Kecilnyaaku.com: RPP B. Indonesia Kelas 7 K13 Revisi 2017 (2.A.1) ini disusun berdasarkan Model RPP yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2017 dengan komponen berdasarkan Salinan Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016.

Jika  KTSP menekankan pendekatan komunikatif, maka Kurikulum 2013 lebih menajamkan efek komunikasinya dan dampak fungsi sosialnya.

Pendekatan berbasis teks yang menjadi model pembelajaran bahasa berbasis genre mencakup  empat hal prosedur utama, yaitu (1) RPP berkode A: Membangun konteks teks dan membangun pengetahuan  tentang teks yang akan dipelajari,  (2) RPP berkode B: Telaah model (dekonstruksi), (3) RPP berkode C: Latihan membuat teks secara bertahap dan terbimbing (joint construction), (4) RPP berkode D: Tugas dan latihan membuat teks  secara  mandiri  dan minim bantuan guru (independent construction).

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP 2.A.1)

 

Sekolah                       :  SMPN 1 Ibun

Mata Pelajaran            :  Bahasa Indonesia

Kelas/Semester            :  VII/1

Materi Pokok              :  Cerita Fantasi (Bagian A)

Alokasi Waktu            :  3 x 40 menit

 

A.   Kompetensi  Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

3.3 Mengidentifikasi unsur-unsur teks narasi (cerita fantasi)yang dibaca dan didengar.

Indikator

  • menjelaskan ciri tokoh, latar, alur, dan tema pada cerita fantasi dan menunjukkan buktinya pada teks yang dibaca/didengar.
  • menentukan jenis cerita fantasi dan menunjukkan bukti pada teks yang dibaca/didengar.

 

B.   Tujuan Pembelajaran

  1. Melalui langkah-langkah saintifik, peserta didik dapat menjelaskan ciri umum teks narasi dengan benar.
  2. Melalui langkah-langkah saintifik, peserta didik dapat menyebutkan pengertian cerita fantasi dengan benar.
  3. Melalui langkah-langkah saintifik, peserta didik dapat menjelaskan ciri umum cerita fantasi sebagai salah satu jenis teks narasi dengan benar.
  4. Melalui langkah-langkah saintifik, peserta didik dapat menyebutkan unsur instrinsik cerita fantasi dengan tepat.
  5. Melalui langkah-langkah saintifik, peserta didik dapat membedakan maksud fantasi aktif dan fantasi fasif dengan jelas.
  6. Melalui langkah-langkah saintifik, peserta didik dapat menjelaskan ciri tokoh dalam cerita fantasi dengan jelas.
  7. Melalui langkah-langkah saintifik, peserta didik dapat menunjukkan bukti adanya latar pada teks cerita fantasi yang dibaca dengan benar.
  8. Melalui langkah-langkah saintifik, peserta didik dapat menjelaskan maksud alur dalam cerita fantasi dengan benar.
  9. Melalui langkah-langkah saintifik, peserta didik dapat membedakan cerita fantasi total dan irisan dengan benar.
  10. Melalui langkah-langkah saintifik, peserta didik dapat membedakan cerita fantasi sezaman dan lintas waktu dengan benar.

 

C.   Materi Pembelajaran

Materi untuk kegiatan A diuraikan berikut.

  • Pengertian cerita fantasi
  • Jenis cerita fantasi
  • Tujuan komunikasi cerita fantasi
  • Pola pengembangan isi pada cerita fantasi
  • Karakteristik kata/ kalimat pada cerita fantasi

Sikap utama yang ditumbuhkan adalah sikap peduli, Jujur berkarya, tanggung jawab, toleran, kerja sama , proaktif, dan kreatif.   (Pengembangan materi terlampir ….)

Materi Kebahasaan: di sini ….

 

 D.   Metode Pembelajaran

  • Tanya jawab
  • Diskusi
  • Penugasan
  • Latihan

 

E.   Media Pembelajaran

  • Video
  • Teks cerita fantasi

 

F.   Sumber Belajar

  • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII. Edisi Revisi 2017. Halaman 43 s.d 54.
  • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII. Edisi Revisi 2017. Halaman 47 s.d 54.
  • Lingkungan sekitar
  • http://kecilnyaaku.com

 

G.   Langkah-langkah Pembelajaran

  1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
  • Mengucapkan salam dan berdo’a.
  • Sesuai Salinan Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016, dalam kegiatan pendahuluan, guru wajib:
  • Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
  • Memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal, nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
  • Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;
  • Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
  • Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

 

  1. Kegiatan Inti (90 menit)

Mengamati :

Peserta didik membaca beberapa cerita fantasi secara cermat.

Menanya :

Setelah mencermati beberapa cerita fantasi, peserta didik diarahkan untuk berpikir bagaimana mengidentifikasi unsur-unsur teks narasi (cerita fantasi)yang dibaca dan didengar.

Mengumpulkan Informasi:

  • Peserta didik berdiskusi kelompok untuk membahas pertanyaan-pertanyaan yang muncul berkaitan dengan mengidentifikasi unsur-unsur teks narasi (cerita fantasi)yang dibaca dan didengar.
  • Peserta didik diarahkan untuk berpikir tentang mengidentifikasi unsur-unsur teks narasi (cerita fantasi)yang dibaca dan didengar.

Mengasosiasi:

  • Peserta didik membandingkan hasil analisis terhadap mengidentifikasi unsur-unsur teks narasi (cerita fantasi)yang dibaca dan didengar.
  • Peserta didik menelaah kembali rincian identifikasi unsur-unsur teks narasi (cerita fantasi) yang dibaca dan didengar.
  • Peserta didik mendiskusikan pengertian cerita fantasi berdasar teks yang dibaca.
  • Peserta didik menuliskan unsur-unsur instrinsik cerita fantasi.
  • Peserta didik membaca dan mendiskusikan maksud fantasi aktif dan fantasi fasif.
  • Peserta didik dalam kelompoknya menyusun ringkasan ciri tokoh, maksud alur, dan bukti adanya latar pada teks cerita fantasi.
  • Peserta didik berdiskusi untuk menunjukkan tema dan amanat cerita fantasi.

Mengomunikasikan

  • Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi tentang mengidentifikasi unsur-unsur teks narasi (cerita fantasi) yang dibaca dan didengar.
  • Peserta didik membacakan rangkuman mengidentifikasi unsur-unsur teks narasi (cerita fantasi)yang dibaca dan didengar.

 

  1. Kegiatan Penutup (20 menit)

Dalam kegiatan penutup, guru bersama peserta didik baik secara individual maupun kelompok melakukan refleksi untuk mengevaluasi:

  • Seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
  • Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
  • Melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual maupun kelompok; dan
  • Menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

 

H.   Penilaian Hasil Pembelajaran

  1. Teknik Penilaian
  • Penilaian pengetahuan dilakukan dengan teknik tes tulis dan atau lisan.
  • Penilaian keterampilan dilakukan dengan teknik kinerja.
  • Bentuk tes: Uraian
  1. Instrumen Penilaian

Indikator Soal       :

Disajikan teks cerita fantasi.

  1. Jelaskanlah tentang ciri umum teks narasi!
  2. Apa yang disebut cerita fantasi itu?
  3. Jelaskanlah ciri umum cerita fantasi sebagai salah satu jenis teks narasi!
  4. Apa saja yang menjadi unsur instrinsik cerita fantasi?
  5. Apa perbedaan fantasi aktif dan fantasi fasif?
  6. Jelaskan ciri tokoh dalam cerita fantasi!
  7. Tunjukkan bukti adanya latar pada teks cerita fantasi yang dibaca!
  8. Apa yang dimaksud alur dalam cerita fantasi?
  9. Apa perbedaan cerita fantasi total dan irisan?
  10. Apa perbedaan cerita fantasi sezaman dan lintas waktu?

 Penilaian Keterampilan

Menceritakan kembali secara berantai isi teks!

Berkelompoklah dan ceritakan isi cerita fantasi dengan bahasamu sendiri.

Dalam kegiatan ini kamu akan menceritakan kembali isi cerita fantasi secara berantai.

Berdasarkan ringkasan urutan peristiwa cerita fantasi di atas, lakukanlah hal-hal berikut!

  1. Membentuk kelompok yang terdiri atas 5 atau 6 orang satu kelompok!
  2. Tiap kelompok diundi untuk ke depan kelas atau di luar kelas (tiap anggota ditempel kertas bernomor 1-5).
  3. Guru memerintahkan nomor yang disebut untuk memulai menceritakan isi cerita. Guru akan menghentikan dan berpindah pada nomor yang lain untuk melanjutkan isi cerita. Selama satu kelompok tampil, siswa kelompok lain menilai dengan format yang telah ditentukan.

Pedoman Penskoran :

Aspek Skor
·      Jawaban sempurna 5
·      Jawaban kurang sempurna 3
·      Jawaban tidak sempurna 1
Skor maksimal 50
Skor akhir = Skor yang diperoleh x 100
Dibagi Skor Maksimal

Mengetahui,

Kepala Sekolah

 

 

………………………………

NIP. …………………………

Ibun,       Juli  2017

Guru Mata Pelajaran

 

 

Ii Syamsul Farid, S.Pd.

NIP. 19680514 199301 1 001

Facebook Comments

Share This Article