Tiga Bagian dari Manusia, Tiga Penambah Daya Ingat, Tiga Benteng Orang Mukmin dan Tiga Simpanan Allah

Makalah Ke-36 : Tiga Bagian dari Manusia

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

وعن لقمان الحكيم أنه قال لابنه: يا بني، إن الناس ثلاثة أثلاث

Luqman Hakim pernah berkata kepada putranya: “Wahai anakku, sesungguhnya sosok manusia itu terbagi menjadi tiga bagian:

ثلث لله

sepertiga untuk Allah

وثلث لنفسه

sepertiga untuk dirinya sendiri

وثلث للدود

dan sepertiga untuk belatung

فأما ما هو لله من المرء فروحه

Bagian yang untuk Allah adalah rohnya (yakni akan kembali kepada-Nya).

وما هولنفسه فعمله

Bagian yang untuk diri manusia sendiri adalah amalnya (yakni balasannya akan kembali kepada dirinya, baik yang baik maupun yang buruk)

وأما ما للدود فجسمه

Bagian yang untuk belatung adalah jasadnya (yakni ketika jasadnya telah dimasukkan ke dalam kubur).”

 

Makalah Ke-37 : Tiga Penambah Daya Ingat

وعن علي كرم الله وجهه أنه قال

‘Ali radiyallahu ‘anhu berkata:

ثلاثة يزدن فى الحفظ ويذهبن البلغم

“Tiga hal yang dapat memperkuat hafalan dan membersihkan lendir yaitu:

السواك

bersiwak;

والصوم

berpuasa

وقراءة القرآن

dan membaca Al-Qur’an.”

Makalah Ke-38 : Tiga Benteng Orang Mukmin

وعن كعب الأخبار رضي الله عنه

Ka’ab Al-Akhbar, seorang pendeta Yahudi yang masuk Islam pada masa ‘Umar bin Khathab radiyallahu ‘anhu mengatakan:

الحصون للمؤمنين ثلاث

“Benteng orang mukmin yang dapat menghalangi dari gangguan setan itu ada tiga, yaitu:

المسجد حصن

masjid

و ذكر الله حصن

berdzikir kepada Allah

وقراءة القرآن حصن

dan membaca Al-Qur’an

Hal ini dikarenakan masjid adalah tempat berdzikirnya kaum mukmin dan tempat singgahnya para malaikat; dan sewaktu mendengar dzikir setan bersembunyi dan menjauh, terutama ketika mendengar ucapan laa halula wa laa quwwata illaa billaah. Begitu pula membaca Al-Qur’an juga sebagai perisai kaum mukmin, apabila jika yang dibaca adalah ayat Kursi.

Makalah Ke-39 : Tiga Simpanan Allah

وعن بعض الحكماء أنه قال

Seorang bijak berkata:

ثلاث من كنز الله تعالى لا يعطيها الله إلا من أحبه

“Ada tiga hal yang menjadi simpanan Allah, yaitu:

الفقر

kefakiran

والمرض

sakit

والصبر

dan sabar.”

Simpanan Allah maksudnya sumber pahala yang hanya akan Allah berikan kepada orang yang dicintai-Nya. Sabar maksudnya tidak mengeluh kepada selain Allah atas kesedihan ketika menerima musibah.

رَبَّنَا آتِنَا فِيْ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِيْ الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار

والْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

والسلام علىكم ورحمة الله و بركاته

Dari: “Nashaihul Ibad” Karya Ibnu Hajar Al Asqalany. Syarah oleh Muhammad Nawawi bin ‘Umar

Facebook Comments