Teks merupakan perwujudan kegiatan sosial dan memiliki tujuan sosial. Pencapaian tujuan ini diwadahi oleh karakteristik: cara pengungkapan tujuan sosial (yang disebut struktur retorika), pilihan kata yang sesuai dengan tujuan, dan tata bahasa yang sesuai dengan tujuan komunikasi.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RPP (5.2)

Sekolah                       :  SMPN 1  Ibun

Mata pelajaran             :  Bahasa Indonesia

Kelas/Semester            :  VII/2

Materi Pokok              :  Membandingkan persamaan dan perbedaan struktur pantun, syair, dan gurindam pada teks yang dibaca/didengar

Alokasi Waktu            :  2 x 40 menit

Kompetensi Inti :

  1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
  2. Menghargaidan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
  3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
  4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang)sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

Tujuan Pembelajaran

Setelah melaksanakan serangkaian kegiatan pembelajaran melalui pendekatan saintifik, peserta didik dapat:

  1. Membedakan jumlah larik tiap bait pada pantun, gurindam, dan syair dengan benar.
  2. Membedakan jumlah suku kata pada pantun, gurindam, dan syair dengan benar.
  3. Membedakan rima akhir setiap baris pada pantun, gurindam, dan syair dengan benar.
  4. Menyebutkan persamaan isi pada pantun, gurindam, dan syair dengan benar.
  5. Menyebutkan persamaan penggunaan bahasa pada pantun, gurindam, dan syair dengan benar.

Kompetensi  Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

3.9  Mengidentifikasi informasi (pesan, rima, dan pilihan kata) dari puisi rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan didengar.

Indikator

  • Membandingkan persamaan dan perbedaan struktur pantun, syair, dan gurindam pada teks yang dibaca/didengar.

Materi Pembelajaran

Materi Pembelajaran Reguler

Pengetahuan

  • Pengertian puisi rakyat
  • Jenis puisi rakyat
  • Tujuan komunikasi puisi rakyat
  • Persamaan dan perbedaan puisi rakyat (syair, gurindam, pantun)
  • Kata berima pada puisi rakyat
  • Makna kata/ ungkapan pada puisi rakyat

Keterampilan

  • Memahami isi puisi rakyat (syair, gurindam, pantun)
  • Praktik memahami isi puisi rakyat (menjawab pertanyaan hal yang dideskripsikan, apa saja informasi rincian)

Materi Pembelajaran Remedial

Pengetahuan

  • Pengertian puisi rakyat
  • Jenis puisi rakyat
  • Tujuan komunikasi puisi rakyat
  • Persamaan dan perbedaan puisi rakyat (syair, gurindam, pantun)
  • Kata berima pada puisi rakyat
  • Makna kata/ ungkapan pada puisi rakyat

Keterampilan

  • Memahami isi puisi rakyat (syair, gurindam, pantun)
  • Praktik memahami isi puisi rakyat (menjawab pertanyaan hal yang dideskripsikan, apa saja informasi rincian)

Materi Pembelajaran Pengayaan

Pengetahuan

  • Pengertian puisi rakyat
  • Jenis puisi rakyat
  • Tujuan komunikasi puisi rakyat
  • Persamaan dan perbedaan puisi rakyat (syair, gurindam, pantun)
  • Kata berima pada puisi rakyat
  • Makna kata/ ungkapan pada puisi rakyat

Keterampilan

  • Memahami isi puisi rakyat (syair, gurindam, pantun)
  • Praktik memahami isi puisi rakyat (menjawab pertanyaan hal yang dideskripsikan, apa saja informasi rincian)

Sikap utama yang ditumbuhkan : peduli, Jujur berkarya, tanggung jawab, toleran dan kerjasama, proaktif, dan kreatif.

Metode Pembelajaran

Tanya jawab

Diskusi

Penugasan

Latihan

Media Pembelajaran

Video

Contoh pantun

Contoh syair

Contoh gurindam

Sumber Belajar

  • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 179 s.d 186.
  • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 95 s.d 96.
  • Lingkungan sekitar

Kegiatan Pembelajaran

Bagian A dan B: Dekonstruksi

Pendahuluan

Mengucapkan salam dan berdo’a.

Sesuai Salinan Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016, dalam kegiatan pendahuluan, guru wajib:

  • Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
  • Memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal, nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
  • Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;
  • Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
  • Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

Kegiatan Inti

Mengamati :

Peserta didik membaca pantun, gurindam, dan syair baik bersama-sama atau ditunjuk bergiliran.

Menanya :

Setelah mencermati beberapa pantun, gurindam, dan syair, peserta didik diarahkan untuk berpikir apa persamaan dan perbedaan struktur pantun, syair, dan gurindam pada teks yang dibaca/didengar.

Mengumpulkan Informasi:

  • Peserta didik berdiskusi kelompok untuk membahas pertanyaan-pertanyaan yang muncul berkaitan dengan persamaan dan perbedaan struktur pantun, syair, dan gurindam pada teks yang dibaca/didengar.
  • Peserta didik diarahkan untuk berpikir tentang persamaan dan perbedaan struktur pantun, syair, dan gurindam pada teks yang dibaca/didengar.

Mengasosiasi:

  • Peserta didik membandingkan hasil analisis terhadap persamaan dan perbedaan struktur pantun, syair, dan gurindam pada teks yang dibaca/didengar.
  • Peserta didik menelaah kembali persamaan dan perbedaan struktur pantun, syair, dan gurindam pada teks yang dibaca/didengar.
  • Peserta didik mendiskusikan persamaan dan perbedaan struktur pantun, syair, dan gurindam pada teks yang dibaca/didengar.
  • Peserta didik menuliskan kembali persamaan dan perbedaan struktur pantun, syair, dan gurindam pada teks yang dibaca/didengar.
  • Peserta didik membaca hasil membandingkan persamaan dan perbedaan struktur pantun, syair, dan gurindam pada teks yang dibaca/didengar.

Mengomunikasikan.

  • Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi tentang persamaan dan perbedaan struktur pantun, syair, dan gurindam pada teks yang dibaca/didengar.
  • Peserta didik membacakan rangkuman tentang membandingkan persamaan dan perbedaan struktur pantun, syair, dan gurindam pada teks yang dibaca/didengar.

Penutup

  • Peserta didik bersama guru menyimpulkan butir-butir pokok materi yang telah dipelajari.
  • Peserta didik bersama guru melakukan indentifikasi keunggulan dan kelemahan kegiatan pembelajaran yang sudah dilaksnakan.
  • Peserta didik menerima umpan balik tentang proses pembelajaran.
  • Peserta didik diwajibkan membaca fabel minimal satu buah. Hasil bacaannya dituangkan pada jurnal harian.
  • Peserta didik menerima penyampaian tentang kegiatan pembelajaran pertemuan berikutnya.

Penilaian Hasil Pembelajaran

Penilaian Pengetahuan

Teknik             :  Tes tulis dan penugasan.

Bentuk            :  Isian dan tugas yang dikerjakan secara individu.

Indikator Soal :

Disajikan pantun, gurindam, dan syair.

  1. Jelaskan perbedaan jumlah larik tiap bait pada pantun, gurindam, dan syair dengan benar!
  2. Jelaskan perbedaan jumlah suku kata pada pantun, gurindam, dan syair dengan benar!
  3. Jelaskan perbedaan rima akhir setiap baris pada pantun, gurindam, dan syair dengan benar!
  4. Sebutkan persamaan isi pada pantun, gurindam, dan syair dengan benar!
  5. Sebutkan persamaan penggunaan bahasa pada pantun, gurindam, dan syair dengan benar!

Penilaian Keterampilan

Teknik             :  Penilaian kinerja

Bentuk            :  Keterampilan proses.

Indikator Soal :

Disajikan pantun karya nenek moyang dan pantun baru.

  • Carilah makna kata sulit pada pantun tersebut!
  • Uraikanlah dengan bahasamu sendiri isi pantun tersebut!
  • Tulislah kembali nasihat dan ajakan yang terdapat dalam pantun!
  • Bandingkan isi nilai-nilai/ tindakan baik yang terdapat pada pantun karya nenek moyang dan karya generasi sekarang!

Disajikan contoh gurindam.

  • Carilah makna kata sulit pada gurindam tersebut!
  • Simpulkan nilai-nilai moral/ nasihat yang terdapat pada gurindam di atas!

Disajikan sebuah syair.

  • Carilah makna kata sulit pada syair tersebut!
  • Simpulkan nilai-nilai moral/ nasihat yang terdapat pada syair di atas!

Pembelajaran Remedial

Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial, yang dapat berupa: pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor sebaya dengan merumuskan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.

Pembelajaran Pengayaan

Kegiatan pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.

Pedoman Penskoran :

Aspek Skor
·         Jawaban sempurna 5
·         Jawaban kurang sempurna 3
·         Jawaban tidak sempurna 1
Skor maksimal 25
Skor akhir = Skor yang diperoleh x 100
Dibagi Skor Maksimal
 
Mengetahui,

Kepala Sekolah

 

(____________)

NIP.

  Bandung,  …………

Guru Mata Pelajaran

 

…………………….

 

RPP 5.3 di sini ….
Pengembangan soal, materi dan kunci jawabannya, insya Allah akan dilengkapi dalam kategori di sini….
Materi Kebahasaan: di sini ….
(Menurut Salinan Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016, Kompetensi Inti tidak ada dalam komponen RPP)
Facebook Comments

Share This Article