Imbuhan Me-N dalam Kata-kata Bijak

0
33

Kata-kata bijak pada butir soal imbuhan me-N berikut bersumber dari kata-kata bijak Mario Teguh, film Sponge Bob dan film Naruto. Semoga dapat menjadikan salah satu upaya pemberi semangat kepada peserta didik dalam memahami imbuhan me-N.

 

Pembahasan:

Imbuhan me-N berposisi sebagai awalan/ Prefisk.

Fungsi imbuhan me-N sebagai pembentuk laku.

Imbuhan me-N memiliki arti/ nosi :

  1. bekerja dengan: menyabit
  2. melakukan perbuatan: memukul
  3. menempuh/ pergi ke: menyeberang/ merantau
  4. mencari/ mengumpulkan: merotan/mendamar
  5. membuat: menyambal
  6. berlaku seperti: membisu
  7. menyerupai: menyemut
  8. memberi ber…/ membubuh dengan: mengapur
  9. membuat jadi: menebal
  10. menyebut: mengaku
  11. menghasilkan/ mengeluarkan: menyanyi

catatan:

  • Setiap bentuk kata akan memiliki arti yang pasti, jika ditempatkan dalam konteks/ kalimat.
  • Setiap bentuk kata akan memiliki jenis yang pasti sesuai dengan posisinya dalam kalimat.
  • Apabila prefik me-N diaglutimasikan pada morfem lain, urutannya menimbulkan peristiwa asimilasi, baik berupa penggantian, penambahan, maupun penghilangan fonem.

Perhatikan daftar variasi imbuhan me-N berikut dengan seksama!

Fonem Awal

Variasi

Asal

Kompleks

Keterangan

a

+ng/ meng asuh mengasuh fonem awal tidak luluh/ hilang

i

ikat mengikat

u

usap mengusap

e

ekor mengekor

o

oles mengoles

g

gunung menggunung

h

hijau menghijau

kh

khusus mengkhususkan

k

konsumsi mengkonsumsi fonem awal luluh

b

+m/ mem beri

buat

baca

memberi

membuat

membaca

fonem awal tidak luluh/ hilang

f

fitnah memfitnah

p

publikasi mempublikasikan

v

visual memvisualkan

c

+ n/ men cuci mencuci fonem awal tidak luluh/ hilang

d

dayung mendayung

j

jadi menjadi

z

ziarah menziarahi

sy

syukur mensyukuri

t

tugas menugaskan fonem awal luluh

s

+ny/ meny sembah menyembah

satu suku kata

+nge/ menge bom mengebom fonem awal tidak luluh/ hilang
cat mengecat
las mengelas

l

lihat melihat

r

raba meraba

m

main memainkan

y

yakin meyakini

w

wakil mewakili

ny

nyanyi menyanyi
  • Imbuhan (awalan, sisipan, akhiran) ditulis serangkai dengan bentuk dasarnya. Misalnya: menengok, mencari, mengasah, memaksa, dan lain-lain.
  • Imbuhan dirangkaikan dengan tanda hubung jika ditambahkan pada bentuk singkatan atau kata dasar yang bukan bahasa Indonesia. Misalnya: mem-PHK-kan, di-PTUN-kan, di-upgrade, me-recall
  • Jika bentuk dasarnya berupa gabungan kata, awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. Misalnya: menganak sungai.
  • Jika bentuk dasar yang berupa gabungan kata mendapat awalan dan akhiran sekaligus, unsur gabungan kata itu ditulis serangkai. (Lihat juga keterangan tentang tanda hubung, Misalnya: menggarisbawahi, menyebarluaskan, penghancurleburan, pertanggungjawaban.
  • Awalan dan akhiran ditulis serangkai dengan bentuk ulang. Misalnya: kekanak-kanakan, perundang-undangan, melambai-lambaikan, dibesar-besarkan, memata-matai

.

««««« kebahasaan «««««                                    ««««« bersastra «««««

Leave a Reply

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here