Bab X : Sepuluh-sepuluh Butir Nasihat

Dalam Bab ini dibahas 29 nasihat, yang masing-masing mengandung sepuluh butir nasihat. Jadi jumlah butir nasihat pada Bab ini adalah 29 x 10 = 290 butir nasihat. Dari 29 nasihat itu, ada 10 nasihat yang berupa hadits Nabi saw. sedangkan sisanya berupa hadits atsar.

Makalah Kesatu: Sepuluh Hikmah Bersiwak

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قال رسول الله: عليكم بالسواك فإن فيه عشر خصال

Rasulullah saw. bersabda, “Hendaklah kalian selalu bersiwak, dikarenakan dalam bersiwak itu ada sepuluh perkara terpuji, yaitu :

يطهر الفم

membersihkan mulut

ويرضي الرب

membuat Allah ridha

ويسخط الشيطان

membuat setan marah

ويحبه الرحمن والحفظة

dicintai Allah dan malaikat pencatat amal

ويشد اللثة

menguatkan gusi

ويقطع البلغم

menghilangkan lendir (di tenggorokan)

ويطيب النكهة

menyegarkan nafas

ويطفئ المرة

membersihkan cairan yang tidak bermanfaat

ويجلي البصر

menguatkan (kerja) mata, dan

ويذهب البخرة

menghilangkan bau busuk (di mulut)

وهو من السنة

dan siwak termasuk sunnahku.”

ثم قال عليه السلام: والصلاة بالسواك أفضل من سبعين صلاة بغير سواك

Rasulullah saw. juga senantiasa bersiwak. Beliau bersabda, “Shalat dengan bersiwak itu lebih utama daripada 70 shalat tanpa bersiwak (lebih dahulu).”

 

Makalah Kedua: Sepuluh Perkara Dalam mencapai Derajat Muqarrabin dan Muttaqin

وقال أبو بكر الصديق رضي الله عنه

Abu Bakar Ash-Shiddiq ra berkata,

ما من عبد رزقه الله عشر خصال إلا وقد نجا من الآفات والعاهات كلها، وصار فى درجة المقربين، ونال درجة المتقين

 “Seorang hamba yang telah diberi rezeki oleh Allah dengan sepuluh perkara, berarti dia telah selamat dari aneka macam bahaya dan telah sukses meraih derajat muqarrabin dan muttaqin. Kesepuluh perkara tersebut adalah :

أولها صدق دائم معه قلب قانع

ucapannya selalu jujur disertai dengan hati qana’ah

والثاني صبر كامل معه شكر دائم

selalu sabar dengan disertai syukur yang terus-menerus

والثالث فقر دائم معه زهد حاضر

ridha dengan kefakiran disertai dengan zuhud yang nyata

والرابع فكر دائم معه بطن جائع

banyak bertafakkur disertai dengan keadaan perut lapar

والخامس حزن دائم معه خوف متصل

senantiasa prihatin disertai dengan rasa takut kepada Allah

والسادس جهد دائم معه بدن متواضع

anti berpangku tangan dengan disertai ketawadu’an

والسابع رفق دائم معه رحم حاضر

selalu bersikap lemah-lembut dengan disertai rasa sayang

والثامن حب دائم معه حياء

rasa cinta dikarenakan Allah disertai dengan sifat malu kepada-Nya

والتاسع علم نافع معه حلم دائم

ilmu yang bermanfaat dengan disertai amal yang langgeng

والعاشر إيمان دائم معه عقل ثابت

iman yang kekal dengan disertai akal sehat yang tetap adanya.”

Makalah Ketiga: Sepuluh Hal Pendukung Kesempurnaan untuk Sepuluh Hal Lainnya

وقال عمررضي الله عنه

‘Umar ra. berkata,

عشرة لا تصلح بغير عشرة

 “Ada sepuluh hal yang tidak akan sempurna, kecuali apabila didukung sepuluh hal yang lain, yaitu :

لا يصلح العقل بغير ورع

akal tidak akan sempurna, kecuali bila disertai dengan sifat wara

ولا الفضل بعير علم

amal tidak akan sempurna, kecuali bila disertai dengan ilmu

ولا الفوز بغير خشية

kesuksesan tidak akan sempurna, kecuali bila disertai dengan rasa takut kepada Allah

ولا السلطان بغيرعدل

kekuasaan tidak akan sempurna, kecuali bila disertai keadilan

ولا الحسب بغير أدب

kemuliaan tidak akan sempurna, kecuali bila disertai dengan kesopanan

ولا السرور بغير أمن

kegembiraan tidak akan sempurna, kecuali bila disertai keamanan

ولا الغنى بغير جود

harta tidak akan sempurna, kecuali bila disertai dengan kedermawanan

ولا الفقر بغير قناعة

kefakiran tidak akan sempurna, kecuali bila disertai dengan qana’ah

ولا الرفعة بغير تواضع

kemuliaan nasab tidak akan sempurna, kecuali bila disertai kerendahan hati

ولا الجهاد بغير توفيق

jihad tidak akan sempurna, kecuali bila disertai taufiq.”

Wallahu a’lam. Semoga bermanfaat.

رَبَّنَا آتِنَا فِيْ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِيْ الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار

والسلام علىكم ورحمة الله و بركاته

 

Sumber: “Nashaihul Ibad” Karya Ibnu Hajar Al Asqalany. Syarah oleh Muhammad Nawawi bin ‘Umar

Baca Makalah Ke-4, Klik di Sini ….
Facebook Comments