Kehancuran Fir’aun yang Mendustakan Mukjizat

Tafsir Al-Qur’an: Surah Al-Qamar ayat 41-42

0
14

Tafsir Al-Qur’an: Surah Al-Qamar ayat 41-42, Kehancuran Fir’aun yang mendustakan mukjizat-mukjizat. Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

  وَلَقَدْ جَاءَ آلَ فِرْعَوْنَ النُّذُرُ (٤١) كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا كُلِّهَا فَأَخَذْنَاهُمْ أَخْذَ عَزِيزٍ مُقْتَدِرٍ (٤٢)

Dan sungguh, peringatan telah datang kepada kaum Fir’aun. Mereka mendustakan mukjizat-mukjizat Kami semuanya, maka Kami azab mereka dengan azab dari Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa. (Q.S. Al-Qamar : 41-42)

.

Tafsir Ibnu Abbas

Wa la qad jā-a āla fir‘aunan nudzur (dan sungguh ancaman-ancaman telah datang kepada kaum Fir‘aun), yakni Musa a.s. dan Harun a.s. telah datang kepada Fir‘aun dan para pengikutnya.

Kadz-dzabū bi āyātinā kullihā (mereka telah mendustakan mukjizat-mukjizat Kami semuanya), yakni yang berjumlah sembilan.

Fa akhadznāhum akh-dzā ‘azīzin (karena itu Kami menghukum mereka dengan siksaan dari Yang Maha Perkasa), yakni Yang Maha Gagah dan Maha Kuat menimpakan siksaan.

Muqtadir (lagi Maha Kuasa), yakni Maha Kuasa menimpakan azab.

.

Tafsir Hidayatul Insan bi tafsiril Qur’an

  1. Dan sungguh, peringatan telah datang kepada kaum Fir’aun[16].

[16] Allah Subhaanahu wa Ta’aala mengutus kepada mereka Nabi Musa Al Kalim ‘alaihis salam dan memperkuatnya dengan ayat-ayat dan mukjizat, namun mereka mendustakan ayat-ayat Allah semuanya, maka Allah Azza wa Jalla mengazab mereka dengan azab dari Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa. Dia menenggelamkan Fir’aun dan bala tentaranya ke dalam laut.

  1. Mereka mendustakan mukjizat-mukjizat Kami semuanya[17], maka Kami azab mereka dengan azab dari Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa[18].

[17] Maksudnya 9 buah mukjizat yang diberikan Allah kepada Nabi Musa ‘alaihis salam.

[18] Maksud dari disebutkannya kisah-kisah ini adalah untuk memperingatkan manusia dan orang-orang yang mendustakan Nabi Muhammad ﷺ. Oleh karena itulah, Allah Subhaanahu wa Ta’aala berfirman, “Apakah orang-orang kafir di lingkunganmu (kaum musyrikin) lebih baik dari mereka.”

.

Tafsir Jalalain

  1. (Dan sesungguhnya telah datang kepada kaum Firaun) kepada Firaun dan kaumnya (ancaman-ancaman itu) ancaman-Ku melalui lisan Nabi Musa dan Nabi Harun, tetapi mereka masih tetap tidak mau beriman. Bahkan,
  2. (mereka mendustakan ayat-ayat Kami kesemuanya) yakni sembilan ayat yang diberikan kepada Nabi Musa (lalu Kami azab mereka) yakni, Kami turunkan azab kepada mereka (sebagai azab dari Yang Maha Perkasa) Yang Maha Kuat (lagi Maha Kuasa) tiada sesuatu pun yang dapat melemahkan dan menghalang-halangi-Nya.

.

Tafsir Ibnu Katsir

Allah Swt. berfirman, menceritakan perihal Fir’aun dan kaumnya, bahwa sesungguhnya telah datang kepada mereka utusan Allah (yaitu Musa a.s.) dan saudara laki-lakinya (yaitu Harun) dengan membawa berita gembira jika mereka mau beriman, dan peringatan jika mereka kafir. Allah menguatkan keduanya dengan mukjizat-mukjizat yang besar dan berbagai macam bukti yang membenarkan kerasulan keduanya. Tetapi mereka semuanya mendustakannya, maka Allah menghukum mereka dengan hukuman dari Tuhan Yang Mahaperkasa lagi Mahakuasa. Allah Swt. membinasakan mereka sehingga tiada seorang pun dari mereka yang tersisa dan tiada pula jejak-jejak mereka.

Wallahu a’lam dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

.

««««« juz 26 «««   ««« juz 27 «««   ««« juz 28 «««««