Edisi belajar berdo’a kali ini, yaitu do’a dalam peringatan Hari Keluarga Nasional. Melalui Keppres Nomor 39 Tahun 2014, bahwa tanggal 29 Juni ditetapkan sebagai Hari Keluarga Nasional. Berikut contoh Do’a dalam acara peringatan Hari Keluarga Nasional.

السلام علىكم ورحمة الله و بركاته

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

والصلاة والسلام علي اشرف الانبياء والمرسلين وعلي اله واصحابه اجمعين  امين يا الله يا رب العالمينن

(Washallaatu wassalaamu ‘alaa asyrofil ambiyaai wal mursaliin, wa ‘alaa aalihi wa ash-haabihi ajma’iin. Aamiin yaa Allah yaa Rabbal ‘aalamiin.)

YA ALLAH YANG MAHA PENGASIH LAGI MAHA PENYAYANG,

KAMI AGUNGKAN ASMA-MU. DENGAN PENUH KETUNDUKKAN, KAMI TADAHKAN TANGAN KEHADIRAT-MU. HANYA ENGKAULAH YANG KAMI SEMBAH, DAN HANYA KEPADA ENGKAULAH KAMI MEMINTA PERTOLONGAN.

YA ALLAH, BAHWASANYA KAMI MEMOHON PENJAGAAN-MU DAN MENITIPKAN KEPADA-MU AGAMA KAMI, DIRI KAMI, KELUARGA KAMI, HARTA BENDA KAMI, DAN APA SAJA YANG ENGKAU TELAH BERIKAN KEPADA KAMI.

YA ALLAH, SEMOGA ENGKAU MENJADIKAN KAMI DALAM PENJAGAAN-MU DARI GODAAN SETAN YANG MENGGODA, ORANG YANG KEJAM, ZALIM, DAN DURHAKA, DAN DARI KEJAHATAN PENJAHAT. SESUNGGUHNYA ENGKAU ADALAH MAHA KUASA ATAS SEGALA SESUATU.

YA ALLAH, BAGUSKANLAH KAMI DENGAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN. DAN SEJATIKANLAH KAMI DENGAN TAQWA DAN ISTIQOMAH. JAGALAH KAMI DARI PENYESALAN. KARENA SESUNGGUHNYA ENGKAULAH MAHA MENDENGARKAN DO’A.

YA ALLAH, URUSAN APAPUN YANG TELAH MENJADI BAIK BAGI KAMI BERKAT KEMURAHAN-MU. NAMUN JIKA KAMI MEMANDANGNYA BUKAN DARI-MU, SEDANG KAMI TIDAK MENYADARINYA ATAU MENYADARINYA, MAKA KAMI BERTAUBAT DARINYA DAN BERSERAH DIRI SERTA KAMI KATAKAN BAHWA TIADA TUHAN YANG BERHAK DISEMBAH SELAIN ALLAH DAN MUHAMMAD SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM ADALAH UTUSAN ALLAH.

YA ALLAH, BERILAH MEREKA PAHALA BERIBADAH KEPADA-MU YANG TIDAK SEMPAT MEREKA LAKUKAN KARENA SIBUK MENDIDIK KAMI. DAN MA’AFKANLAH SEGALA KEKURANGAN MEREKA DALAM MENGABDI KEPADA-MU KARENA SIBUK MELAYANI KAMI. DAN AMPUNILAH MEREKA ATAS HAL-HAL SYUBHAT YANG MEREKA LAKUKAN DEMI MENGHIDUPI KAMI. DAN JANGAN SIKSA MEREKA KARENA RASA CINTA MEREKA KEPADA KAMI YANG MENGGELORA, DAN SELESAIKANLAH PERMASALAHAN-PERMASALAHAN MEREKA DENGAN SESAMA MANUSIA YANG MEREKA LAKUKAN DEMI MENGHIDUPI KAMI.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

(Subhaanakallahumma wabihamdika asyhadu al-laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa-atuubu ilaik)

رَبَّنَا اَتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

(Robbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah, wafil-aakhiroti hasanah, wa qinaa ‘adzaaban-naar. Walhamdulillaahi Robbil ‘aalamiin)

والسلام علىكم ورحمة الله و بركاته

 

Facebook Comments

Share This Article