Kalimat tanya adalah kalimat yang bermaksud untuk mengetahui atau menghendaki diberi tahu tentang masalah/ hal yang dikukuhkan dengan lagu tanya pada  ragam lisan dan pada kalimat tulis dilengkapi dengan tanda tanya, partikel tanya, dan tanda tanya.

Ragam kalimat tanya bervariasi, ada ragam tanya tidak bertanya (retorik) dan ragam suruh atau perintah. Timbulnya variasi tersebut sangat ditentukan oleh kedudukan pengucap dan penerima, serta masalah yang diucapkan, seperti:

Jika masalahnya telah diketahui dan jawaban negatif telah dimaklumi bersama, lahirlah bentuk retorik.

Contoh:

Apa akan kita makan, sedangkan nasi, lauk pauk dan uang pun telah habis?

Apakah ada orang mati hidup kembali?

Jika penanya sudah mengetahui masalah dan ia bermaksud menguji yang ditanya, maka kalimat tanya tersebut bernada perintah atau suruhan.

Contoh: berapakah dua kali dua ? Tanya guru si Ali kepadanya.

 

Pemakaian Tanda Tanya (?)

Tanda tanya dipakai pada akhir kalimat tanya.
Misalnya:
Kapan Hari Pendidikan Nasional diperingati?
Siapa pencipta lagu ―Indonesia Raya‖?

Tanda tanya dipakai di dalam tanda kurung untuk menyatakan bagian kalimat yang disangsikan atau yang kurang dapat dibuktikan kebenarannya.
Misalnya:
Monumen Nasional mulai dibangun pada tahun 1961 (?).
Di Indonesia terdapat 740 (?) bahasa daerah.

Contoh Lain Kalimat Tanya dan Pemakaian Tanda Tanya

Nikmat manakah yang kita dustakan?

Mari kita periksa kembali! Apakah perbuatan kita sudah dilakukan dengan ikhlas?

Siapa pemilik ilmu pengetahuan itu?

Siapakah yang menciptakan sukses dan memberi kesuksesan itu?

Tahukah kamu orang yang mendustakan agama?

Merasa besarkah kita?

Aamiin atau amin?

Bagaimana bisa pasrah secara total?

Bagaimana aku bisa berhenti? Ini pengabdianku.

Kapankah bisa mensyukuri nikmat yang telah diterima?

Patrick          : “Taukah kamu apa yang lebih lucu dari 23?”
Spongebob   : “Apa itu?”
Patrick          : “24”

Spongebob    : “Patrick apa kau bisa mendengarku?”
Patrick           : “Tidak Spongebob di sini sangat gelap.”

(Waktu main monopoli bajak laut sama tuan Krab, terus tuan Krab kalah)
Mr Krab        : “Patrick kau di pecat”
Patrick           : “Tapi kan aku tidak bekerja disini?”
Mr Krab        : “Baiklah apakah kamu mau bekerja disini?”
Patrick           : “Wah tentu mau!”
Mr Krab        : “Baiklah Patrick, sekarang kau ku pecat.”

Mindy           : (tidak sengaja melihat celana dalam patrick)
Patrick          : “Mindy! apakah kamu melihat celana dalam saya?”
Mindy           : “Tidak patrick”
Patrick          : “Maukah kamu melihatnya?”

Spongebob    : “Patrick, sudah berapa lama kita disini?”
Patrick           : (melihat jam tangannya yang digambar sendiri memakai pulpen)
Patrick           : “Wah, saya harus menggambar batere baru untuk ini.”

Flying Duchman   : “Baiklah aku beri kalian 3 permintaan.”
Patrick                  : “Apa 3? aku minta 5!”
Flying Duchman  : “4?”
Patrick                  : “3 Terima atau tidak.”

(Sumber: Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 50 Tahun 2015 tentang Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia dan Beritaunik).

 

 

Facebook Comments

Share This Article