Di bawah ini adalah silabus K13 Edisi Revisi 2016 Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII semester 2. Kegiatan pembelajaran pada silabus  dapat disesuaikan dan diperkaya dengan konteks daerah atau sekolah, serta konteks global untuk mencapai kualitas optimal hasil belajar pada peserta didik. Kontekstualisasi pembelajaran ini dimaksudkan agar peserta didik tetap berada pada budayanya, mengenal dan mencintai alam, sosial, dan budaya di sekitarnya, dengan perspektif global sekaligus menjadi pewaris bangsa sehingga akan menjadi generasi tangguh dan berbudaya Indonesia.

SILABUS

Mata Pelajaran            :    Bahasa Indonesia

Kelas                           :    VII (Tujuh)

Semester                     :   2 (Dua)

Alokasi Waktu            :    6 JP/minggu

Kompetensi  Sikap Spiritual dan Kompetensi Sikap Sosial dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) pada pembelajaran Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan melalui keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran  serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

Pembelajaran untuk Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan sebagai berikut ini.

Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran
3.9   Menemukan unsur-unsur dari buku fiksi dan nonfiksi yang dibaca

 

4.9   Membuat peta pikiran/ rangkuman alur tentang isi buku nonfiksi/ buku fiksi yang dibaca

 

Literasi buku fiksi dan nonfiksi

·   Unsur-unsur buku

·   Cara membaca buku dengan SQ3R, yaitu

1) Survey atau meninjau,
2) Question atau bertanya, 3) Read atau membaca,
4) Recite atau menuturkan,
5) Review atau mengulang

·   Cara membuat rangkuman

·  Mendata sub-bab buku

·  Membaca garis besar isi subbab

·  Menentukan gagasan pokok isi buku

·  Membuat peta pikiran isi buku

·  Mempresentasikan hasil peta pikiran isi buku yang dibaca

 

3.10 Menelaah hubungan unsur-unsur dalam buku fiksi dan nonfiksi

4.10 Menyajikan tanggapan terhadap isi buku fiksi nonfiksi yang dibaca

 

·   Hubungan antarunsur buku

·   Langkah menyusun tanggapan terhadap buku yang dibaca

·  Mendata  bagian isi yang akan ditanggapi, penggunaan bahasa dalam buku, dan sistematika buku

·  Menyusun tanggapan  dalam bentuk komentar terhadap isi, sistematika, kebermaknaan buku, penggunaan bahasa, dan tanda baca/ ejaan

·  Memublikasikan komentar terhadap buku  yang dibaca

3.11Mengidentifikasi  informasi (kabar, keperluan, permintaan, dan/atau permohonan) dari surat pribadi dan surat dinasyang dibaca dan didengar.

4.11Menyimpulkan isi (kabar, keperluan, permintaan, dan/atau permohonan) surat pribadi dan surat dinas yang dibaca atau diperdengarkan

Surat pribadi dan surat dinas

·   Informasi isi surat pribadi, surat dinas

·   Isi surat pribadi dan dinas

·   Simpulan isi surat pribadi dan dinas

 

·  Mendata isi surat pribadi dan surat dinas

·  Mendiskusikan isi surat pribadi dan dinas

·  Menyimpulkan isi  surat pribadi dan surat dinas

 

3.12  Menelaah unsur-unsur dan kebahasaan dari surat pribadi dan surat dinas yang dibaca dan didengar.

4.12  Menulis surat (pribadi dan dinas) untuk kepentingan resmi dengan memperhatikan struktur teks,  kebahasaan, dan isi.

·   Unsur-unsur surat pribadi dan dinas

·   Kebahasaan surat priadi dan dinas

·   Cara menulis surat pribadi dan dinas

 

·  Mengidentifikasi unsur-unsur surat pribadi dan sistematika surat dinas

·  Mendiskusikankarakteristik bahasa dan urutan surat pribadi dan dinas

·  Menulis surat pribadi sesuai tujuan penulisan

·  Menulis surat dinas sesuai dengan sistematika dan bahasa surat dinas

3.13 Mengidentifikasi informasi (pesan, rima, dan pilihan kata) dari puisi  rakyat(pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan didengar.

4.13 Menyimpulkan isi puisi  rakyat (pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang disajikan dalam bentuk tulis

Puisi rakyat

·   Ciri puisi rakyat (pantun, gurindam, syair)

·   Cara menyimpulkan isi pada  pantun, gurindam, dan syair

·  Mendiskusikan ciri umum dan tujuan komunikasi puisi rakyat (pantun, gurindam, syair)

·  Mendaftar kalimat perintah, saran, ajakan, larangan, kalimat pernyataan, kalimat majemuk  dan kalimat tunggal dalam  puisi rakyat (pantun, gurindam, syair)

·  Menyimpulkan ciri umum, tujuan komunikasi,  ragam/ jenis puisi rakyat, kata/ kalimat yang digunakan pada  puisi rakya (pantun, gurindam, syair)

3.14  Menelaah struktur dan kebahasaan puisi  rakyat(pantun, syair, dan bentuk puisi rakyat setempat) yang dibaca dan didengar.

4.14  Mengungkapkan gagasan, perasaan, pesan dalam bentuk puisi  rakyat secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur, rima, dan penggunaan bahasa

4.14 Menulis surat (pribadi dan dinas) untuk kepentingan resmi dengan memperhatikan struktur teks, kebahasaan, dan isi.

·   Pola pengembangan isi  pantun, gurindam, dan syair

·   Variasi kalimat perintah, saran, ajakan, larangan dalam pantun

 

·  Menyimpulkan prinsip pengembangan  pantun, gurindam, dan syair, penggunaan konjungsi (kalau, jika, agar, karena itu, dll)  pada  pantun, gurindam, dan syair

·  Memvariasikan, melengkapai isi, menurutkan, dan menulis  pantun, gurindam, dan syair

·  Mendemonstrasikan berbalas pantun secara berkelompok

 

3. 15 Mengidentifikasi informasi tentang fabel/legenda daerah setempatyang dibaca dan didengar.

4. 15 Menceritakan kembali isi fabel/ legenda daerah setempat

 

Fabel/ legenda

·   Ciri cerita fabel/ legenda

·   Langkah memahami isi cerita fabel

·   Langkah menceritakan kembali isi fabel/ legenda

·  Mencermati cerita rakyat (fabel dan legenda) yang berasal dari daerah setempat.

·  Mendata kata ganti, kata kerja, konjungsi,  kalimat langsung dan tidak langsung, tema, alur, karakter tokoh, latar, sudut pandang, amanat, dan gaya bahasa pada fabel/ legenda

·  Berlatih  menceritakan isi fabel/ legenda yang dibaca

·  Menceritakan kembali isi fabel/legenda yang dibaca

3.16  Menelaah  struktur dan kebahasaan fabel/legenda daerah setempatyang dibaca dan didengar.

 

4.16Memerankan isi fabel/legenda   daerah setempatyang dibaca dan didengar.

 

·   Struktur  teks fabel/legenda: 

1.        orientasi

2.        komplikasi

3.        resolusi

4.        koda

·   Teknik penggambaran tokoh

·   Pemeranan isi fabel/legenda daerah setempat

·  Mendiskusikan struktur teks fabel/ legenda dan kebahasaan yang digunakan (variasi penyajian, variasi pola pengembangan)

·  Mendata isi, memperbaiki pilihan kata, kalimat narasi, dialog, penyajian latar agar cerita menjadi lebih menarik

·  Menulis   fabel/ legenda berdasarkan  ide yang direncanakan dan data yang diperoleh

·  Memerankan dan menceritakan fabel/ legenda yang berasal dari daerah setempat.

Bandung,    Juli 2016

 

Mengetahui

Kepala Sekolah                                                           Guru Mata Pelajaran

 

…………………                                                              Ii Syamsul Farid, S.Pd.

 

Silabus Kelas VIII : di sini ….

Sumber:

Silabus Mata Pelajaran SMP/MTs. Mata Pelajaran BahasaIndonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2016.

Materi Pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013 Tahun 2016 Sekolah Menengah Pertama Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

 

Facebook Comments