Bab IX, Makalah Ketiga: Sembilan Anak Cucu Setan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

وقال عمر رضي الله عنه: إن ذرية الشيطان تسعة:

Umar ra. Telah mengatakan bahwa anak cucu setan ada Sembilan, yaitu:

زليتون

Zaitun

ووثين

Watsuri

ولقوس

Laqus

وأعوان

A’wan

وهفاف

Haifaf

ومرة

Murrah

والمسوط

Masuth

وداسم

Dasim

وولهان

Walhan

فأما زليتون فهو صاحب الأسواق فنصب فيها رايته

Setan zaitun menggoda penghuni pasar dalam jual beli. Dia memancangkan bendera dusta, menipu, membujuk, merayu, dan bersumpah.

وأما وثين فهو صاحب المصيبات

Setan Watsin suka mengkhianati bayi-bayi

وأما أعوان فهو صاحب السلطان

Setan A’wan suka menggoda raja-raja

وأما هفاف فهو صاحب الشراب

Setan Haifaf suka mendorong minum-minuman keras

وأما مرة فهو صاحب المزامير

Setan Murrah bergerak di bidang musik (seruling)

وأما لقوس فهو صاحب المجوس

Setan Lukas menggoda agar menyembah api

وأما المسوط فهوصاحب الأخبار يلقيها فى أفواه الناس ولا يجدون لها أصلا

Setan Masuth menyebarkan berita-berita palsu/ bohong. Dia menyebarkan berita bohong lewat lisan-lisan manusia

وأما الداسم فهو صاحب البيوت إذا دخل الرجل المنزل ولم يسلم ولم يذكر اسم الله تعالى

أوقع فيما بينهم بينهما المنازعة حتى يقع الطلاق والخلع والضرب

Setan Dasim berada di dalam rumah seseorang yang apabila masuk rumah tidak suka menyebut nama-nama Allah. Dia mendorong adanya permusuhan dalam keluarga sehingga terjadi perceraian suami isteri, khulu/ talak, tebusan dari isteri, pukul-memukul, dan sebagainya

وأما ولهان فهو يوسوس فى الوضوء والصلاة والعبادات

Ada pun setan Walhan mengacaukan manusia dalam berwudlu, shalat dan ibadah-ibadah yang lainnya.

Dalam riwayat lain nama-nama setan yang sembilan itu ialah sebagai berikut:

Setan Walhan menggoda manusia dalam berwudlu

Setan Khanzab menggoda manusia dalam shalat

Setan Zalanbur menggoda para pedagang

Setan A’wan menggoda manusia agar berzina

Setan Wasnan menggoda manusia dalam tidur

Setan Tabri menggoda manusia yang sakit

Setan Dasim menggoda manusia dalam makanan

Setan Matun menggoda manusia dalam minuman

Setan Abyad menggoda manusia ahli ibadah atau wali

Dalam hal ini Nabi saw. bersabda antara lain sebagai berikut: yang artinya, “Untuk wudlu ada setan yang bernama Walhan. Oleh karena itu berhati-hatilah kamu dengannya.”

رَبَّنَا آتِنَا فِيْ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِيْ الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار

والْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

والسلام علىكم ورحمة الله و بركاته

 

Sumber: “Nashaihul Ibad” Karya Ibnu Hajar Al Asqalany. Syarah oleh Muhammad Nawawi bin ‘Umar

Baca Makalah Ke-4, Klik di Sini ….
Facebook Comments

Share This Article