Silabus K13 Edisi Revisi 2017 Bahasa Indonesia Kelas VII

0
12678

Model Silabus K13 Edisi Revisi 2017 Bahasa Indonesia Kelas VII ini merupakan acuan bagi guru dalam melakukan pembelajaran Bahasa Indonesia berdasarkan Kurikulum 2013 (K13) yang sesuai dengan Model Silabus Mata Pelajaran Sekolah Menengah Pertama/ Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) Mata Pelajaran Bahasa Indonesia yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2017.

Tahun lalu kita telah mulai menyusun perangkat pembelajaran. Namun di tahun 2017 ini perangkat pembelajaran yang telah disusun tersebut perlu revisi agar sesuai dengan model yang berlaku saat ini.

Silabus K13 Edisi Revisi 2017 Bahasa Indonesia Kelas VII ini dilengkapi dengan format penilaian yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suatu pembelajaran. Artinya, penilaian harus selalu dilakukan oleh guru sebagai bagian dari profesinya.

Berdasarkan hasil penilaian inilah, guru akan selalu kreatif untuk mencari berbagai strategi baru didalam tindakan mengajarnya. Oleh karena itu, pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang berangkat dari hasil penilaian sebelumnya sebagai pengalaman awal siswa bukan dari apa yang seharusnya dipelajari siswa.

Penilaian mengacu kepada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tentang Penilaian Hasil Belajar oleh guru yang berlaku.

Kompetensi terdiri atas 4 (empat) aspek, yaitu: Kompetensi Sikap Spiritual, Kompetensi Sikap Sosial, Kompetensi Pengetahuan, dan Kompetensi Keterampilan. Kompetensi Sikap Spiritual dan Kompetensi Sikap Sosial pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia tidak dirumuskan, tetapi merupakan hasil pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) dari Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan, sehingga perlu direncanakan pengembangannya.

Kompetensi Sikap Spiritual dan sikap sosial dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi siswa. Sedangkan Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirinci lebih lanjut dalam Kompetensi Dasar mata pelajaran.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.

.

SILABUS

Sekolah                       : SMPN 1 Ibun

Mata Pelajaran            : Bahasa Indoesia

Kelas                          : VII (Tujuh)

Alokasi Waktu            : 6 jam/minggu

Kompetensi Dasar

Materi Pokok dan Materi Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran

Penilaian

3.1 Mengidentifikasi informasi dalam teks deskripsi tentang objek (sekolah, tempat wisata, tempat bersejarah, dan atau suasana pentas seni daerah) yang didengar dan dibaca.

4.1 Menentukan isi teks deskripsi objek (tempat wisata,tempat bersejarah, suasana pentas seni daerah, dll) yang didengar dan dibaca.

Teks deskripsi

 Pengertian teks deskripsi

 Isi teks deskripsi

 Ciri umum teks deskripsi

 Struktur teks deskripsi

 Kaidah kebahasaan (kata umum, kata khusus, makna denotasi konotasi, kata sifat,)

 Mengamati model-model teks deskripsi.

 Merumuskan pengertian dan menjelaskan isi teks deskripsi

 Mendaftar ciri umum teks deskripsi yang mencakup struktur dan kaidah kebahasaannya.

 Mengerjakan sejumlah kegiatan secara berkelompok dan individual untuk menentukan isi dan ciri-cirinya berdasarkan struktur dan kaidah-kaidahnya.

 Mengidentifikasi model teks deskripsi lainnya dari berbagai sumber untuk menentukan isi dan ciri-cirinya.

Jenis tes:

1. Tulis

2. Lisan

Bentuk tes:

1. Uraian

2. Pilihan ganda

Instrumen tes:

1. Soal

2. Lembar observasi

3. Skala penilaian

4. Portofolio

3.2 Menelaah struktur dan kaidah kebahasaan dari teks deskripsi tentang oobjek (sekolah, tempat wisata, tempat bersejarah, dan atau suasana pentas seni daerah) yang didengar dan dibaca

4.2 Menyajikan data, gagasan, kesan dalam bentuk teks deskripsi tentang objek (sekolah, tempat wisata, tempat bersejarah, dan atau suasana pentas seni daerah) secara tulis dan lisan dengan memperhatikan struktur, kebahasaan baik secara lisan dan tulis

 Struktur teks deskripsi dan contoh-contoh telaahannya

 Kaidah-kaidah kebahasaan teks eksposisi dan contoh-contoh telaahannya

 Prosedur/langkah menulis teks deskripsi

 Teknik penyuntingan teks deskripsi

 Mengamati model struktur dan kaidah-kaidah teks deskripsi

 Membaca teks deskripsi untuk ditelaah struktur dan kaidahkaidah kebahasaannya

 Menyajikan teks deskripsi berdasarkan hasil pengamatan terhadap sebuah objek lingkungan

 Melakukan penyuntingan terhadap teks deskripsi teman

Jenis tes:

1. Tulis

2. Lisan

Bentuk tes:

1. Uraian

2. Pilihan ganda

Instrumen tes:

1. Soal

2. Lembar observasi

3. Skala penilaian

4. Portofolio

Teknik Penilaian:

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

3.3 Mengidentifikasi unsur-unsur teks narasi (cerita fantasi) yang dibaca dan didengar

4.3 Menceritakan kembali isi teks narasi (cerita fantasi) yang didengar dan dibaca

 Pengertian dan contoh-contoh teks narasi (cerita fantasi)

 Unsur-unsur teks cerita narasi

 Struktur teks narasi

 Kaidah kebahasaan teks narasi

 Kalimat langsung dan kalimat tidak langsung

 Penceritaan kembali isi teks narasi

 Mengamati model-model teks narasi

 Mendaftar isi, kata ganti, konjungsi (kemudian, seketika, tiba-tiba, sementara itu), kalimat yang menunjukkan rincian latar, watak, peristiwa, kalimat langsung dan tidak langsung pada teks cerita fantasi

 Mendiskusikan ciri umum teks cerita fantasi, tujuan komunikasi cerita fantasi, struktur teks cerita fantasi

 Menyampaikan secara lisan hasil diskusi ciri umum cerita fantasi tujuan komunikasi, dan ragam/jenis cerita fantasi, struktur cerita fantasi

 Menceritakan kembali dengan cara naratif

Jenis tes:

1. Tulis

2. Lisan

Bentuk tes:

1. Uraian

2. Pilihan ganda

Instrumen tes:

1. Soal

2. Lembar observasi

3. Skala penilaian

4. Portofolio

3.4 Menelaah struktur dan kebahasaan teks narasi (cerita fantasi) yang dibaca dan didengar

4.4 Menyajikan gagasan kreatif dalam bentuk cerita fantasi secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur dan penggunaan bahasa

 Struktur teks cerita fantasi (orientasi, komplikasi, resolusi)

 Kebahasaan teks cerita fantasi

 Prinsip memvariasikan teks cerita fantasi

 Ejaan dan tanda baca

 Langkah-langkah menulis cerita fantasi

 Mendata struktur dan kebahasaan teks cerita fantasi

 Mendiskusikan prinsip memvariasikan cerita fantasi, penggunaan bahasa pada cerita fantasi, penggunaan tanda baca/ejaan

 Mengurutkan bagian-bagian cerita fantasi, memvariasikan cerita fantasi (misal: mengubah narasi menjadi dialog, mengubah alur, mengubah akhir cerita dll), melengkapi, dan menulis cerita fantasi sesuai dengan kreasi serta memperhatikan ejaan dan tanda baca

 Mempublikasikan karya cerita fantasi/ mempresentasikan karya

Jenis tes:

1. Tulis

2. Lisan

Bentuk tes:

1. Uraian

2. Pilihan ganda

Instrumen tes:

1. Soal

2. Lembar observasi

3. Skala penilaian

4. Portofolio

Teknik Penilaian:

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

3.5 Mengidentifikasi teks prosedur tentang cara melakukan sesuatu dan cara membuat (cara memainkan alat musik/tarian daerah, cara membuat kuliner khas daerah, dll.) dari berbagai sumber yang dibaca dan didengar

4.5 Menyimpulkan isi teks prosedur tentang cara melakukan sesuatu dan cara membuat (cara memainkan alat musik/tarian daerah, cara membuat kuliner khas daerah dll.) dari berbagai sumber yang dibaca dan didengar

Teks prosedur

 Ciri umum teks prosedur

 Struktur teks:

Tujuan, bahan, alat langkah,

 Ciri kebahasaan: kalimat perintah, kalimat saran, kata benda, kata kerja, kalimat majemuk (dengan, hingga, sampai), onjungsi urutan (kemudian, selanjutnya, dll)

 Simpulan isi teks prosedur

 Mendaftar kalimat perintah, saran, larangan pada teks prosedur

 Mendaftar kalimat yang menunjukkan tujuan, bahan, alat, langkah-langkah

 Mendiskusikan ciri umum teks prosedur, tujuan komunikasi, struktur, ragam/jenis teks prosedur, kata/kalimat yang digunakan pada teks prosedur, isi teks prosedur

 Menyampaikan secara lisan hasil diskusi ciri umum teks prosedur, tujuan komunikasi, dan ragam/jenis teks prosedur

Jenis tes:

1. Tulis

2. Lisan

Bentuk tes:

1. Uraian

2. Pilihan ganda

Instrumen tes:

1. Soal

2. Lembar observasi

3. Skala penilaian

4. Portofolio

3.6 Menelaah struktur dan aspek kebahasaan teks prosedur tentang cara melakukan sesuatu dan cara membuat (cara memainkan alat musik/tarian daerah, cara membuat kuliner khas daerah, membuat cindera mata, dll.) dari berbagai sumber yang dibaca dan didengar

4.6 Menyajikan data rangkaian kegiatan ke dalam bentuk teks prosedur (tentang cara memainkan alat musik daerah, tarian daerah, cara membuat cinderamata, dll) dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, dan isi secara lisan dan tulis

 Variasi pola penyajian tujuan, bahan/alat langkah

 Variasi kalimat perintah/saran/larangan

 Prinsip penyusunan kalimat perintah

 Pilihan kata dalam penyusunan teks prosedur

 Prinsip penggunaan kata/kalimat/tanda baca dan ejaan

 Mendata jenis-jenis dan variasi pola penyajian tujuan, bahan dan alat, langkah teks prosedur

 Menyusun teks prosedur dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, dan isi

• Menyunting dan memperbaiki teks prosedur yang ditulis dari segi isi, pilihan kata/kalimat/paragraf dan penggunaan tanda baca/ejaan

• Memublikasikan teks prosedur yang dibuat

Jenis tes:

1. Tulis

2. Lisan

Bentuk tes:

1. Uraian

2. Pilihan ganda

Instrumen tes:

1. Soal

2. Lembar observasi

3. Skala penilaian

4. Portofolio

Teknik Penilaian:

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

3.7 Mengidentifikasi informasi dari teks laporan hasil observasi berupa buku pengetahuan yang dibaca atau diperdengarkan

4.7 Menyimpulkan isi teks laporan hasil observasi yang berupa buku pengetahuan yang dibaca dan didengar

Teks laporan hasil observasi

 Daftar informasi isi teks laporan hasil observasi (LHO)

 Penggunaan bahasa dalam laporan hasil observasi

 Ciri umum laporan

 Mendaftar dan mendiskusikan informasi isi, kalimat definisi, kalimat untuk klasifikasi, kalimat rincian dalam teks laporan observasi.

 Merinci isi teks LHO (bagian definisi/klasifikasi, deskripsi bagian, penegasan)

 Menyajikan hasil diskusi tentang isi bagian dan gagasan pokok yang ditemukan pada teks LHO

 Menyimpulkan isi teks laporan hasil observasi

Jenis tes:

1. Tulis

2. Lisan

Bentuk tes:

1. Uraian

2. Pilihan ganda

Instrumen tes:

1. Soal

2. Lembar observasi

3. Skala penilaian

4. Portofolio

3.8 Menelaah struktur, kebahasaan, dan isi teks laporan hasil observasi yang berupa buku pengetahuan yang dibaca atau diperdengarkan

4.8 Menyajikan rangkuman teks laporan hasil observasi yang berupa buku pengetahuan secara lisan dan tulis dengan memperhatikan kaidah kebahasaan atau aspek lisan

 Struktur teks LHO

 Variasi pola penyajian teks LHO

 Variasi kalimat definisi, variasi pola penyajian teks LHO

 Mendiskusikan struktur, kebahasaan, da nisi teks LHO

 Mendata jenis-jenis dan variasi pola penyajian definisi, klasifikasi, deskripsi bagian

 Merangkum teks LHO

 Mempresentasikan teks LHO yang ditulis

Jenis tes:

1. Tulis

2. Lisan

Bentuk tes:

1. Uraian

2. Pilihan ganda

Instrumen tes:

1. Soal

2. Lembar observasi

3. Skala penilaian

4. Portofolio

Teknik Penilaian:

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

3.9 Mengidentifikasi informasi (pesan, rima, dan pilihan kata) dari puisi rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan didengar

4.9 Menyimpulkan isi puisi rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang disajikan dalam bentuk tulis

Puisi rakyat

 Ciri puisi rakyat (pantun, gurindam, syair)

 Cara menyimpulkan isi pada pantun, gurindam, dan syair

 Mendiskusikan ciri umum dan tujuan komunikasi puisi rakyat (pantun,  gurindam, syair)

 Mendaftar kalimat perintah, saran, ajakan, larangan, kalimat pernyataan, kalimat majemuk dan kalimat tunggal dalam puisi rakyat (pantun, gurindam, syair)

 Menyimpulkan ciri umum, tujuan komunikasi, ragam/jenis puisi rakyat, kata/kalimat yang digunakan pada puisi rakyat (pantun, gurindam, syair)

Jenis tes:

1. Tulis

2. Lisan

Bentuk tes:

1. Uraian

2. Pilihan ganda

Instrumen tes:

1. Soal

2. Lembar observasi

3. Skala penilaian

4. Portofolio

3.10 Menelaah struktur dan kebahasaan puisi rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan didengar

4.10 Mengungkapkan gagasan, perasaan, pesan dalam bentuk puisi rakyat secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, rima, dan penggunaan bahasa

 Pola pengembangan isi pantun, gurindam, dan syair

 Variasi kalimat perintah, saran, ajakan, larangan dalam pantun

 Menyimpulkan prinsip pengembangan pantun, gurindam, dan syair, penggunaan konjungsi (kalau, jika, agar, karena itu, dll) pada pantun, gurindam, dan syair

 Memvariasikan, melengkapai isi, menurutkan, dan menulis pantun, gurindam, dan syair

 Mendemonstrasikan berbalas pantun secara berkelompok

Jenis tes:

1. Tulis

2. Lisan

Bentuk tes:

1. Uraian

2. Pilihan ganda

Instrumen tes:

1. Soal

2. Lembar observasi

3. Skala penilaian

4. Portofolio

Teknik Penilaian:

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

3. 11 Mengidentifikasi informasi tentang fabel/legenda daerah setempat yang dibaca dan didengar

4. 11 Menceritakan kembali isi fabel/legenda daerah setempat

Fabel/legenda

 Ciri cerita fabel/legenda

 Langkah memahami isi cerita fabel

 Langkah menceritakan kembali isi fabel/legenda

 Mencermati cerita rakyat (fabel dan legenda) yang berasal dari daerah setempat

 Mendata kata ganti, kata kerja, konjungsi, kalimat langsung dan tidak langsung, tema, alur, karakter tokoh, latar, sudut pandang, amanat, dan gaya bahasa pada fabel/legenda

 Berlatih menceritakan isi fabel/legenda yang dibaca

 Menceritakan kembali isi fabel/legenda yang dibaca

Jenis tes:

1. Tulis

2. Lisan

Bentuk tes:

1. Uraian

2. Pilihan ganda

Instrumen tes:

1. Soal

2. Lembar observasi

3. Skala penilaian

4. Portofolio

3.12 Menelaah struktur dan kebahasaan fabel/legenda daerah setempat yang dibaca dan didengar

4.12 Memerankan isi fabel/legenda daerah setempat yang dibaca dan didengar

 Struktur teks fabel/legenda:

1. orientasi

2. komplikasi

3. resolusi

4. koda

 Teknik penggambaran tokoh

 Pemeranan isi fabel/legenda daerah setempat

 Mendiskusikan struktur teks fabel/legenda dan kebahasaan yang digunakan (variasi penyajian, variasi pola pengembangan)

 Mendata isi, memperbaiki pilihan kata, kalimat narasi, dialog, penyajian latar agar cerita menjadi lebih menarik

 Menulis fabel/legenda berdasarkan ide yang direncanakan dan data yang diperoleh

 Memerankan dan menceritakan fabel/legenda yang berasal dari daerah setempat

Jenis tes:

1. Tulis

2. Lisan

Bentuk tes:

1. Uraian

2. Pilihan ganda

Instrumen tes:

1. Soal

2. Lembar observasi

3. Skala penilaian

4. Portofolio

Teknik Penilaian:

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

3.13 Mengidentifikasi informasi (kabar, keperluan, permintaan, dan/atau permohonan) dari surat pribadi dan surat dinas yang dibaca dan didengar

4. 13 Menyimpulkan isi (kabar, keperluan, permintaan, dan/atau permohonan) surat pribadi dan surat dinas yang dibaca atau diperdengarkan

Surat pribadi dan surat dinas

 Informasi isi surat pribadi, surat dinas

 Isi surat pribadi dan dinas

 Simpulan isi surat pribadi dan dinas

 Mendata isi surat pribadi dan surat dinas

 Mendiskusikan isi surat pribadi dan dinas

 Menyimpulkan isi surat pribadi dan surat dinas

Jenis tes:

1. Tulis

2. Lisan

Bentuk tes:

1. Uraian

2. Pilihan ganda

Instrumen tes:

1. Soal

2. Lembar observasi

3. Skala penilaian

4. Portofolio

3.14 Menelaah unsur-unsur dan kebahasaan dari surat pribadi dan surat dinas yang dibaca dan didengar

4. 14 Menulis surat pribadi dan dinas) untuk kepentingan resmi dengan memperhatikan struktur teks, kebahasaan, dan isi

 Unsur-unsur surat pribadi dan dinas

 Kebahasaan surat priadi dan dinas

 Cara menulis surat pribadi dan dinas

 Mengidentifikasi unsur-unsur surat pribadi dan sistematika surat dinas

 Mendiskusikan karakteristik bahasa dan urutan surat pribadi dan dinas

 Menulis surat pribadi sesuai tujuan penulisan

 Menulis surat dinas sesuai dengan sistematika dan bahasa surat dinas

Jenis tes:

1. Tulis

2. Lisan

Bentuk tes:

1. Uraian

2. Pilihan ganda

Instrumen tes:

1. Soal

2. Lembar observasi

3. Skala penilaian

4. Portofolio

Teknik Penilaian:

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

3.15 Menemukan unsur-unsur dari buku fiksi dan nonfiksi yang dibaca

4.15 Membuat peta pikiran/rangkuman alur tentang isi buku nonfiksi/buku fiksi yang dibaca

Literasi buku fiksi dan nonfiksi

 Unsur-unsur buku

 Cara membaca buku dengan SQ3R, yaitu

1) Survey atau meninjau,

2) Question atau bertanya,

3) Read atau membaca,

4) Recite atau menuturkan,

5) Review atau mengulang

 Cara membuat rangkuman

 Mendata sub-bab buku

 Membaca garis besar isi subbab

 Menentukan gagasan pokok isi buku

 Membuat peta pikiran isi buku

 Mempresentasikan hasil peta pikiran isi buku yang dibaca

Jenis tes:

1. Tulis

2. Lisan

Bentuk tes:

1. Uraian

2. Pilihan ganda

Instrumen tes:

1. Soal

2. Lembar observasi

3. Skala penilaian

4. Portofolio

3.16 Menelaah hubungan unsur-unsur dalam buku fiksi dan nonfiksi

4.16 Menyajikan tanggapan terhadap isi buku fiksi nonfiksi yang dibaca

 Hubungan antarunsur buku

 Langkah menyusun tanggapan terhadap buku yang dibaca

 Mendata bagian isi yang akan ditanggapi, penggunaan bahasa dalam buku, dan sistematika buku

 Menyusun tanggapan dalam bentuk komentar terhadap isi, sistematika, kebermaknaan buku, penggunaan bahasa, dan tanda baca/ejaan

 Memublikasikan komentar terhadap buku yang dibaca

Jenis tes:

1. Tulis

2. Lisan

Bentuk tes:

1. Uraian

2. Pilihan ganda

Instrumen tes:

1. Soal

2. Lembar observasi

3. Skala penilaian

4. Portofolio

Teknik Penilaian:

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

3.16 Menelaah hubungan unsur-unsur dalam buku fiksi dan nonfiksi

4.16 Menyajikan tanggapan terhadap isi buku fiksi nonfiksi yang dibaca

 Hubungan antarunsur buku

 Contoh penyusunan tanggapan

 Langkah menyusun tanggapan terhadap buku yang dibaca

 Mendata bagian isi yang akan ditanggapi, penggunaan bahasa, unsur intrinsik cerita, dan bagian-bagian buku fiksi

 Menyusun tanggapan dalam bentuk komentar terhadap isi, unsur pembangun cerita (alur, tokoh, tema, latar, amanat), kebermaknaan buku, pilihan kata, gaya bahasa, penggunaan bahasa, dan tanda baca/ejaan

 Menyajikan komentar terhadap buku fiksi yang dibaca

 Memublikasikan komentar terhadap buku yang dibaca

Jenis tes:

1. Tulis

2. Lisan

Bentuk tes:

1. Uraian

2. Pilihan ganda

Instrumen tes:

1. Soal

2. Lembar observasi

3. Skala penilaian

4. Portofolio

Jenis tes:

1. Tulis

2. Lisan

Bentuk tes:

1. Uraian

2. Pilihan ganda

Instrumen tes:

1. Soal

2. Lembar observasi

3. Skala penilaian

4. Portofolio

Teknik Penilaian:

1. Sikap:

 Jurnal (observasi/ pengamatan)

2. Pengetahuan :

 Observasi terhadap diskusi, tanya jawab dan percakapan

 Penugasan (portofolio)

3. Keterampilan:

 Praktik

 Produk

Mengetahui,

Kepala Sekolah


(____________)

NIP.

Bandung,  …………

Guru Mata Pelajaran

 

(____________)

NIP.

.

Sumber:

Model Silabus Mata Pelajaran Sekolah Menengah Pertama/ Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2017.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here