.


Kata yang merupakan kata ganti penunjuk tempat pada kalimat tersebut adalah ….

Dia terus tegar walaupun yang lain berguguran dan dia terus tersenyum walaupun perjuangan begitu pahit. Begitulah dia yang selalu menang. Dia yang selalu tetap kuat ketika dia jatuh sekalipun.


Kata yang merupakan kata ganti penunjuk ikhwal pada kalimat tersebut adalah ….

Capek itu adalah tanda bahwa kita sedang berjuang untuk memperoleh sesuatu yang indah. Karena jika kita ingin sesuatu yang indah, kita membutuhkan proses yang panjang dan perjuangan.


Kata ganti itu pada kalimat tersebut digunakan sebagai ….

Ada waktu untuk berharap dan ada waktu untuk berhenti. Ada masa untuk memperjuangkan, namun ada juga untuk mengiklaskan. Di sini aku lelah menunggu hal yang tak pasti yang menjadikan diri dalam dilema, antara memilih memperhatikan atau malah melupakan.


Kata ganti di sini pada kalimat tersebut digunakan sebagai ….

Beginilah kalau sudah menyakiti hati seseorang, penyesalannya sangat terasa ketika sudah kehilangan.


Kata ganti beginilah pada kalimat tersebut digunakan sebagai ….

Kata ganti yang digunakan untuk menunjukkan sesuatu, baik benda, tempat atau  ataupun hal/ ikhwal tertentu disebut ….


.

Artikel terkait: Klik topik di bawah!

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/kecilnya/public_html/wp-includes/functions.php on line 3774