Pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan RPP  yang disusun oleh guru dengan mengacu pada silabus  yang salah satu prinsipnya dapat dilaksanakan dalam satu atau lebih dari satu kali pertemuan. Berikut contoh Rpp Pengembangan Cerita Fantasi.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RPP (2.5)

Sekolah SMPN 1 Ibun
Mata pelajaran Bahasa Indonesia
Kelas/Semester

Materi Pokok

VII/1

Merencanakan pengembangan cerita fantasi

Alokasi Waktu 4 x 40 menit

Kompetensi Inti :

  1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
  2. Menghargaidan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
  3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
  4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang)sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

Tujuan Pembelajaran

Melalui pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-based Learning), peserta didik diharapkan dapat:

  1. Menentukan ide dengan membuat fantasi dari topik lingkungan dengan cermat.
  2. Menuliskan tema yang akan ditulis dalam bentuk pernyataan dengan benar.
  3. Menentukan latar cerita fantasi dengan tepat.
  4. Menuliskan deskripsi tokoh-tokoh dalam cerita dengan baik.
  5. Mengembangkan berfantasi seakan-akan mengembara pada 100 tahun yang akan datang dengan kecanggihan teknologi dengan penuh perhatian.
  6. Mengembangkan tiap bagian sehingga menjadi cerita fantasi yang menarik
  7. Membuat sinopsis cerita yang merupakan ringkasan kejadian dari awal sampai akhir cerita!

Kompetensi  Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Bagian D

4.4 Menyajikan gagasan kreatif dalam bentuk cerita fantasi secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur dan penggunaan bahasa

Indikator

  • Merencanakan pengembangan cerita fantasi.

Materi Pembelajaran

Materi Pembelajaran Reguler

Pengetahuan

  • Contoh langkah penyusunan cerita fantasi
  • Contoh variasi judul pada cerita fantasi
  • Contoh variasi bagian orientasi
  • Contoh variasi bagian komplikasi
  • Contoh variasi bagian resolusi
  • Aspek-aspek yang disunting pada cerita fantasi

Keterampilan

  • Praktik menulis cerita fantasi dari objek sekitar yang diamati
  • Praktik menulis fantasi dari gambar berseri
  • Praktik menyunting dan memperbaiki cerita yang dibuat

Materi Pembelajaran Remedial

Pengetahuan

  • Contoh langkah penyusunan cerita fantasi
  • Contoh variasi judul pada cerita fantasi
  • Contoh variasi bagian orientasi
  • Contoh variasi bagian komplikasi
  • Contoh variasi bagian resolusi
  • Aspek-aspek yang disunting pada cerita fantasi

Keterampilan

  • Praktik menulis cerita fantasi dari objek sekitar yang diamati
  • Praktik menulis fantasi dari gambar berseri
  • Praktik menyunting dan memperbaiki cerita yang dibuat

Materi Pembelajaran Pengayaan

Pengetahuan

  • Contoh langkah penyusunan cerita fantasi
  • Contoh variasi judul pada cerita fantasi
  • Contoh variasi bagian orientasi
  • Contoh variasi bagian komplikasi
  • Contoh variasi bagian resolusi
  • Aspek-aspek yang disunting pada cerita fantasi

Keterampilan

  • Praktik menulis cerita fantasi dari objek sekitar yang diamati
  • Praktik menulis fantasi dari gambar berseri
  • Praktik menyunting dan memperbaiki cerita yang dibuat

Sikap utama yang ditumbuhkan : peduli, Jujur berkarya, tanggung jawab, toleran dan kerja sama, proaktif, dan kreatif.

Metode Pembelajaran

Tanya jawab

Diskusi

Penugasan

Latihan

Media Pembelajaran

Video

Teks cerita fantasi

Sumber Belajar

  • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 73 s.d 80.
  • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku Guru Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII. Edisi Revisi 2016. Halaman 56 s.d 60.
  • Lingkungan sekitar
  • http://kecilnyaaku.com

Kegiatan Pembelajaran

Pendahuluan

Mengucapkan salam dan berdo’a.

Sesuai Salinan Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016, dalam kegiatan pendahuluan, guru wajib:

  • Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran;
  • Memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan perbandingan lokal, nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan karakteristik dan jenjang peserta didik;
  • Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari;
  • Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; dan
  • Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

Kegiatan Inti

Langkah -1: Penentuan proyek

  • Guru bersama dengan peserta didik menentukan tema/topik proyek dalam merencanakan pengembangan cerita fantasi.

Langkah -2 : Perancangan langkah-langkah penyelesaian proyek

Guru memfasilitasi peserta didik untuk merancang langkah-langkah kegiatan penyelesaian proyek beserta pengelolaannya dalam merencanakan pengembangan cerita fantasi  dengan melakukan tanya jawab untuk:

  • menentukan ide dengan membuat fantasi dari topik lingkungan dengan cermat.
  • menuliskan tema yang akan ditulis dalam bentuk pernyataan dengan benar.
  • menentukan latar cerita fantasi dengan tepat.
  • menuliskan deskripsi tokoh-tokoh dalam cerita dengan baik.
  • mengembangkan berfantasi seakan-akan mengembara pada 100 tahun yang akan datang dengan kecanggihan teknologi dengan penuh perhatian.
  • mengembangkan tiap bagian sehingga menjadi cerita fantasi yang menarik
  • membuat sinopsis cerita yang merupakan ringkasan kejadian dari awal sampai akhir cerita!

Langkah -3: Penyusunan jadwal pelaksanaan proyek

Guru memberikan pendampingan kepada peserta didik melakukan penjadwalan semua kegiatan merencanakan pengembangan cerita fantasi.

Langkah -4: Penyelesaian proyek dengan fasilitasi dan monitoring guru.

Guru memfasilitasi dan memonitor  peserta didik dalam merencanakan pengembangan cerita fantasi.

Guru memfasilitasi peserta didik untuk mempresentasikan dan mempublikasikan hasil merencanakan pengembangan cerita fantasi.

Langkah -6: Evaluasi proses dan hasil proyek

Guru dan peserta didik pada akhir proses pembelajaran melakukan refleksi terhadap aktivitas dan hasil tugas proyek tentang merencanakan pengembangan cerita fantasi.

Penutup

Dalam kegiatan penutup, guru bersama peserta didik baik secara individual maupun kelompok melakukan refleksi untuk mengevaluasi:

  • Seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
  • Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
  • Melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas individual maupun kelompok; dan
  • Menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

Penilaian Hasil Pembelajaran

Penilaian Pengetahuan

Teknik             :  Penugasan.

Bentuk            :  Proyek.

Indikator Soal :

  1. Tentukan ide dengan membuat fantasi dari topik lingkungan dengan cermat!
  2. Tulislah tema yang akan ditulis dalam bentuk pernyataan dengan benar!
  3. Tentukan latar cerita fantasi dengan tepat!
  4. Tulislah deskripsi tokoh-tokoh dalam cerita dengan baik!
  5. Kembangkan berfantasi seakan-akan kamu mengembara pada 100 tahun yang akan datang dengan kecanggihan teknologi dengan penuh perhatian!
  6. Kembangkan tiap bagian sehingga menjadi cerita fantasi yang menarik!
  7. Buatlah sinopsis cerita yang merupakan ringkasan kejadian dari awal sampai akhir cerita!

Penilaian Keterampilan

Menulis Cerita Fantasi

Praktikkan langkah-langkah menulis cerita fantasi pada jawaban no. 1 di atas untuk berkarya!

Lakukan kegiatan berikut!

Merencanakan membuat fantasi

Mengembangkan produk

Memberi judul yang menarik

Menelaah untuk Merevisi

Memublikasikan

Pembelajaran Remedial

Aktivitas kegiatan pembelajaran remedial, yang dapat berupa: pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok atau tutor sebaya dengan merumuskan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran

Pembelajaran Pengayaan

Kegiatan pembelajaran pengayaan dirumuskan sesuai dengan karakteristik peserta didik, alokasi waktu, sarana dan media pembelajaran.

                        Instrumen Penilaian Menulis Cerita Fantasi

No Aspek Deskripsi Cerita Fantasi Skor
1 Judul

 

Apakah judul menggambarkan keseluruhan isi teks?

Apakah judul singkat, padat, dan jelas?

4 = terdapat 4 unsur/ lebih

3 = terdapat 3 unsur

2 = terdapat 2 unsur

1 = terdapat 1 unsur

2 Orientasi

 

Apakah ada perkenalan tentang para pelaku, terutama pelaku utama, apa yang dialami pelaku, dan di mana peristiwa itu terjadi? 4 = terdapat 4 unsur/ lebih

3 = terdapat 3 unsur

2 = terdapat 2 unsur

1 = terdapat 1 unsur

3 Komplikasi

 

Apakah muncul konflik, para pelaku bereaksi terhadap konflik, kemudian konflik meningkat?

Apakah pengarang membangun konflik dengan cara yang menarik?

Konflik batin ataukah fisik?

Apakah konflik mencapai puncaknya?

Apakah puncak konflik tersebut dikemas dengan cara yang unik, menarik, atau mengesankan?

4 = terdapat 4 unsur/ lebih

3 = terdapat 3 unsur

2 = terdapat 2 unsur

1 = terdapat 1 unsur

 

4 Resolusi

 

Apakah konflik terpecahkan dan terdapat penyelesaiannya?

Penyelesaian bersifat terbuka (pembaca dibebaskan untuk melanjutkan akhir ceritanya) atau tertutup (pengaranglah yang menunjukkan akhir ceritanya)?

Apakah penyelesaiannya menarik atau mengesankan?

4 = terdapat 4 unsur/ lebih

3 = terdapat 3 unsur

2 = terdapat 2 unsur

1 = terdapat 1 unsur

 

5 Amanat atau Moral

(Tersurat/Tersirat)

 

Apakah ada pesan-pesan moral yang disuarakan pengarang?

Apakah pesan-pesan itu disampaikan secara tersurat

atau tersirat?

Apakah pesan-pesan itu disampaikan secara wajar, tidak menggurui?

4 = terdapat 4 unsur/ lebih

3 = terdapat 3 unsur

2 = terdapat 2 unsur

1 = terdapat 1 unsur

 

6 Orisinalitas ide

 

Apakah karyamu asli hasil idemu sendiri dan belum pernah ada sebelumnya? Asli tetapi modifikasi 4 = terdapat 4 unsur/ lebih

3 = terdapat 3 unsur

2 = terdapat 2 unsur

1 = terdapat 1 unsur

7 Kreativitas

pengembangan

cerita

 

Apakah peristiwa yang dikembangkan rinci dan unik?

Apakah pilihan kata dalam cerita menarik?

Apakah dialog-dialog yang dikembangkan menarik dan menghidupkan cerita?

4 = terdapat 4 unsur/ lebih

3 = terdapat 3 unsur

2 = terdapat 2 unsur

1 = terdapat 1 unsur

 

Penskoran

4= jika terdapat semua unsur

3= jika terdapat 3 unsur

2= jika terdapat 2 unsur

1= jika terdapat 1 unsur

Skor akhir = Skor yang diperoleh x 100
Dibagi Skor Maksimal
Mengetahui,

Kepala Sekolah

 

(____________)

NIP.

  Ibun,       Juli  2016

Guru Mata Pelajaran

 

Ii Syamsul Farid, S.Pd.

NIP. 19680514 199301 1 001

 

RPP 2.6 di sini ….
Pengembangan soal, materi dan kunci jawabannya, insya Allah akan dilengkapi dalam kategori di sini….
Materi Kebahasaan: di sini ….
(Menurut Salinan Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016, Kompetensi Inti tidak ada dalam komponen RPP)
Facebook Comments