Berdasarkan jumlah isi pikiran, isi peristiwa yang terkandung di dalamnya, kalimat dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni kalimat tunggal dan kalimat majemuk. Sebelum membahas kedua jenis kalimat tersebut, ada baiknya kita mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut!

Welcome to your kalimat Tunggal Majemuk

Berdasarkan jumlah isi pikiran, isi peristiwa yang terkandung di dalamnya, kalimat dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni:
Kalimat yang hanya berisi satu peristiwa atau hal dan dinyatakan oleh fungtor yang serba tunggal S – P – O – K. disebut kalimat ….
Kalimat tunggal dapat digolongkan atas, kecuali ….
Yang termasuk contoh kalimat inti adalah ….
Kalimat yang berisikan dua atau lebih peristiwa sebagai akibat/ hasil penggabungan maupun perluasan yang tersusun atas penggandaan fungtor maupun klausa, disebut ….
Yang bukan kalimat tunggal adalah ….

Berikut ini termasuk kalimat majemuk, kecuali ….

Mereka memberi kebahagiaan


Kalimat tersebut berpola ….

Kita jadi istimewa karena bersahabat dan sahabatlah yang mengistimewakan kita.

Kalimat di atas memiliki relasi kesetaraan. Dengan demikian, kalimat tersebut disebut ….:
Anda menciptakan pengetahuan baru dan itu bukan gagal.

Kalimat di atas berisikan dua peristiwa sebagai hasil penggabungan dari kalimat ….

Business

Pembahasan:

Kalimat Tunggal

Kalimat tunggal ialah kalimat yang hanya berisi satu peristiwa atau hal dinyatakan oleh fungtor yang serba tunggal: S – P – O – K.

Kalimat tunggal dapat digolongkan atas:

Kalimat inti: Arman membaca (mayor)

Kalimat luas bukan inti/ transpormasional: Arman sedang membaca di kamarnya.

Kalimat mayor bukan inti: Membacalah Arman.

Kalimat mayor, luas bukan inti: Membacalah kedua anak itu dengan suka cita.

Kalimat minor/ elipsi: Berangkat!

Kalimat elipsi tanpa S dan P: Baru tadi dari sekolah (Arman datang)

Contoh kalimat tunggal yang lainnya:

Aku menemukan 10.000 cara untuk bekerja

Kamu tidak harus segera melihat hasil akhirnya

Kamu pastikan ada kemajuan

Kamu lakukan dengan ketulusan

Kamu berjalan indah menuju bahagia.
Kamu bisa mengubah caramu

Orang bijak bisa dipercaya.

Ada kekuatan besar ketika seseorang merasa disudutkan.

Dia berdiri tegap setiap kali terjatuh.

Kita punya 1000 alasan untuk tersenyum.

 

Kalimat Majemuk

Kalimt majemuk ialah kalimat yang berisikan dua atau lebih peristiwa sebagai akibat/ hasil penggabungan maupun perluasan yang tersusun atas penggandaan fungtor maupun klausa.

Kalimat majemuk terbagi atas:

Kalimat gabung biasa

Kalimat gabung biasa dan memiliki relasi kesetaraan: sejajar, pilihan, penggantian, pengaturan, pertentangan, perwatasan, sebab, dan lain-lain.

Kalimat majemuk rapatan

Kalimt majemuk rapatan, yakni kalimat gabung yang memiliki kesamaan fungtor tertentu. Karena itu kalimat rapatan dapat dibagi menjadi:

Kalimt rapatan sama S, dan bersusun. misalnya: Arman membaca, lalu tidur.

Kalimt majemuk rapatan sama P, bersamaan: S – (P) – S. misalnya: Arman membaca, juga adiknya.

Kalimt majemuk rapatan sama O. Misalnya: Arman membaca buku itu, ibu memperhatikan.

Kalimt majemuk rapatan sama K. Misalnya: Tadi ia membaca buku, saya menulis surat.

Kalimat Majemuk Bertingkat

Kalimt Majemuk Bertingkat, yakni kalimt majemuk yang berasal dari kalimat tunggal (klausa) yang salah satu fungtornya diluaskan hingga membentuk klausa pengganti faktor tersebut. Sebab itu dalam kalimt majemuk bertingkat (kompleks) terdapat klausa induk, yaitu bagian kalimat yang tidak mengalami perluasan dan klausa anak, yaitu fungtor yang diperluas menjadi klausa pengganti.

Contoh-contoh:

Apapun yang telah kamu lakukan, apapun kesalahanmu, kamu akan selalu menemukan kata maaf dalam hati seorang Ibu.

Kamu bisa memilih untuk mengucap syukur atas apa yang kamu punya atau mengeluh atas apa yang tidak kamu punya.
Mereka yang menolak kebebasan kepada orang lain, maka kebebasan itu tak layak pula untuk dirinya.

Mereka tak peduli dari mana kamu memulainya tetapi mereka melihat dari bagaimana caramu mengakhirinya?

Kebesaran seseorang tidak diukur dari kekuatannya, tetapi diukur dari bagaimana orang yang bijak

Mereka yang terus hidup penuh dengan kekerasan hati akan membawa kedalam kehidupan yang tidak mensejahterakan.

Persahabatan tak terjalin dengan orang yang istimewa. Kita jadi istimewa karena bersahabat dan sahabatlah yang mengistimewakan kita.

Kita memang tidak selalu mendapatkan apa yang kita inginkan, namun percayalah Tuhan memberikan apa yang kita butuhkan.

Anda mengetahui apa yang sharusnya tidak dilakukan ketika Anda gagal. Jadi Anda menciptakan pengetahuan baru dan itu bukan kegagalan.

Temukan dia yang mengetahui semua kelemahanmu tetapi tetap ingin menjadi bagian hidupmu.

(Sumber: Kata-kata bijak Mario Teguh dan Buku Pelajaran Bahasa Indonesia)

Kalimat Aktif dan Pasif: di sini ….

Facebook Comments

Share This Article