Tiga Hasil Ketaatan dan Tiga Ciri Dasar Orang Mukmin

 

Makalah Ke-24 : Tiga Hasil Ketaatan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

وعن النبي

Rasulullah ﷺ bersabda

من خرج من ظل المعصية إلى عز الطاعة

“Barang siapa meninggalkan kehinaan, lalu melaksanakan kemuliaan, maka:

أغناه الله تعالى من غير مال

Allah akan memberikan kecukupan kepadanya meskipun tanpa harta

وأيده من غير جند

Allah akan memberikan kekuatan kepadanya tanpa disertai tentara

وأعزه من غير عشيرة

Dan Allah akan mengalahkan musuhnya bukan dengan pasukan.”

 

Makalah Ke-25 : Tiga Ciri Dasar Orang Mukmin

وروي أنه عليه السلام خرج ذات يوم على أصحابه فقال

Disebutkan dalam satu riwayat bahwa pada suatu hari Nabi ﷺ menemui para sahabat, lalu bertanya:

كيف أصبحتم

“Bagaimana keadaan kalian ketika memasuki pagi hari?”

فقالوا: أصبحنا مؤمنين بالله

Mereka menjawab: “Kami berada dalam keadaan beriman kepada Allah.”

فقال: وما علامة إيمانكم

Beliau bertanya: “Apakah tanda-tanda keimanan kalian?”

قالوا

Mereka menjawab

نصبرعلى البلاء

“Kami bersabar terhadap musibah

ونشكر على الرخاء

bersyukur atas nikmat kelapangan

ونرضى بالقضاء

dan menerima semua ketaatan Allah.”

فقال عليه السلام: أنتم مؤمنون حقا ورب الكعبة

Beliau bersabda: “Kalau begitu, kalian benar-benar orang mukmin, demi Tuhan pemilik Ka’bah.”

Pengertian yang senada diungkapkan oleh seorang ahli ma’rifat:

  1. Sabar dengan tidak mengeluhkan apa pun yang dialami, seperti kesabaran manusia pada umumnya; ini adalah sabar tingkat tabi’in.
  2. Sabar dengan menerima segala ketetapan Allah, seperti kesabaran orang yang tidak memperdulikan masalah duniawi; ini adalah sabar tingkatan orang-orang zuhud.
  3. Sabar dalam pengertian menghadapi semua musibah dengan senang hati karena semuanya itu dari Allah belaka, seperti kesabaran orang-orang yang benar dalam imannya; ini adalah sabar tingkatan para shiddiqin.

Dalam satu Hadist Rasulullah ﷺ bersabda, “Sembahlah Allah dengan senang hati. Jika kamu tidak mampu, maka hal yang terbaik bagimu adalah bersikap sabar menghadapi nasib yang tidak kamu sukai.”

 

رَبَّنَا آتِنَا فِيْ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِيْ الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار

والْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

والسلام علىكم ورحمة الله و بركاته

Dari: “Nashaihul Ibad” Karya Ibnu Hajar Al Asqalany. Syarah oleh Muhammad Nawawi bin ‘Umar

Facebook Comments