Untuk mengakhiri upacara peringatan hari kemerdekaan  RI ini, dengan penuh rasa tunduk dan harap kepada Allah.  Marilah kita bermohon kepada-Nya.

Sejenak, mari kita membayangkan para pejuang kemerdekaan. Mereka mempunyai istri yang sedang hamil tua. Mereka mempunyai anak yang sedang lucu-lucunya dan manja-manja kepada ayahnya di kala pagi hari dan petang hari. Mereka rela meninggalkan seluruh keluarga yang dicintainya. Mereka angkat senjata seadanya demi satu kata yang telah tertanam di hati, satu kata yang tidak bisa ditawar-tawar lagi, yaitu merdeka… Sampai suatu ketika sebutir peluru menembus dadanya. Mereka gugur sebagai seorang syuhada demi bangsa dan negaranya. Ya Allah Ya Arhamarrohimiin. Gantilah kucuran keringat dan kucuran darahnya dengan tempat  yang penuh kebahagiaan, yaitu surga-Mu Ya Allah.

Ya Alloh, Ya ghofuururrohiim. Ampunilah dosa-dosa kami, dosa ibu bapak kami, dosa para pemimpin kami. Kami sadar, bahwasanya kami belum bisa meneruskan perjuangan para syuhada kemerdekaan. Padahal, banyak kata yang mereka wasiatkan kepada kami. Jaga kemerdekaan yang telah diperjuangkan. Isi kemerdekaan yang telah diperoleh dengan pengorbanan darah dan segenap jiwa raga. Kami telah banyak lalai Ya Allah.

Ya Allah, Ya Qowiiyyu… Engkau Yang Maha Kuat. Innal Quwwata lillaahi jamii’an. Sesungguhnya segala kekutan hanya milik-Mu Ya Allah. Berilah kami kecukupan kemampuan untuk mengisi kemerdekaan ini dengan belajar sungguh-sungguh. Berilah kecukupan kemampuan bagi para pemimpin kami untuk menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang baldatun thoyyibatun warobbul ghofuur. Dengan rido-Mu, izinkan kami dapat menikmati kedamaian dan kesejahteraan sebagai layaknya menjadi sebuah Negara merdeka.

اللهمم اني اسا لك الهدي والتقئ والعفاف والغنئ

Ya Allah, sesungguhnaya aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketaqwaan, terhindar dari perbuatan yang tidak baik, dan berbagai kecukupan.

اللهم انئ اعوذ بك من زوال نعمتك وتحول عا فيتك وفجااة نعمتك و جميع سخطك

Ya Allah, sesungguhnya aku berlidung kepada-Mu dari hilangnya kenikmatan yang telah Engkau berikan, dari lepasnya kesehatan yang telah Engkau anugerahkan, dari siksa-Mu yang datang secara tiba-tiba, dan dari segala kemurkaan-Mu.

اللهم مصرف القلوب صرف قلوبنا علي طاعتك

Ya Allah, zat yang memalingkan hati, palingkanlah hati kami pada ketaatan terhadap-Mu.

اللهم اني اسالك باني اشهد انك انت الله لا اله الا انت الاحد الصمد الذي لم يلد ولم ىولد ولم يكن له كفوا احد

ربنا اتنا فالدنيا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار  سبحانك ربي العزة عما يصفون وسلام علي المرسلين والحمد الله ربي العلمين

 

Gerakan Literasi Sekolah: Di sini ….
Facebook Comments

Share This Article