Di manapun kita bernfas, apapun yang kita katakan, bagaimanapun yang kita lakukan, sekecil apapun yang tersembunyi di dalam hati. Segala urusan yang besar atau kecil. Tidak akan lepas dari petugas pencatat, semuanya tercatat. Dan kelak akan dijumpainya lembaran-lembaran catatan tersebut. Allah SWT. berfirman:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

وَكُلَّ إِنْسَانٍ أَلْزَمْنَاهُ طَائِرَهُ فِي عُنُقِهِ وَنُخْرِجُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كِتَابًا يَلْقَاهُ مَنْشُورًا

Dan tiap-tiap manusia itu telah Kami tetapkan amal perbuatannya pada lehernya. Dan Kami keluarkan baginya pada hari kiamat sebuah kitab yang dijumpainya terbuka. (QS. Al Israa’ : 13)

وَوُضِعَ الْكِتَابُ فَتَرَى الْمُجْرِمِينَ مُشْفِقِينَ مِمَّا فِيهِ وَيَقُولُونَ يَا وَيْلَتَنَا مَالِ هَذَا الْكِتَابِ لا يُغَادِرُ صَغِيرَةً وَلا كَبِيرَةً إِلا أَحْصَاهَا وَوَجَدُوا مَا عَمِلُوا حَاضِرًا وَلا يَظْلِمُ رَبُّكَ أَحَدًا

Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang di dalamnya, dan mereka berkata: “Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada . Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang juapun”. (QS. Al Kahfi : 49)

إِنَّا نَحْنُ نُحْيِي الْمَوْتَى وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا وَآثَارَهُمْ وَكُلَّ شَيْءٍ أحْصَيْنَاهُ فِي إِمَامٍ مُبِينٍ

Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh). (QS. Yaasiin : 12)

وَكُلُّ صَغِيرٍ وَكَبِيرٍ مُسْتَطَرٌ

Dan segala (urusan) yang kecil maupun yang besar adalah tertulis. (QS. Al Qamar : 53)

Berikut ini sabda Rasulullah SAW. Tentang menjaga amal:

وعن أبى هريرةرضى اللّه عنه عن النّبىّ صلّى اللّه عليه وسلّم قال : إنّ الدّين يسر، ولن يشادّالدّين إلاّغلبه فسدّدواوقاربواوابشرواواستعينوابالغدوةوالرّوحةوشيءمن الدّلجة . رواه البخارى. وفى روايةله : سدّدواوقاربواواغدواوروحواوشيءمن الدّلجة، القصدالقصدتبلغوا٠

Dari Abu Hurairah ra., dari Nabi saw., beliau bersabda : “Sesungguhnya agama itu mudah, dan siapa saja yang mempersulit agama, maka ia akan kalah. Oleh karena itu sedang-sedanglah, dekatkan diri kalian (kepada Allah) dan bersuka hatilah kalian serta pergunakanlah waktu pagi, sore serta sedikit dari waktu malam (untuk mendekatkan diri)!”Dalam riwayat lain dikatakan, Rasulullah saw. bersabda : “Sedang-sedanglah, dekatkanlah dirimu dan pergunakan waktu pagi dan sore serta sedikit dari waktu malam. Bersahajalah, niscaya kalian akan sampai tujuan.” (HR. Bukhari)

وعن أنس رضى اللّه عنه قال : جاء ثلاثةرهط إلى بيوت ازواج النّبىّ صلّىاللّه عليه وسلّم يسألون عن عبادةالنّبىّ صلّى اللّه عليه وسلّم فلمّاأخبرواكأنّهم تقالو هاوقالوا : اين نحن من النّبىّ صلّى اللّه عليه وسلّم وقدغفرله ماتقدّم من ذنبه وماتأخّر، قال أحدهم : امّاانافأصلّى اللّيل ابدا، وقال الأخر : واناأصوم الدّهرأبداولاأفطر، وقال الاخرواناأعتزل النّساءفلاأتزوّجأبدا . فجاءرسول اللّه صلّى اللّه عليه وسلّم إليهم فقال: أنتم الّذين قلتم كذاوكذا، أماواللّه إنّى لأخشاكم للّه وأتقاكم له، لكنّى أصوم، وأفطر، واصتّى وارقد، وأتزوّج النّساء، فمن رغب عن سنّتى فليس منّى (متفق عليه)٠

Dari Anas ra., ia berkata : “Tiga orang datang ke rumah isteri Nabi saw., mempertanyakan tentang ibadah Nabi saw. Setelah diberitahu, mereka menganggap seakan-akan amal ibadah Nabi itu hanya sedikit dan mereka berkata : “Dimanakah tempat kami dibanding Nabi saw, pada hal beliau telah diampuni semua dosanya baik yang telah lalu maupun yang akan datang ?” Salah seorang di antara mereka berkata : “Saya selamanya salat sepanjang malam.” Yang lain berkata : “Saya selamanya berpuasa.” Yang lain lagi berkata : “Saya akan menjauhkan diri dari perempuan dan tidak akan kawin selama-lamanya.” Kemudian Rasulullah saw. datang dan bersabda kepada mereka : “Kalian tadi yang berbicara begini dan begitu ? Demi Allah, sesungguhnya aku adalah orang yang paling takut dan paling takwa kepada Allah di antara kalian, tetapi aku berpuasa dan berbuka, aku salat dan aku tidur malam, aku juga mengawini perempuan. (Itulah sunah-sunahku) siapa saja yang benci terhadap sunahku, maka ia bukan termasuk golonganku.” (HR. Bukhari dan Muslim)

عن ابن مسعود رضى اللّه عنه أنّ النّبىّ صلّى اللّه عليه وسلّم قال : هلك المتنطّعون، قالهاثلاثا (رواه مسلم)٠

Dari Ibnu Mas’ud ra., ia berkata : Nabi saw. bersabda : “Binasalah orang-orang yang keterlaluan dan berlebih-lebihan.” Beliau mengulangi sebanyak tiga kali. (HR. Muslim)

Semoga bermanfaat.

Orang Munafik: di sini ….
Facebook Comments