Kata-kata bijak pada butir soal imbuhan me-N berikut bersumber dari kata-kata bijak Mario Teguh, film Sponge Bob dan film Naruto. Semoga dapat menjadikan salah satu upaya pemberi semangat kepada peserta didik dalam memahami imbuhan me-N.

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

Welcome to your Imbuhan me-N

Orang yang kuat hatinya, Bukan mereka yang tidak pernah menangis, Melainkan Orang yang tetap tegar ketika banyak orang menyakitinya.


Kata yang tidak memiliki imbuhan adalah ….

Jangan menyerah atas impianmu, impian memberimu tujuan hidup. Ingatlah, sukses bukan kunci kebahagiaan, kebahagiaanlah kunci sukses. Semangat !


Pembentukan kata menyerah yang benar adalah …

Penggunaan imbuhan yang benar terdapat dalam kalimat ….

Penggunaan imbuhan dalam kalimat di bawah ini semuanya benar, kecuali ….

Ucapan itu bagaikan pedang. Jika salah menggunakannya akan mengubahnya menjadi senjata yang tajam


Bentuk asal dari kata mengubahnya adalah ….

Mengucapkan kata-kata lebih mudah dibanding bertindak.


Imbuhan me-N yang memiliki makna sama dengan imbuhan me-N pada kalimat di atas terdapat pada kalimat ….

Penulisan yang benar adalah ….

Hidup adalah serangkaian peristiwa alami dan spontan. Jangan melawan kehidupan yang hanya akan menciptakan kesedihan. Biarkan realitas menjadi kenyataan. Biarkan semuanya mengalir secara alami.


Nosi imbuhan me-N pada kata melawan dalam kalimat di atas adalah ….

Morfem terikat (awalan, sisipan, akhiran) berciri sebagai berikut, kecuali ….

Morfem terikat pembentuk kata kerja yang paling produktif, adalah ….


Pembahasan:

Imbuhan me-N berposisi sebagai awalan/ Prefisk.

Fungsi imbuhan me-N sebagai pembentuk laku.

Imbuhan me-N memiliki arti/ nosi :

  1. bekerja dengan: menyabit
  2. melakukan perbuatan: memukul
  3. menempuh/ pergi ke: menyeberang/ merantau
  4. mencari/ mengumpulkan: merotan/mendamar
  5. membuat: menyambal
  6. berlaku seperti: membisu
  7. menyerupai: menyemut
  8. memberi ber…/ membubuh dengan: mengapur
  9. membuat jadi: menebal
  10. menyebut: mengaku
  11. menghasilkan/ mengeluarkan: menyanyi

catatan:

  • Setiap bentuk kata akan memiliki arti yang pasti, jika ditempatkan dalam konteks/ kalimat.
  • Setiap bentuk kata akan memiliki jenis yang pasti sesuai dengan posisinya dalam kalimat.
  • Apabila prefik me-N diaglutimasikan pada morfem lain, urutannya menimbulkan peristiwa asimilasi, baik berupa penggantian, penambahan, maupun penghilangan fonem.

Perhatikan daftar variasi imbuhan me-N berikut dengan seksama!

Fonem Awal

Variasi

Asal

Kompleks

Keterangan

a

+ng/ meng asuh mengasuh fonem awal tidak luluh/ hilang

i

ikat mengikat

u

usap mengusap

e

ekor mengekor

o

oles mengoles

g

gunung menggunung

h

hijau menghijau

kh

khusus mengkhususkan

k

konsumsi mengkonsumsi fonem awal luluh

b

+m/ mem beri

buat

baca

memberi

membuat

membaca

fonem awal tidak luluh/ hilang

f

fitnah memfitnah

p

publikasi mempublikasikan

v

visual memvisualkan

c

+ n/ men cuci mencuci fonem awal tidak luluh/ hilang

d

dayung mendayung

j

jadi menjadi

z

ziarah menziarahi

sy

syukur mensyukuri

t

tugas menugaskan fonem awal luluh

s

+ny/ meny sembah menyembah

satu suku kata

+nge/ menge bom mengebom fonem awal tidak luluh/ hilang
cat mengecat
las mengelas

l

lihat melihat

r

raba meraba

m

main memainkan

y

yakin meyakini

w

wakil mewakili

ny

nyanyi menyanyi
  • Imbuhan (awalan, sisipan, akhiran) ditulis serangkai dengan bentuk dasarnya. Misalnya: menengok, mencari, mengasah, memaksa, dan lain-lain.
  • Imbuhan dirangkaikan dengan tanda hubung jika ditambahkan pada bentuk singkatan atau kata dasar yang bukan bahasa Indonesia. Misalnya: mem-PHK-kan, di-PTUN-kan, di-upgrade, me-recall
  • Jika bentuk dasarnya berupa gabungan kata, awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. Misalnya: menganak sungai.
  • Jika bentuk dasar yang berupa gabungan kata mendapat awalan dan akhiran sekaligus, unsur gabungan kata itu ditulis serangkai. (Lihat juga keterangan tentang tanda hubung, Misalnya: menggarisbawahi, menyebarluaskan, penghancurleburan, pertanggungjawaban.
  • Awalan dan akhiran ditulis serangkai dengan bentuk ulang. Misalnya: kekanak-kanakan, perundang-undangan, melambai-lambaikan, dibesar-besarkan, memata-matai
  • Membedakan  imbuhan dan kata depan: di sini ….
Facebook Comments