Empat Orang yang Dijadikan Hujjah,  Empat Anugerah kepada Manusia yang Berbuat Dosa, Memanfaatkan Empat Perkara dengan Empat Perkara dan Mencari Empat Hal di Dalam Empat Hal
Makalah Kedua Puluh Enam : Empat Orang yang Dijadikan Hujjah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

وعن النبي أنه قال

Nabi ﷺ bersbda

إن الله تعالى يحتج يوم القيامة بأربعة أنفس على أربعة أجناس من الناس

Sesungguhnya Allah Ta’ala berhujjah nanti pada hari kiamat dengan empat orang terhadap empat golongan manusia yang lain

على الأغنياء بسليمان بن داوود

Allah berhujjah terhadap orang-orang yang kaya dengan kayanya Nabi Sulaiman bin Dawud

وعلى العبيد بيوسف

Allah berhujjah kepada hamba sahaya dengan Nabi Yusuf

وعلى المرضى بأيوب

Allah berhujjah kepada orang yang sakit dengan sakitnya Nabi Ayyub

وعلى الفقراء بعيسى، عليهم السلام

Allah berhujjah kepada orang-orang fakir dengan fakirnya Nabi Isa

 

Makalah Kedua Puluh Tujuh : Empat Anugerah kepada Manusia yang Berbuat Dosa

وعن سعد بن بلال رحمه الله

Saad bin Hilal ra. mengatakan, bahwa

أن العبد إذا أذنب من الله تعالى عليه بأربع خصال

Apabila manusia berbuat dosa, maka Allah memberikan anugerah kepadanya

لا يحجب عنه الرزق

Dia tidak dihalangi untuk mendapat rezeki

ولا يحجب عنه الصحة

Dia tidak terhalang untuk sehat

ولا يظهرعليه الذنب

Allah tidak memperlihatkan dosanya

ولا يعاقبه عاجلا

Allah tidak menyiksanya di dunia

 

Makalah Kedua Puluh Delapan : Memanfaatkan Empat Perkara dengan Empat Perkara

وعن حاتم الأصم رحمه الله أنه قال

Dari Hatim Al Asham ra.mengatakan bahwa

من صرف أربعا إلى أربع وجد الجنة

Barang siapa yang memanfaatkan empat perkara dengan melakukan empat perkara yang lain, tentu ia akan menemukan surga

النوم إلى القبر

Memanfaatkan waktu tidur untuk mengumpulkan bekal di alam kubur

والفخر إلى الميزان

Memanfaatkan kesempatan membanggakan diri, dengan melakukan kebaikan

والراحة إلى الصراط

Memanfaatkan kesenangan, rileks, atau santai dengan melakukan amal yang dapat memudahkan menyebarangi shiratal mustaqiim

والشهوة إلى الجنة

Memanfaatkan kehendak nafsu dengan melakukan hal-hal yang dapat mengantarkan dia masuk surga

 

Makalah Kedua Puluh Sembilan : Mencari Empat Hal di Dalam Empat Hal

وعن حامد اللفاف رحمه الله أنه قال

Hamid Al Lifaf berkata,

اربعة طلبناها فى أ ربعة، فأخطأنا طرقها، فوجدناها فى أربعة أخرى

Saya telah mencari empat hal di dalam empat hal yang lain, tetapi ternyata saya salah. Kemudian saya baru menemukannya dalam empat hal yang lainnya, yaitu:

طلبنا الغنى فى المال فوجدناه فى القناعة

Saya mencari kekayan di dalam harta, tetapi saya menemukannya dalam hidup hemat

وطلبنا الراحة فى الثورة فوجدناها فى قلة المال

Saya mencari  kesenangan di dalam kekayaan, tetapi saya menemukannya di dalam harta yang sedikit

وطلبنا اللذات فى النعمة فوجدناها فى البدن الصحيح

Saya mencari kenikmatan di dalam sesuatu yang dianggap nikmat, tetapi saya menemukannya pada badan yang sehat

وطلبنا الرزق فى الأرض فوجدناه فى السماء

Saya mencari  ilmu dalam keadaan perut kenyang, tetapi saya menemukannya dalam keadaan perut yang lapar

رَبَّنَا آتِنَا فِيْ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِيْ الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار

والْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

والسلام علىكم ورحمة الله و بركاته

 

 

Dari: “Nashaihul Ibad” Karya Ibnu Hajar Al Asqalany. Syarah oleh Muhammad Nawawi bin ‘Umar

 

 

Baca Makalah ke-30 : di Sini ….
Facebook Comments

Share This Article