Lingkup Materi dan Penilaian yang dijadikan judul ini, bersumber dari buku “Materi Pelatihan Guru Implementasi K 13 Tahun 2016 Sekolah Menengah Pertama Mata Pelajaran Bahasa Indonesia yang diterbitkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2016.”

Jumlah soal 20 butir. Di akhir soal ada Submit sebagai umpan balik terhadap jawaban yang sudah dipilih. Tandai pada jawaban yang paling tepat!

Welcome to your Quiz 3 : Implementasi K13

Lingkup materi bahasa mencakup ….

 
Lingkup materi sastra mencakup pembahasan .....

 
Cakupan teks dalam konteks, berinteraksi dengan orang lain, menafsirkan, menganalisis, mengevaluasi teks, dan mencipta teks merupakan lingkup ….
Pengembangan Kompetensi Dasar (KD) tidak dibatasi oleh rumusan Kompetensi Inti (KI) tetapi disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran, kompetensi, lingkup materi, dan ….

 
Pembelajaran bahasa Indonesia merupakan sintesis dari tiga pendekatan, yaitu ….

 
Membangun konteks, Menelaah Model, Mengonstruksi Terbimbing, dan Mengonstruksi Mandiri, merupakan ….

 
Kegiatan mendapatkan pengetahuan (KD-3) dilakukan dengan pendekatan saintifik 5M, yaitu ….

 
Isi teks berupa model atau tugas, (2) unsur kebahasaan menyatakan berbahasa dalam kehidupan; (3) jenis teks memiliki struktur berpikir; dan (4) budaya melibatkan etika, kesantunan berbahasa, budaya, merupakan ….

 
Prinsip khusus pembelajaran bahasa Indonesia dilaksanakan dengan menerapkan prinsip, kecuali ….
Hal yang paling utama dalam penilaian adalah guru harus menciptakan instrument dan suasana penilaian yang menghindarkan peserta didik dari ketidakjujuran dan plagiarisme peserta didik dalam berkarya/berteks. Oleh sebab itu, penilaian proses menjadi sangat penting. Sedapat mungkin peserta didik lebih banyak mengerjakan ….

 

Penilaian di dalam mata pelajaran bahasa Indonesia secara umum untuk, kecuali ….


 

Secara umum teknik penilaian pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu ….


 

Instrumen penilaian yang akan dipergunakan harus dikembangkan oleh guru. Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian dalam mengembangkan instrumen penilaian adalah  sebagai berikut. Kecuali …..

 
Pengembangan Penilaian Mata pelajaran Bahasa Indonesia Berbasis …..

 
Penilaian untuk mengetahui keberhasilan kompetensi pengetahuan (misalnya tentang struktur teks dan kebahasaan) digunakan ….

 
Penilaian kompetensi keterampilan diukur keberhasilannya dengan ….

 
Penilaian merupakan bagian tak terpisahkan dari suatu pembelajaran. Artinya, penilaian harus selalu dilakukan oleh pendidik sebagai bagian dari profesinya. Berdasarkan hasil penilaian inilah, pendidik akan selalu kreatif untuk mencari berbagai strategi baru di dalam tindakan mengajarnya. Oleh karena itu, pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang ….

 
Penilaian sikap digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan ….
Kegiatan pembelajaran pada silabus  dapat disesuaikan dan diperkaya dengan konteks daerah atau sekolah, serta konteks global untuk mencapai kualitas optimal hasil belajar pada peserta didik. Kontekstualisasi pembelajaran ini dimaksudkan agar peserta didik tetap berada pada budayanya, mengenal dan mencintai alam, sosial, dan budaya di sekitarnya, dengan perspektif ….

 
Kontekstualisasi pembelajaran dilakukan dengan mengaitkan materi-materi yang dipelajari dengan situasi dan kondisi di lingkungan setempat. Materi yang dikembangkan dalam pembelajaran hendaknya mengedepankan keunggulan dan kebutuhan daerah serta kebutuhan peserta didik. Keunggulan daerah yang dimaksud dapat berupa keunggulan ….

 

Kunci Jawaban

Lingkup materi bahasa mencakup pengenalan variasi bahasa.

Lingkup materi sastra mencakup pembahasan menilai karya sastra.

Cakupan teks dalam konteks, berinteraksi dengan orang lain, menafsirkan, menganalisis, mengevaluasi teks, dan mencipta teks merupakan lingkup materi literasi.

Pengembangan Kompetensi Dasar (KD) tidak dibatasi oleh rumusan Kompetensi Inti (KI) tetapi disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran, kompetensi, lingkup materi, dan psikopedagogi

Pembelajaran bahasa Indonesia merupakan sintesis dari tiga pendekatan, yaitu genre, saintifik, dan CLIL.

Membangun konteks, Menelaah Model, Mengonstruksi Terbimbing, dan Mengonstruksi Mandiri, merupakan alur utama model pedagogi genre.

Kegiatan mendapatkan pengetahuan (KD-3) dilakukan dengan pendekatan saintifik 5M, yaitu Mengamati, Menanyakan, Mengumpulkan Informasi, Menalar, dan Mengomunikasikan.

Isi teks berupa model atau tugas, (2) unsur kebahasaan menyatakan berbahasa dalam kehidupan; (3) jenis teks memiliki struktur berpikir; dan (4) budaya melibatkan etika, kesantunan berbahasa, budaya, merupakan prinsip pengembangan Pendekatan CLIL

Prinsip khusus pembelajaran bahasa Indonesia dilaksanakan dengan menerapkan prinsip, kecuali khusus

Hal yang paling utama dalam penilaian adalah guru harus menciptakan instrument dan suasana penilaian yang menghindarkan peserta didik dari ketidakjujuran dan plagiarisme peserta didik dalam berkarya/berteks. Oleh sebab itu, penilaian proses menjadi sangat penting. Sedapat mungkin peserta didik lebih banyak mengerjakan tugas di sekolah.

Penilaian di dalam mata pelajaran bahasa Indonesia secara umum untuk, kecuali memberikan laporan hasil pembelajaran kepada semua pihak.

Secara umum teknik penilaian pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu teknik tes dan teknik nontes.

Instrumen penilaian yang akan dipergunakan harus dikembangkan oleh guru. Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian dalam mengembangkan instrumen penilaian adalah  sebagai berikut. Kecuali perumusan kompetensi dasar.

Pengembangan Penilaian Mata pelajaran Bahasa Indonesia Berbasis genre.

Penilaian untuk mengetahui keberhasilan kompetensi pengetahuan (misalnya tentang struktur teks dan kebahasaan) digunakan tes tulis dan tes lisan.

Penilaian kompetensi keterampilan diukur keberhasilannya dengan tes kinerja.

Penilaian merupakan bagian tak terpisahkan dari suatu pembelajaran. Artinya, penilaian harus selalu dilakukan oleh pendidik sebagai bagian dari profesinya. Berdasarkan hasil penilaian inilah, pendidik akan selalu kreatif untuk mencari berbagai strategi baru di dalam tindakan mengajarnya. Oleh karena itu, pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang berangkat dari hasil penilaian sebelumnya.

Penilaian sikap digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik.

Kegiatan pembelajaran pada silabus  dapat disesuaikan dan diperkaya dengan konteks daerah atau sekolah, serta konteks global untuk mencapai kualitas optimal hasil belajar pada peserta didik. Kontekstualisasi pembelajaran ini dimaksudkan agar peserta didik tetap berada pada budayanya, mengenal dan mencintai alam, sosial, dan budaya di sekitarnya, dengan perspektif global.

Kontekstualisasi pembelajaran dilakukan dengan mengaitkan materi-materi yang dipelajari dengan situasi dan kondisi di lingkungan setempat. Materi yang dikembangkan dalam pembelajaran hendaknya mengedepankan keunggulan dan kebutuhan daerah serta kebutuhan peserta didik. Keunggulan daerah yang dimaksud dapat berupa keunggulan lokasi, ekonomi, sosial, politik, sejarah, dan budaya.

Latihan 2: di sini ….

Facebook Comments

Share This Article