Ada beberapa petunjuk Rasulullah saw. seperti yang terdapat dalam Riyadhus Shalihin, agar kita bisa menjaga amal berdasarkan sunah-sunahnya. Beliau Nabi saw. bersabda:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

عن عاءشةرضى اللّه عنها : أنّ النّبىّ صلّى اللّه عليه وسلّم دخل عليهاوعندهاامرأةقال من هذه ؟ قالت : هذه فلانةتذكرمن صلاتها، قال : مه ، عليكم بماتطيقون، فواللّه لايملّ اللّه حتّى يملّوا، وكان أخبّ الدّين اليه ماداوم صاحبه عليه (متفق عليه)٠

Dari Aisyah ra., ia berkata : Sesungguhnya Nabi saw. masuk ke rumah ‘Aisyah waktu itu ada seorang perempuan, dan beliau bertanya : “Siapakah dia ?” Aisyah menjawab : “Ini adalah si Fulanah yang terkenal salatnya.” Nabi bersabda : “Wahai Fulanah, beramallah sesuai kemampuanmu, Demi Allah. Dia tidak akan jemu untuk menerima amalmu, sehingga kamu sendirilah yang merasa jemu. Sesungguhnya amalmu yang paling disukai Allah, yaitu yang dikerjakan secara terus-menerus.” (HR. Bukhari dan Muslim)

وعن أس رضى اللّه عنه قال : دخل النّبىّ صلّى اللّه عليه وسلّم المسجد فإذاحبل ممدودبين السّاريتين، فقال : ماهذاالحبل؟ قالوا : هذاحبل لزينب فإذافترت تعلّقت به . فقال النّبىّ صلّى اللّه عليه وسلّم : حلّوه ليصلّ أحدكم نشاطه فإذافترفليرقد (متفق عليه)٠

Dari Anas ra., ia berkata : “Nabi saw. masuk ke dalam masjid dan menemukan tali yang terpasang memanjang antara dua tiang, beliau lantas bertanya : “Tali apakah ini?” Para sahabat menjawab : “Zainab yang memasangnya, dan dipergunakan tali ini dipergunakan sebagai pegangan bila terasa sampai dalam salatnya.” Nabi saw. bersabda : “Lepaskan tali itu, jika di antara kalian salat dalam keadaan segar, jika merasa capai tidurlah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

وعن عاءشةرضى اللّه عنها : أنّ رسول اللّه صلّى اللّه عليه وسلّم قال : إذا نعس أحدكم وهويصلّى فلير قدحتّى يذهب عنه النّوم، فإنّ أحدكم اذاصلّى وهوناعس لايدرى لعلّه يذهب يستغفرفيسبّ نفسه(متفق عليه)٠

Dari Aisyah ra., ia berkata : “Sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda : “Jika salah seorang di antara kalian mengantuk dalam salatnya hendaklah ia tidur, sehingga hilang rasa kantuknya. Karena apabila seseorang di antara kalian salat sedangkan ia mengantuk, maka ia tidak akan tahu, ia bermaksud meminta ampun tetapi ia malahan mencela dirinya sendiri.” (HR. Bukhari dan Muslim)

وعن أنس رضى اللّه عنه قال : جاء ثلاثةرهط إلى بيوت ازواج النّبىّ صلّىاللّه عليه وسلّم يسألون عن عبادةالنّبىّ صلّى اللّه عليه وسلّم فلمّاأخبرواكأنّهم تقالو هاوقالوا : اين نحن من النّبىّ صلّى اللّه عليه وسلّم وقدغفرله ماتقدّم من ذنبه وماتأخّر، قال أحدهم : امّاانافأصلّى اللّيل ابدا، وقال الأخر : واناأصوم الدّهرأبداولاأفطر، وقال الاخرواناأعتزل النّساءفلاأتزوّجأبدا . فجاءرسول اللّه صلّى اللّه عليه وسلّم إليهم فقال: أنتم الّذين قلتم كذاوكذا، أماواللّه إنّى لأخشاكم للّه وأتقاكم له، لكنّى أصوم، وأفطر، واصتّى وارقد، وأتزوّج النّساء، فمن رغب عن سنّتى فليس منّى (متفق عليه)٠

Dari Anas ra., ia berkata : “Tiga orang datang ke rumah isteri Nabi saw., mempertanyakan tentang ibadah Nabi saw. Setelah diberitahu, mereka menganggap seakan-akan amal ibadah Nabi itu hanya sedikit dan mereka berkata : “Dimanakah tempat kami dibanding Nabi saw, pada hal beliau telah diampuni semua dosanya baik yang telah lalu maupun yang akan datang ?” Salah seorang di antara mereka berkata : “Saya selamanya salat sepanjang malam.” Yang lain berkata : “Saya selamanya berpuasa.” Yang lain lagi berkata : “Saya akan menjauhkan diri dari perempuan dan tidak akan kawin selama-lamanya.” Kemudian Rasulullah saw. datang dan bersabda kepada mereka : “Kalian tadi yang berbicara begini dan begitu? Demi Allah, sesungguhnya aku adalah orang yang paling takut dan paling takwa kepada Allah di antara kalian, tetapi aku berpuasa dan berbuka, aku salat dan aku tidur malam, aku juga mengawini perempuan. (Itulah sunah-sunahku) siapa saja yang benci terhadap sunahku, maka ia bukan termasuk golonganku.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Juga dalam hal menjaga amal

عن ابن مسعود رضى اللّه عنه أنّ النّبىّ صلّى اللّه عليه وسلّم قال : هلك المتنطّعون، قالهاثلاثا (رواه مسلم)٠

Dari Ibnu Mas’ud ra., ia berkata : Nabi saw. bersabda : “Binasalah orang-orang yang keterlaluan dan berlebih-lebihan.” Beliau mengulangi sebanyak tiga kali. (HR. Muslim)

Demikianlah, semoga kita senantiasa dapat menjaga amal perbuatan kita.

رَبَّنَا آتِنَا فِيْ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِيْ الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

 
Perbuatan yang dapat menghapuskan dosa: di sini ….

 

Facebook Comments