Saya menyebut ini sebuah puisi: Sekarang Sudah Jauh Berbeda

Andai ingat sebutan gunung

Yang terbayang pasti cemara dan banyak pepohonan

Pemandangan yang Indah dan sejuk

Masih berlakukah itu sekarang?

 

Suatu kenyataan….

Saat aku kembali, naik-naik ke puncak gunung

Tinggi-tinggi sekali. Ya masih itu

Tetapi ….

Jangankan pohon yang besar

Pohon yang masih kecil dalam upaya reboisasi

Mulai terlihat terganggu dan tersakiti

Bekas sabetan golok

Satu sabetan, dua sabetan, setiap hari

Akhirnya tumbang juga

 

Dan ketika aku sudah berada di puncak gunung

Subhanallah ….

Sudah jauh berbeda

 

Dulu ketika aku naik-naik ke puncak gunung

Jangankan jarak ratusan atau ribuan meter

Beberapa meter saja teman berjalan, agak belok sedikit

Tak nampaklah wajahnya

Banyak semak dan pohon yang menghalangi

Sekarang ….

Semua tembus pandang

Petani yang bercocok tanam di kaki gunung

Rumah-rumah penduduk di berbagai sudut

Genangan air di sawah nan jauh bekas banjir kemarin

Berlariannya kendaraan di jalan.

Tampak terpotret dari puncak gunung

 

kecilnyaaku
Facebook Comments